<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048</id><updated>2011-10-12T11:30:48.136+07:00</updated><category term='Puisi'/><category term='MILAD'/><category term='muslimah'/><category term='POLITIK'/><category term='CINTA'/><category term='Tentang Ku dan Blog'/><category term='COPAS'/><category term='PERSAHABATAN'/><category term='NASEHAT'/><category term='Pesan'/><category term='MOTIVASI'/><category term='ADAB DI DUMAY'/><category term='HUMOR POLITIK'/><category term='RENUNGAN'/><category term='Doa'/><category term='KHITBAH'/><category term='IBROH'/><category term='KHILAFAH'/><category term='MMI'/><category term='Story'/><category term='IKHWAN ONLY'/><category term='BUKU2 KEREN(KATALOG)'/><category term='Kata Hati'/><category term='UKHUWAH'/><category term='PEMUDA'/><category term='kamut'/><category term='GORESANQ'/><category term='POLIGAMI'/><category term='Demokrasi'/><category term='Cerpen'/><category term='pernikahan'/><category term='KMII'/><title type='text'>***  RuAnG BeRbAgI QiTA***</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>77</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-7905065444867156379</id><published>2011-06-15T14:23:00.003+07:00</published><updated>2011-06-15T14:24:26.112+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Di Jalan Dakwah Aku Menikah</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;Wahai Saudaraku yang dikasihi Allah. &lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan dakwah yang kita lalui ini bukanlah perjalanan yang banyak  ditaburi kegemerlapan dan kesenangan. Ia merupakan perjalanan panjang  yang penuh tantangan dan rintangan berat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah banyak sejarah orang-orang terdahulu sebelum kita yang merasakan  manis getirnya perjalanan dakwah ini. Ada yang disiksa, ada pula yang  harus berpisah kaum kerabatnya. Ada pula yang diusir dari kampung  halamannya. Dan sederetan kisah perjuangan lainnya yang telah mengukir  bukti dari pengorbanannya dalam jalan dakwah ini. Mereka telah merasakan  dan sekaligus membuktikan cinta dan kesetiaan terhadap dakwah. &lt;br /&gt;Cobalah kita tengok kisah Dzatur Riqa’ yang dialami sahabat Abu Musa Al  Asy’ari dan para sahabat lainnya –semoga Allah swt. meridhai mereka.  Mereka telah merasakannya hingga kaki-kaki mereka robek dan kuku  tercopot. Namun mereka tetap mengarungi perjalanan itu tanpa mengeluh  sedikitpun. Bahkan, mereka malu untuk menceritakannya karena keikhlasan  dalam perjuangan ini. Keikhlasan membuat mereka gigih dalam pengorbanan  dan menjadi tinta emas sejarah umat dakwah ini. Buat selamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan yang telah mereka berikan dalam perjalanan dakwah ini  menjadi suri teladan bagi kita sekalian. Karena kontribusi yang telah  mereka sumbangkan untuk dakwah ini tumbuh bersemi. Dan, kita pun dapat  memanen hasilnya dengan gemilang. Kawasan Islam telah tersebar ke  seluruh pelosok dunia. Umat Islam telah mengalami populasi dalam jumlah  besar. Semua itu karunia yang Allah swt. berikan melalui kesungguhan dan  kesetiaan para pendahulu dakwah ini. Semoga Allah meridhai mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai saudaraku yang dirahmati Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungkanlah pengalaman mereka sebagaimana yang difirmankan Allah swt. dalam surat At-Taubah: 42. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau yang kamu serukan kepada mereka (orang-orag munafik) itu  keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak berapa jauh,  pastilah mereka mengikutimu. Tetapi tempat yang dituju itu amat jauh  terasa oleh mereka, mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah, “Jika  kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu.” Mereka  membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya  mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka juga telah melihat siapa-siapa yang dapat bertahan dalam  mengarungi perjalanan yang berat itu. Hanya kesetiaanlah yang dapat  mengokohkan perjalanan dakwah ini. Kesetiaan yang menjadikan pemiliknya  sabar dalam menghadapi cobaan dan ujian. Menjadikan mereka optimis  menghadapi kesulitan dan siap berkorban untuk meraih kesuksesan.  Kesetiaan yang menghantarkan jiwa-jiwa patriotik untuk berada pada  barisan terdepan dalam perjuangan ini. Kesetiaan yang membuat pelakunya  berbahagia dan sangat menikmati beban hidupnya. Setia dalam kesempitan  dan kesukaran. Demikian pula setia dalam kelapangan dan kemudahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku seperjuangan yang dikasihi Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya orang-orang yang rentan jiwanya dalam perjuangan ini tidak  akan dapat bertahan lama. Mereka mengeluh atas beratnya perjalanan yang  mereka tempuh. Mereka pun menolak untuk menunaikannya dengan berbagai  macam alasan agar mereka diizinkan untuk tidak ikut. Mereka pun berat  hati berada dalam perjuangan ini dan akhirnya berguguran satu per satu  sebelum mereka sampai pada tujuan perjuangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit wahan telah menyerang mental mereka yang rapuh sehingga mereka  tidak dapat menerima kenyataan pahit sebagai risiko dan sunnah dakwah  ini. Malah mereka menggugatnya lantaran anggapan mereka bahwa perjuangan  dakwah tidaklah harus mengalami kesulitan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang akan meminta izin kepadamu, hanyalah orang-orang yang  tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian, dan hati mereka ragu-ragu,  karena itu mereka selalu bimbang dalam keragu-raguannya. Dan jika  mereka mau berangkat, tentulah mereka menyiapkan persiapan untuk  keberangkatan itu, tetapi Allah tidak menyukai keberangkatan mereka,  maka Allah melemahkan keinginan mereka, dan dikatakan kepada mereka:  “Tinggallah kamu bersama orang-orang yang tinggal itu.” (At-Taubah:  45-46) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesetiaan yang ada pada mereka merupakan indikasi kuat daya tahannya  yang tangguh dalam dakwah ini. Sikap ini membuat mereka stand by  menjalankan tugas yang terpikul di pundaknya. Mereka pun dapat  menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Bila ditugaskan sebagai prajurit  terdepan dengan segala akibat yang akan dihadapinya, ia senantiasa  berada pada posnya tanpa ingin meninggalkannya sekejap pun. Atau bila  ditempatkan pada bagian belakang, ia akan berada pada tempatnya tanpa  berpindah-pindah. Sebagaimana yang disebutkan Rasulullah saw. dalam  beberapa riwayat tentang prajurit yang baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Saudaraku yang dirahmati Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita telusuri perjalanan dakwah Abdul Fattah Abu Ismail, salah  seorang murid Imam Hasan Al Banna yang selalu menjalankan tugas  dakwahnya tanpa keluhan sedikitpun. Dialah yang disebutkan Hasan Al  Banna orang yang sepulang dari tempatnya bekerja sudah berada di kota  lain untuk memberikan ceramah kemudian berpindah tempat lagi untuk  mengisi pengajian dari waktu ke waktu secara maraton. Ia selalu  berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain untuk menunaikan amanah  dakwah. Sesudah menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya, ia merupakan  orang yang pertama kali datang ke tempatnya bekerja. Malah, ia yang  membukakan pintu gerbangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah ia mengalami keletihan hingga tertidur di sofa rumah Zainab  Al-Ghazali. Melihat kondisi tubuhnya yang lelah dan penat itu, tuan  rumah membiarkan tamunya tertidur sampai bangun. Setelah menyampaikan  amanah untuk Zainab Al Ghazali, Abdul Fattah Abu Ismail pamit untuk ke  kota lainnya. Karena keletihan yang dialaminya, Zainab Al Ghazali  memberikan ongkos untuk naik taksi. Abdul Fattah Abu Ismail  mengembalikannya sambil mengatakan, “Dakwah ini tidak akan dapat dipikul  oleh orang-orang yang manja.” Zainab pun menjawab, “Saya sering ke  mana-mana dengan taksi dan mobil-mobil mewah, tapi saya tetap dapat  memikul dakwah ini dan saya pun tidak menjadi orang yang manja terhadap  dakwah. Karena itu, pakailah ongkos ini, tubuhmu letih dan engkau  memerlukan istirahat sejenak.” Ia pun menjawab, “Berbahagialah ibu. Ibu  telah berhasil menghadapi ujian Allah swt. berupa kenikmatan-kenikmatan  itu. Namun, saya khawatir saya tidak dapat menghadapinya sebagaimana  sikap ibu. Terima kasih atas kebaikan ibu. Biarlah saya naik kendaraan  umum saja.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai saudaraku yang dimuliakan Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah contoh orang yang telah membuktikan kesetiaannya pada dakwah  lantaran keyakinannya terhadap janji-janji Allah swt. Janji yang tidak  akan pernah dipungkiri sedikit pun. Allah swt. telah banyak memberikan  janji-Nya pada orang-orang yang beriman yang setia pada jalan dakwah  berupa berbagai anugerah-Nya. Sebagaimana yang terdapat dalam Al-Qur’an.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, niscaya  Dia akan memberikan kepadamu furqan dan menghapuskan segala  kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni (dosa-dosa)- mu. Dan Allah  mempunyai karunia yang besar.” (Al-Anfal: 29) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan janji Allah swt. tersebut, orang-orang beriman tetap bertahan  mengarungi jalan dakwah ini. Dan mereka pun tahu bahwa perjuangan yang  berat itu sebagai kunci untuk mendapatkannya. Semakin berat perjuangan  ini semakin besar janji yang diberikan Allah swt. kepadanya. Kesetiaan  yang bersemayam dalam diri mereka itulah yang membuat mereka tidak akan  pernah menyalahi janji-Nya. Dan, mereka pun tidak akan pernah mau  merubah janji kepada-Nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang  telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang  gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka  sedikit pun tidak merubah (janjinya). (Al Ahzab: 23) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai ikhwah kekasih Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah seorang pejuang Palestina yang telah berlama-lama meninggalkan  kampung halaman dan keluarganya untuk membuat mencari dukungan dunia dan  dana diwawancarai. “Apa yang membuat Anda dapat berlama-lama  meninggalkan keluarga dan kampung halaman?” Jawabnya, karena perjuangan.  Dan, dengan perjuangan itu kemuliaan hidup mereka lebih berarti untuk  masa depan bangsa dan tanah airnya. “Kalau bukan karena dakwah dan  perjuangan, kami pun mungkin tidak akan dapat bertahan,” ungkapnya  lirih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai saudaraku seiman dan seperjuangan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aktivis dakwah sangat menyakini bahwa kesabaran yang ada pada dirinyalah  yang membuat mereka kuat menghadapi berbagai rintangan dakwah. Bila  dibandingkan apa yang kita lakukan serta yang kita dapatkan sebagai  risiko perjuangan di hari ini dengan keadaan orang-orang terdahulu dalam  perjalanan dakwah ini, belumlah seberapa. Pengorbanan kita di hari ini  masih sebatas pengorbanan waktu untuk dakwah. Pengorbanan tenaga dalam  amal khairiyah untuk kepentingan dakwah. Pengorbanan sebagian kecil dari  harta kita yang banyak. Dan bentuk pengorbanan ecek-ecek lainnya yang  telah kita lakukan. Coba lihatlah pengorbanan orang-orang terdahulu, ada  yang disisir dengan sisir besi, ada yang digergaji, ada yang diikat  dengan empat ekor kuda yang berlawanan arah, lalu kuda itu dipukul untuk  lari sekencang-kencangnya hingga robeklah orang itu. Ada pula yang  dibakar dengan tungku yang berisi minyak panas. Mereka dapat menerima  resiko karena kesabaran yang ada pada dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran adalah kuda-kuda pertahanan orang-orang beriman dalam meniti  perjalanan ini. Bekal kesabaran mereka tidak pernah berkurang sedikit  pun karena keikhlasan dan kesetiaan mereka pada Allah swt. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berapa banyak nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar  dari pengikut (nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena  bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak  (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar.  (Ali Imran: 146) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita memandang kehidupan generasi pilihan, kita akan temukan  kisah-kisah brilian yang telah menyuburkan dakwah ini. Muncullah  pertanyaan besar yang harus kita tujukan pada diri kita saat ini. Apakah  kita dapat menyemai dakwah ini menjadi subur dengan perjuangan yang  kita lakukan sekarang ini ataukah kita akan menjadi generasi yang hilang  dalam sejarah dakwah ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, dakwah ini tidak akan pernah dapat dipikul oleh orang-orang yang  manja. Militansi aktivis dakah merupakan kendaraan yang akan  menghantarkan kepada kesuksesan. Semoga Allah menghimpun kita dalam  kebaikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=2163256&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=113920517619&amp;amp;aid=-1&amp;amp;auser=0&amp;amp;oid=113920517619&amp;amp;id=804207347" target="_blank"&gt;&lt;img alt="" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs160.snc1/5972_113705777347_804207347_2163256_3243155_a.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-7905065444867156379?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/7905065444867156379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/06/di-jalan-dakwah-aku-menikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7905065444867156379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7905065444867156379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/06/di-jalan-dakwah-aku-menikah.html' title='Di Jalan Dakwah Aku Menikah'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-3600079916917351195</id><published>2011-05-28T14:17:00.002+07:00</published><updated>2011-05-28T14:23:31.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Akhwaat, Kenapa Kau Harus Menghapus Fotomu di Internet?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-zdxcr3PKI4s/TeChYVjzWxI/AAAAAAAAAY0/U9mQoUTZlYc/s1600/kartun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-zdxcr3PKI4s/TeChYVjzWxI/AAAAAAAAAY0/U9mQoUTZlYc/s320/kartun.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwaat, Kenapa Kau Harus Menghapus Fotomu di Internet?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan  ini hanya sekedar peringatan buat akhwaat yang masih suka memajang  foto-fotonya di internet seperti di Blog, Situs Forum, khususnya di  Facebook dimana sekarang hampir semua aktivis dakwah yang melek internet  mempunyai akun di situs pertemanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengamatan  saya selama memiliki akun di Facebook yang paling membuat miris adalah  banyaknya wanita berjilbab yang memajang foto mereka bahkan beberapa di  antaranya ada yang close up. Dari profile mereka ketahuan bahwa sebagian  besar dari mereka adalah aktivis dakwah. Bagi yang masih mempunyai foto  yang diupload ke FB, FS ataupun lainnya maka saya sarankan untuk segera  menghapusnya dengan pertimbangan berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;1. Anda bisa jadi korban pornografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  Anda mengupload foto ke internet maka yakinlah foto tersebut sudah  bukan milik Anda, tidak ada yang benar-benar privasi di dunia maya. Anda  mungkin merasa aman karena foto tersebut tersimpan di akun Anda yang  kapan saja kalau mau Anda bisa menghapusnya tapi itu hanya perkiraan  Anda. Jutaan orang yang bisa mengakses ke profil Anda, mereka bisa  mendownloadnya dan menyebarkannya di tempat lain. Jadi meskipun  dikemudian hari Anda menghapusnya tapi ia sudah terlanjur menyebar dan  mustahil bagi Anda untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling ditakutkan  adalah ketika orang-orang usil mendapatkannya dan “tergoda” untuk  menjahili Anda. Ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang benci  dengan Islam. Misalnya dengan memanipulasinya dan menjadikan Anda  “Bintang Pornografi”. Dengan kecanggihan software pengolah gambar hal  itu bisa dilakukan dengan waktu hanya beberapa menit. Setelah itu mereka  bisa menebarnya ke ribuan link hanya dalam hitungan detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal  ini sudah pernah terjadi pada seorang artis dimana foto syurnya beredar  di internet, sampai-sampai harus menurunkan pakar telematika, Roy Suryo  untuk membersihkan namanya dengan menjelaskan bahwa foto tersebut hasil  manipulasi. Dan tidak dipungkiri bahwa banyak foto wanita berjilbab  bahkan bercadar dengan tubuh telanjang yang bersiliweran di dunia maya,  termasuk korbannya adalah salah seorang istri ustadz kondang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski  dengan mudah orang menebaknya sebagai sesuatu yang di rekayasa, tapi  bukankah itu sudah cukup untuk menghinakan dan melecehkan, namun kitalah  memberi peluang kepada orang hasad tersebut untuk melakukannya. Nah,  sebelum terlanjur hapus foto Anda dari dunia maya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Anda pajang untuk siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pertanyaan bagi muslimah yang memajang fotonya di internet, foto itu Anda pajang untuk siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  subhanahu wa ta’ala telah memerintahkan muslim dan muslimah untuk  menjaga pandangannya dari lawan jenis yang bukan mahram. Tak sampai di  situ Allah pun memerintahkan masing-masing kepada mereka untuk saling  menjaga diri (An-Nur (24): 30-31). Di sini ada simbiosis mutualisme,  jika seorang wanita yang menjaga dirinya dengan hijab yang syar’i maka  dengan sendirinya laki lain juga akan terjaga pandangannya meski  laki-laki tersebut tidak paham agama, nah bagaimana jika laki-laki  tersebut juga paham akan agama tentu ia juga menjaga diri dan  pandangannya. Sadar atau tidak mereka saling menguatkan dalam kebaikan,  dan itulah mungkin maksudnya Allah menegaskan dalam firman-Nya bahwa  laki-laki beriman dan wanita yang beriman adalah penolong bagi yang  lainnya, dan mereka saling menguatkan dalam keimanan dan keta’atan (QS.  at-Taubah (9) : 71.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengupload foto Anda di internet  maka anda secara tak langsung telah “menandatangani kontrak” bahwa anda  membebaskan siapapun bebas untuk memandang Anda tanpa terkecuali. Terus  dimana penjagaan Anda terhadap kehormatan Anda dan orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummul  Mu’minin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah mengatakan bahwa seandainya  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masih hidup dan melihat tingkah  laku wanita pada zaman tersebut maka tentu beliau akan melarangnya  untuk keluar rumah. Perkataan ini beliau katakan ketika para sahabat  masih berada di tengah-tengah mereka dan mengajarkan ilmu kepada mereka,  mereguk Islam seperti menikmati air langsung dari mata airnya, ketika  para muslimah masih menjaga hijab-hijab mereka, bandingkanlah keadaan  tersebut dengan sekarang ini dimana kebanyakan wanita sudah tidak bisa  menjaga kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai wanita malu lah! Wahai para suami  cemburulah! Wahai para orang tua jagalah anakmu dari kerusakan! Wahai  para ikhwa yang akan menggenapkan separuh agamanya jagalah dirimu dan  carilah wanita yang shalehah yang menjaga dirinya serta berlindunglah  dari wanita yang masih suka “menjajakan” dirinya. Wallahu a’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sedikit goresan pena untukmu saudari Q sebagai tanda sayang dan perhatian Q padamu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Semua orang tahu&lt;br /&gt;Semua orang bisa lihat&lt;br /&gt;Yang punya mata normal pasti langsung sadar&lt;br /&gt;Ada akhwat cantik tanpa cadar&lt;br /&gt;Punya wajah yang bersinarDan senyum yang berbinar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Siapa yang tidak suka melihat kulitmu yang bersih?&lt;br /&gt;Siapa yang tidak senang melihat lekuk tubuhmu yang menarik?&lt;br /&gt;Siapa yang menolak melihat wajahmu yang cantik?&lt;br /&gt;Semua orang mau dekat denganmu&lt;br /&gt;Semua orang ingin menyentuhmu&lt;br /&gt;Semua orang ingin memilikimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ukhti&lt;br /&gt;Ketahuilah&lt;br /&gt;Tak semua orang ingin kau miliki&lt;br /&gt;Tak semua orang ingin kau mintai pertanggungjawaban atasmu&lt;br /&gt;Tak semua orang ingin melindungimu&lt;br /&gt;Tapi aku, aku mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Aku ingin melindungi cantikmu&lt;br /&gt;Aku mau menjaga dirimu&lt;br /&gt;Tapi bantulah aku untuk menjagamu&lt;br /&gt;Yaitu dengan ikut menjaga penampilanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Aku yakin engkau telah berulang kali mendengarkan ini&lt;br /&gt;Mungkin engkau merasa bosan&lt;br /&gt;Tapi aku tak akan pernah bosan mengingatkanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Engkau bagaikan sebuah berlian&lt;br /&gt;Berlian yang indah bersinar&lt;br /&gt;Banyak orang mengincarmu&lt;br /&gt;Mereka ingin merenggut sinar itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, Ukhti&lt;br /&gt;Ketahuilah, sebuah berlian yang tak hidup itu&lt;br /&gt;Diberi penjagaan berlapis-lapis&lt;br /&gt;Ia dikungkung dalam lemari baja&lt;br /&gt;Yang dilindungi oleh alarm&lt;br /&gt;Terali besi, lemari kaca&lt;br /&gt;Bahkan untuk sekedar melihat indahnya&lt;br /&gt;Seseorang harus melewati prosedur berbelit-belit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Berlian itu hanya sebuah batu&lt;br /&gt;Sedangkan engkau?&lt;br /&gt;Engkau manusia! Engkau hidup! Engkau indah!&lt;br /&gt;Engkau adalah karya sempurna Sang Pemahat sejati&lt;br /&gt;Dan engkau lebih pantas untuk dilindungi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang&lt;br /&gt;Cantikmu jangan diobral&lt;br /&gt;Engkau tahu kan, barang obralan itu&lt;br /&gt;Mutunya rendah&lt;br /&gt;Harganya murah&lt;br /&gt;Seenaknya boleh dijamah&lt;br /&gt;Rusak tak mengapa&lt;br /&gt;kotor bukan masalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang&lt;br /&gt;Cantikmu jangan diobral&lt;br /&gt;Simpan cantikmu untuk yang berhak memiliki&lt;br /&gt;Simpan cantikmu agar engkau makin cantik&lt;br /&gt;Dengan kesempurnaan aqidahmu&lt;br /&gt;Dengan kedalaman ilmumu&lt;br /&gt;Yang terpancar dari balik kerudung dan jilbabmu&lt;br /&gt;Simpanlah untuk orang yang bersedia menukarnya dengan surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Ukhti&lt;br /&gt;Hanya ditukar dengan akses bebas masuk surga&lt;br /&gt;Dari pintu mana saja yang engkau suka sajalah&lt;br /&gt;Kauberikan akses sepuasnya pada cantikmu&lt;br /&gt;Dan orang yang akan memberimu akses itu&lt;br /&gt;Pasti adalah orang yang tidak meminta “uang muka”&lt;br /&gt;Dari cantikmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang&lt;br /&gt;Cantikmu itu berharga&lt;br /&gt;Cantikmu itu karunia Allah&lt;br /&gt;Cantikmu itu amanah&lt;br /&gt;Engkaulah yang membuat cantikmu&lt;br /&gt;Menjadi pahala&lt;br /&gt;Atau fitnah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Jangan engkau anggap cantikmu itu murah&lt;br /&gt;Dunia dan seisinya tak mampu membayar cantikmu&lt;br /&gt;Pemahat terhebat di dunia ini pun tak mampu mengukir bentuk seindah dirimu&lt;br /&gt;Engkau adalah bidadari dunia&lt;br /&gt;Tapi, jangan mau hanya jadi bidadari di dunia saja&lt;br /&gt;Ayo, berusaha menjadi bidadari surga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti&lt;br /&gt;Simpan cantikmu&lt;br /&gt;Orang-orang itu tak pantas menikmatinya darimu&lt;br /&gt;Orang-orang itu bahkan membawa api neraka di tiap pandangan mata mereka&lt;br /&gt;Sayang, cantikmu jangan diobral&lt;br /&gt;Karena cantikmu, tak pantas untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ummu Zidan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-3600079916917351195?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/3600079916917351195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/akhwaat-kenapa-kau-harus-menghapus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/3600079916917351195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/3600079916917351195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/akhwaat-kenapa-kau-harus-menghapus.html' title='Akhwaat, Kenapa Kau Harus Menghapus Fotomu di Internet?'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-zdxcr3PKI4s/TeChYVjzWxI/AAAAAAAAAY0/U9mQoUTZlYc/s72-c/kartun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5027605073199220334</id><published>2011-05-27T15:50:00.003+07:00</published><updated>2011-05-27T16:00:36.787+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKHWAN ONLY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><title type='text'>DOA PARA SUAMI</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Ya Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau ampunilah dosa ku yang telah kuperbuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiada terbatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau berikanlah aku kekuatan mental&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau kurniakanlah aku dengan sifat keredhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau peliharalah lidahku dari kata-kata nista&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau kuatkanlah semangatku menempuhi segala cabaran Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau berikanlah aku sifat kasih sesama insan&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya dia&amp;nbsp; istriku ini adalah pilihan Mu di Arash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya isrtiku ini adalah istri yang akan membimbing tanganku dititianMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurniakanlah aku sifat kasih dan redha atas segala perbuatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya istri ku ini adalah bidadari untuk ku di Jannah Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limpahkanlah aku dengan sifat tunduk dan tawaduk akan segala perintahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya istri ku ini adalah yang terbaik untukku di Dunia Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya calon istri ku ini jodoh yang dirahmati oleh Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah aku kesabaran untuk menghadapi segala kerenah dan ragamnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau tunjukkanlah aku jalan yang terbaik untuk aku harungi segala dugaanMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya istri ku tergoda dengan keindahan dunia Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya istriku tunduk terhadap nafsu yang melalaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurniakanlah aku kekuatan Mu untuk aku memperbetulkan keadaanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya istrikuku menyintai kesesatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari terus terlena&lt;br /&gt;Ya Allah…Kau yang Maha Mengetahui apa yangterbaik untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau juga yang Maha Mengampuni segala kesilapan dan keterlanjuranku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya aku tersilap berbuat keputusanBimbinglah aku ke jalan yang Engkau redhai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya aku lalai dalam tanggungjawabku sebagai suami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau hukumlah aku didunia tetapi bukan diakhirat Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekiranya aku ingkar dan durhaka&lt;br /&gt;Berikanlah aku petunjuk kearah rahmatMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…Sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku buta tanpa bimbingan MuAku cacat tanpa hidayah Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hina tanpa Rahmat Mu&lt;br /&gt;Ya Allah…Kuatkan hati dan semangatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabahkan aku menghadapi segala cubaanMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikanlah aku suami yang disenangi istri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukakanlah hatiku untuk menghayati agama Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bimbinglah aku menjadi suami Soleh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya pada Mu,&lt;br /&gt;Ya Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ku mohon segala harapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana aku pasrah dengan dugaan Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana aku sedar hinanya aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana aku insan lemah yang kerap keliru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana aku leka dengan keindahan duniaMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana kurang kesabaran ku menghadapi cabaran Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana pendek akal ku mengharungi ujian Mu&lt;br /&gt;Ya Allah Tuhanku…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin menjadi suami yang dirahmati&lt;br /&gt;suami yang dikasihi&lt;br /&gt;suami yang soleh&lt;br /&gt;suami yang sentiasa dihati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin, Ya Rabbi Allamin…….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nb : 'afwan sy tidak tau penulinya ^__~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Baca Artikel&amp;nbsp; Yang Lain :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;% &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/03/sebua-untaian-doa.html"&gt;Untaian Do'a&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;%&amp;nbsp; &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/08/berkurangnya-usiaku.html"&gt;Berkurangnya Usiaku&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;% &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/teruntuk-ygmasih-dibalik-tirai.html"&gt;Truntuk di balik Tirai rahasiaMU&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5027605073199220334?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5027605073199220334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/doa-para-suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5027605073199220334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5027605073199220334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/doa-para-suami.html' title='DOA PARA SUAMI'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-4018117325599008561</id><published>2011-05-26T11:37:00.001+07:00</published><updated>2011-05-26T11:40:13.064+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Kehidupan Suami Isteri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-_deVY9-LTfs/Td3W3BMccEI/AAAAAAAAAYs/0xIiU90i6s4/s1600/ikhwan+dan+akhwat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="243" src="http://4.bp.blogspot.com/-_deVY9-LTfs/Td3W3BMccEI/AAAAAAAAAYs/0xIiU90i6s4/s320/ikhwan+dan+akhwat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pertanyaan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kita membaca di Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya saw tentang kehidupan suami isteri yang aman dan tenteram … Akan tetapi kita saksikan pada masa kita saat ini perbedaan pendapat besar di negeri-negeri dimana kita hidup&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;hingga perbedaan pendapat antara suami dan isteri para pengemban dakwah. Keduanya berselisih pendapat dalam memilih tempat tinggal, berinteraksi terhadap orang tua suami, atau hubungan antara wanita (isteri) dengan kedua orang tuanya, atau berkunjung ke kerabat suaminya … Dan bahwa &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; adalah kematian … Begitulah diskusi antara suami isteri terus berlangsung bahwa ini adalah haknya atau hak suami/isterinya, dan yang itu adalah kewajibannya ataukewajiban suami/isterinya … Masing-masing dari keduanya berpegang dengan pandangannya dengan dugaan bahwa itu adalah hak menurut hukum-hukum syara’ yang tidak boleh dia tinggalkan…&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Maka apakah ada untaian kata untuk para suami isteri khususnya jika mereka dari kalangan para pengemban dakwah?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kemudian apa makna ayat yang mulia:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلاَةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لاَ نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS Thaha [20]: 132)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan semoga Allah memberi balasan yang lebih baik kepada Anda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jawab:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Saya merasa heran dengan pertanyaan ini, bahkan saya terperanjat&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;. Bagaimana seorang pengemban dakwah yang bertakwa dan bersih, dengan izin Allah, mereka gagal di dalam kehidupan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;nya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;dan didominasi oleh dendam dan kebencian&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; bukannya cinta dan saling percaya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kehidupan suami isteri bukanlah angka-angka mati 1 + 1 = 2! Kehidupan suami isteri itu tidak lain adalah kehidupan cinta dan kasih sayang, ketenteraman dan ketenangan. Mereka yang tidak mengetahui bagaimana menjadikan kehidupan suami isteri sebagai kehidupan cinta dan kasih sayang&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; sebagai firman Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS ar-Rum [30]: 21)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Mereka perlu belajar dan belajar, nas&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;hat dan nas&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;i&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;hat. Dan kadang lebih dari itu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; mereka memerlukan sanksi! Bagaimanapun, inilah jawaban-jawaban atas pertanyaan di atas:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jawaban seluruh pertanyaan terkait hubungan suami isteri:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Bagi suami isteri terdapat hadits Rasulullah saw:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dari Aisyah ra., ia berkata: Rasulullah saw bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;« خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي »&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sebaik-baik orang diantara kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya dan aku adalah orang yang paling baik kepada keluargaku &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(HR Tirmidzi dan Ibn Majah)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Kepada para isteri terdapat hadits Rasulullah saw : dari Abu Hurairah ra., dari Nabi saw, Beliau bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;« لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا »&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Seandainya aku boleh memerintahkan seseorang bersujud kepada seseorang yang lain niscaya aku perintahkan wanita bersujud kepada suaminya &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(HR Tirmidzi)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sementara dalam riwayat Ibn Majah dari Sa’id bin al-Musayyab dari Aisyah ra.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Saya ulangi lagi, suami isteri harus memahami bahwa hubungan suami istri bukanlah bersifat &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;kaku,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; seperti hitungan matematika 1 + 1 = 2! Akan tetapi kehidupan suami isteri itu adalah ketenteraman dan ketenangan, cinta dan saling percaya. Hal itu seperti yang difirmankan oleh Allah SWT:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(QS ar-Rum [30]: 21)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Maka wanita wajib mentaati suaminya dan memasukkan kebahagiaan ke dalam hati suaminya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;meski harus mengorbankan istirahat/rileks/kesenangannya sendiri. Tidak ada wanita yang &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;‘&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;waras&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;’&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;yang mengatakan kepada suaminya, “&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;aya wajib mentaatimu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; tetapi tidak ada hubungan bagiku dengan kedua orag tuamu”. Sebab&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; orang yang waras memahami bahwa kebaikan (ihsan)nya kepada kedua orang tua suaminya adalah pembangkit kebahagiaan bagi suami yang ia diperintahkan untuk memasukkan kebahagiaan ke dalam hatinya … Rasulullah saw bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;« مَا اسْتَفَادَ الْمُؤْمِنُ بَعْدَ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرًا لَهُ مِنْ زَوْجَةٍ صَالِحَةٍ إِنْ أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِنْ نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِنْ أَقْسَمَ عَلَيْهَا أَبَرَّتْهُ وَإِنْ غَابَ عَنْهَا نَصَحَتْهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ »&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak ada yang lebih bermanfaat bagi seorang mukmin setelah ketakwaan kepada Allah kecuali isteri yang salehah, jika ia suruh maka isterinya mentaatinya, jika ia pandang isterinya menyenangkannya dan jika ia menetapkan bagian untuknya isterinya berbuat baik kepadanya dan jika ia tidak ada di samping isterinya, maka isterinya menasehatinya dalam hal diri dan hartanya &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(HR Ibn Majah dari Abu Umamah ra.)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Abu Dawud juga mengeluarkan hadits dari Ibn Abbas semisal hadits tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Suami harus baik dalam memperlakukan isterinya dan baik dalam bergaul dengannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS an-Nisa [4]: 19)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Suami harus memberikan apa yang menjadi hak isterinya berupa pergaulan yang baik. Dan pada saat yang sama ia memberikan hak kedua orang tuanya yang telah diwajibkan kepadanya dan telah ditetapkan Allah menjadi hak kedua orang tuanya, tanpa melalaikan kebaikan dalam bergaul dengan isterinya dan dalam hal kewajiban kedua oragtuanya. Allah SWT berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَقَضَى رَبُّكَ أَلاَّ تَعْبُدُوا إِلاَّ إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS al-Isra’ [17]: 23)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَوَصَّيْنَا اْلإِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حُسْنًا &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS al-‘Ankabut [29]: 8)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ibn Mas’ud ra. berkata: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;«سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى مِيقَاتِهَا قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ»&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Aku bertanya kepada Rasulullah saw, aku katakan: amal apakah yang paling utama? Beliau menjawab: “Shalat pada waktunya.” Aku katakan: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “berbakti kepada kedua orang tua”. Aku katakan: “Lalu apa?” Beliau menjawab: “jihad di jalan Allah” &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(HR Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak ada seorang pun lak-laki &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;‘&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;waras&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;’&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;yang melarang isterinya memelihara hubungan dengan kedua orang tuanya dan kerabatnya, memuliakan keluarganya, dan melanggengkan hubungan dengan mereka dengan baik. Dan dalam hal itu terdapat penguatan bagi cairnya pergaulan dan kelanggengan kebaikan pergaulan suami isteri. Allah SWT telah mengaitkan penyatuan melalui nasab dalam cakupan tanda-tanda kekuasaan-Nya bagi manusia agar mereka merenungkannya. Allah SWT berfirman:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;أَلَمْ تَرَ إِلَى رَبِّكَ كَيْفَ مَدَّ الظِّلَّ وَلَوْ شَاءَ لَجَعَلَهُ سَاكِنًا ثُمَّ جَعَلْنَا الشَّمْسَ عَلَيْهِ دَلِيلاً...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang; dan kalau dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS al-Furqan [25]: 45)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sampai firman-Nya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا * وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا فَجَعَلَهُ نَسَبًا وَصِهْرًا وَكَانَ رَبُّكَ قَدِيرًا &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi. Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air, lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(QS al-Furqan [25]: 53-54)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dikaitkannya nasab dan peleburan dalam cakupan tanda-tanda kekuasaan Allah maka disitu terdapat dalalah (konotasi) bahwa bagi masing-masing dari keduanya harus ada &lt;i&gt;respect&lt;/i&gt; dan penghormatan, dan bahwa masing-masing dari keduanya merupakan obyek perenungan dan kontemplasi dalam hal keagungan dan kekuasaan al-Khaliq.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Cukuplah penjelasan global ini bagi setiap suami isteri yang berakal (waras)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS Qaf [50]: 37)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan siapa yang penjelasan global ini tidak cukup maka tambahan penjelasan dan rincian tidak akan memberi manfaat kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Adapun pertanyaan-pertanyaan lain yang bukan masalah hubungan suami-isteri tetapi memiliki hubungan dengannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;a.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Masalah &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; dan bahwa itu adalah kematian sebagaimana dinyatakan di dalam hadits Rasul saw yang dikeluarkan oleh imam Bukhari dan Muslim dari ‘Uqbah bin Amir bahwa Rasulullah saw bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;«إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ: رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ »&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;“Jauhilah oleh kalian masuk menemui wanita”, lalu seorang laki-laki dari Anshar berkata: “ya Rasululah bagaimana pandangan Anda tentang al-&lt;u&gt;H&lt;/u&gt;amwu?” Rasul menjawab: “al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu adalah kematian”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Ini jika wanita itu tidak disertai suami atau mahram … Tidak lain itu adalah khalwat bersama &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;Al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; adalah kerabat suami yang bukan merupakan mahram isteri yaitu saudara laki-laki dan sepupu laki-laki suami. Sedangkan bapaknya suami, meski secara bahasa termasuk &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; akan tetapi ia tidak termasuk di dalam hadits tersebut&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; sebab ia termasuk mahram bagi isteri. Dan masuknya &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; menemui wanita dalam bentuk khalwat adalah laksana maut yang dinyatakan di dalam hadits tersebut&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;merupakan ungkapan superlatif tentang keharamannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Adapun &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;bila &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;disertai adanya suami atau mahram bagi wanita&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; maka (masuk menemui wanita itu) tidak ada masalah dalam hal yang diperbolehkan oleh syara’ seperti shilaturrahim, dan pertemuan untuk makan bersama. Yang dilarang adalah khalwat. Ibn Hajar mengatakan di dalam &lt;i&gt;Fath al-Bârî&lt;/i&gt; ketika menjelaskan hadits tersebut: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;“&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;erkataan orang itu (bagaimana pandangan Anda tentang &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt;), Ibn Wahbin menambahkan di dalam riwayatnya menurut imam Muslim “&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;ku mendengar al-Laits mengatakan &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;H&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; adalah saudara laki-laki suami dan yang mirip seperti itu diantara kerabat suami yaitu sepupunya dan semisalnya. Dan di dalam sunan at-Tirmidzi setelah mentakhrij hadits tersebut, at-Tirmidzi berkata: dikatakan bahwa &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; itu adalah saudara laki-laki suami … Ia berkata: &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;“M&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;akna hadits seperti yang diriwayatkan adalah tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita kecuali yang ketiga adalah setan. Selesai”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yang mirip seperti ini adalah hadits &lt;i&gt;al-mughîbât&lt;/i&gt; yang dikeluarkan oleh imam Ahmad dan at-Tirmidzi dari Jabir dari Nabi saw saw, Beliau bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;«لَا تَلِجُوا عَلَى الْمُغِيبَاتِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنْ أَحَدِكُمْ مَجْرَى الدَّمِ»&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Janganlah kalian menemui &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;al-mughîbât&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; karena setan itu berjalan di dalam diri salah seorang dari kalian melalui aliran darah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Al-mughîbah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; adalah wanita yang suaminya sedang tidak ada. &lt;i&gt;Al-mughîbât &lt;/i&gt;adalah bentuk plural dari &lt;i&gt;al-mughîbah&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jadi masalah &lt;i&gt;al-&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;amwu&lt;/i&gt; dan larangan menemuinya adalah ketika itu dalam bentuk khalwat yaitu tidak ada suami atau mahram bersama wanita itu. Begitu pula masuk menemui wanita yang suaminya sedang tidak ada. Jadi masalahnya adalah tentag khalwat. Adapun dengan adanya suami atau mahram&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; maka wanita boleh saja mengunjungi kerabat suaminya. Penguatan hubungan antara seseorang dengan keluarga isterinya dan hubungan antara wanita dengan keluarga suaminya … semua itu adalah boleh selama berlangsung sesuai hukum-hukum syara’.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;b.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tempat tinggal wanita mengikuti suaminya. Dimana suaminya tinggal maka wanita itu wajib tinggal bersama suaminya selama tinggal bersama itu merealisasi kehidupan yang mulia baginya sesuai usaha dan kemampuan suami. Wanita itu tidak boleh memaksakan tempat tinggal yang didiami oleh suami. Akan tetapi wanita itu boleh bersepaham dengan suami secara baik untuk menentukan tempat tinggal. Akan tetapi pendapat akhir adalah milik suami dan wanita itu wajib tinggal bersama suaminya dimana suami tinggal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنْتُمْ مِنْ وُجْدِكُمْ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(QS ath-Thalaq [65]: 6)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;yat tersebut &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;juga &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;terkait wanita yang ditalak selama masa iddah. Ayat tersebut menjelaskan hak wanita yang ditalak suaminya selama masa iddah untuk tinggal di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;mana suami yang menceraikannya tinggal. Dan lebih utama lagi (&lt;i&gt;min bâb al-awlâ&lt;/i&gt;) yang demikian itu dalam hal hak para isteri, yaitu hak tempat tinggal. Makna “dimana kamu bertempat tinggal” yaitu di tempat yang kamu tinggali. Kata &lt;i&gt;&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;aistu&lt;/i&gt; adalah keterangan tempat. Dan kata &lt;i&gt;min wujdikum&lt;/i&gt; artinya daya dan kemampuan kalian (&lt;i&gt;wus’ukum wa thâqatukum&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Permintaan cerai isteri jika suami tidak menempatkannya di tempat tinggal yang dia inginkan, jelas itu menyalahi syariah, selama tempat tinggal itu sesuai, aman dan tidak ada penyimpangan-penyimpangan terhadap syariah… sesuai kemampuan dan potensi suami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;c.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Suami haram melarang isterinya bersilaturrahim kepada kedua orang tuanya. Sebab shilaturrahim kepada kedua orang tua adalah wajib baik bagi laki-laki maupun perempuan, bukan hanya wajib bagi laki-laki saja. Sebab seruan itu bersifat umum untuk laki-laki maupun perempuan. Rasul saw bersabda:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;«لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ»&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Tidak akan masuk surga orang yang memutus hubungan kekerabatan (shilaturrahim) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(HR Muslim dari jalur Jubair binMuth’im)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Qâthi’ ra&lt;u&gt;h&lt;/u&gt;imin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; nakirah dalam konteks penafian “&lt;i&gt;lâ yadkhulu&lt;/i&gt;” maka itu merupakan lafazh umum. Artinya mencakup laki-laki dan perempuan. Atas dasar itu maka sebagaimana shilaturrahim seorang laki-laki kepada kedua orang tuanya adalah wajib, maka demikian pula shilaturrahim seorang wanita kepada kedua orang tuanya juga adalah wajib. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;arena itu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; jika suami melarang isterinya melakukan shilaturrahim dengan kedua orang tuanya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; maka &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;dia &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;berdosa. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;ika telah meneliti hal itu &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;benar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;terjadi&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; maka kami akan mengambil sanksi administratif terhadap suami &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;tersebut&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Jadi suami harus mempermudah hubungan antara wanita (isteri) dengan kedua orang tuanya, dalam bentuk yang tidak bertentangan dengan perhatian isteri terhadap suami dan rumahnya. Dan hal itu adalah perkara mudah bagi para suami yang berakal (waras)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; bertakwa lagi bersih … Sedangkan suami-suami yang menjadikan &lt;i&gt;shilah al-arhâm&lt;/i&gt; sebagai masalah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; maka dia bukanlah dari jenis dakwah ini yang mukhlish karena Allah SWT dan membenarkan Rasulullah saw …&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0in; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;d.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Sedangkan ayat yang mulia:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلاَةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لاَ نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS Thaha [20]: 132)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Yaitu baktikan dirimu bersama keluargamu untuk beribadah kepada Allah dan shalat. Dan janganlah engkau&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; hanya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;kon&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;c&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;ern&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; dengan masalah rezki dan penghidupan. Kami yang memberi rezki kepadamu dan &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;ami tidak minta kamu untuk memberi rezki kepada diri kamu sendiri dan keluargamu. Maka konsentrasilah atas ketaatan kepada Allah dan perintahkan keluargamu dengan itu. Dan ketahuilah bahwa kesudahan yang baik itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Imam Malik meriwayatkan di &lt;i&gt;al-Muwatha’&lt;/i&gt; dari Zaid bin Aslam dari bapaknya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;bahwa Umar ibn al-Khaththab shalat malam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; masya Allah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; hingga jika di&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;akhir malam Umar membangunkan keluarganya untuk melaksanakan shalat, Umar berkata kepada mereka: “&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;halat, shalat, kemudian Umar membaca ayat ini:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلاَةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لاَ نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezki kepadamu, Kamilah yang memberi rezki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS Thaha [20]: 132)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Allah SWT telah menyebutkan di dalam ayat ini “&lt;i&gt;wa [i]shthabir ‘alayhâ&lt;/i&gt; –bersabarlah kamu dalam mengerjakannya-“. Ungkapan ini memiliki konotasi lebih dari ungkapan “&lt;i&gt;ishbir ‘alayhâ&lt;/i&gt;” karena tambahan dalam hal “susunan huruf” menunjukkan tambahan dalam hal makna. Ini artinya adalah serius dan penuh kesungguhan dalam masalah tersebut dan kesabaran luar biasa terhadap berbagai kesulitan yang dihadapi oleh seseorang dalam memperbaiki keluarganya dan dirinya dengan menjauhkan dari neraka dan dengan amal apa saja yang mendekatkan kepada perbaikan keluarga itu. Dan Allah menolong orang-orang yang saleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Di dalam konteks ini baik untuk Anda mengingat ayat yang mulia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" dir="RTL" style="direction: rtl; text-align: justify; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;}&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 14pt;"&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="RTL"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="AR-SA"&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلاَئِكَةٌ غِلاَظٌ شِدَادٌ لاَ يَعْصُونَ اللَّهَ مَا أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُون &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;AGA Arabesque&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR"&gt;&lt;/span&gt;{&lt;/span&gt;&lt;span dir="LTR" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt; &lt;b&gt;(QS at-Tahrim [66]: 6)&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yaitu jauhkan dirimu dan keluargamu “isteri-isterimu dan anak-anakmu …” dari neraka dengan taat kepada Allah SWT, engkau suruh kepada yang makruf dan engkau larang dari yang mungkar, engkau pelajari hukum-hukum agama kalian dan engkau ajarkan kepada keluargamu, engkau perbaiki dan engkau didik mereka serta engkau ajarkan mereka adab sesuai hukum-hukum syara’, jadi engkau suruh mereka melaksanakan shalat, puasa, zakat, haji dan seluruh hukum-hukum...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;br /&gt;NB : Ini bukan pemilik blog yg nulis ya.. ^__~&lt;/div&gt;Artikel Yang Lain :&lt;br /&gt;&amp;nbsp; % &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/lima-belas-cara-membuat-suami-tetap.html"&gt;15 Cara agar suami tetap .... &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;% &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/bisikan-hati-apa-arti-sahabat.html"&gt;Apa Arti Sahabat...&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;%&amp;nbsp; &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/etika-posting-dan-bersikap-di-dumay.html"&gt;Etika Posting Dumay&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-4018117325599008561?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/4018117325599008561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/kehidupan-suami-isteri_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4018117325599008561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4018117325599008561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/kehidupan-suami-isteri_26.html' title='Kehidupan Suami Isteri'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-_deVY9-LTfs/Td3W3BMccEI/AAAAAAAAAYs/0xIiU90i6s4/s72-c/ikhwan+dan+akhwat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-8381452467297798076</id><published>2011-05-26T08:46:00.001+07:00</published><updated>2011-05-26T08:48:27.759+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><title type='text'>KALA AKU HARUS MEMILIH (SEKEDAR RENUNGAN DIRI)</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-865527811261349571"&gt;&lt;style&gt;.fullpost { display: inline; }&lt;/style&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-k7NlpSaCJpg/TdfAwZpQikI/AAAAAAAAAH0/Slc4H6iwqP4/s1600/muslimah+sejati.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="265" src="http://2.bp.blogspot.com/-k7NlpSaCJpg/TdfAwZpQikI/AAAAAAAAAH0/Slc4H6iwqP4/s320/muslimah+sejati.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="color: blue; font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;b&gt;Aku  pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang  kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka  maupun duka tak akan terpisahkan. Sekarang, aku memilih amal sholeh  sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal sholeh-lah yang akan terus  menemaniku, bersamaku, bahkan menemaniku dalam kuburku, kemudian amal  sholehku pula lah yang menemaniku menghadap Allah.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7817039653795427048&amp;amp;postID=8381452467297798076" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Aku  pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan  manusia lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing.  Kini aku memilih menjadikan setan sebagai musuh utamaku, sehingga aku  lebih memilih melepaskan kebencian, dendam, rasa sakit hati, dan  permusuhanku dengan manusia lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas, dan manusia yang  berhasil dalam karir, atau kehidupan duniawinya. Sekarang aku mengganti  kriteria kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat di mata  Allah, adalah hanya manusia yg bertaqwa. Manusia yg sanggup taat kpd  aturan main Allah dlm menjalankan hidup dan kehidupannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku akan marah dan merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang  lain berlaku zhalim padaku, menggunjingkan aku, menyakiti aku dengan  kalimat kalimat sindiran yg disengaja untuk menyakitiku. Sekarang aku  memilih utk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa akan  ada transfer pahala dr mereka untukku jika aku mampu bersabar. Dan aku  memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah  akan jatuh dimataNya, ketika dia rela menggadaikan dirinya untuk  mengikuti hasutan setan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu aku yakin, dgn hanya khatam Al Qur’an berkali kali maka jiwaku akan  tercerahkan. Kini aku memilih untuk mengerti dan memaknai artinya  dengan menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan  mengamalkannya dalam keseharianku, maka pencerahan itu baru bisa aku  dapatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Zat yang membolak-balikan hati tetapkanlah hatiku dalam Dien_Mu &lt;br /&gt;Dan ketika aku harus memilih.. Bantu aku Yaa Rabb, utk selalu memilih yg benar dimataMu.. Amiin Ya Robbal ‘Alamiin..﻿&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hkg(Union Hospital)Mei 2011 &lt;br /&gt;Andrealica Nhordeeniz&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Tulisan Yang Lain :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;%&amp;nbsp; &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/jangan-sadarkan-ikhwan.html"&gt;Jangan Sadarkan Ikhwan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;%&amp;nbsp; &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/salam-perpisahan.html"&gt;SAlam Perpisahan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;%&amp;nbsp; &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/izinkan-kami-meraih-bahagia-sepertimu.html"&gt;Izinkan Kami meraih Bahagia sepertimu.. ya Ukhti&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-8381452467297798076?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/8381452467297798076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/kala-aku-harus-memilih-sekedar-renungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/8381452467297798076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/8381452467297798076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/kala-aku-harus-memilih-sekedar-renungan.html' title='KALA AKU HARUS MEMILIH (SEKEDAR RENUNGAN DIRI)'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-k7NlpSaCJpg/TdfAwZpQikI/AAAAAAAAAH0/Slc4H6iwqP4/s72-c/muslimah+sejati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-3148009122310216017</id><published>2011-05-25T16:41:00.000+07:00</published><updated>2011-05-25T16:41:37.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><title type='text'>Bacalah! Maka Kau Akan Mengerti</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;AR-SA&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Bacalah tentang dirimu, maka aku akan mengerti bahwa sesungguhnya dirimu adalah indah. Allah telah menciptakanmu dengan begitu teratur dan sempurna, maka dari itu berbanggalah menjadi muslimah dengan menjadi taat kepada Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Dia tetap memeliharamu bahkan saat kau tidak mencintai&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Nya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;, Dia mengasihimu dan tetap memberikan kepadamu jatah rizki, bahkan disaat kau mengkhianati&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;N&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;ya, dan Dia pun akhirnya memaafkan kesalahanmu saat kau bertaubat, walaupun selanjutnya kau mengulang kesalahan yang sama. Lagi dan lagi. Memang, menebus kecintaanNya adalah sangat mustahil dilakukan, maka satu- satunya cara untuk membalasnya adalah menjadi hamba yang baik untukNya. Walaupun itu memang sama sekali tidak menguntungkan atau merugikanNya, namun percayalah kesetiaan terhadap aturan dan JalanNya, akan selalu membawamu kepada kemuliaan seorang manusia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Menjadi mulia...ternyata lebih mendamaikan bahkan dari pada sekedar mendapatkan gelar sebagai `kaya`. Lalu mengapa harus kau rendahkan dirimu sendiri dengan menyelisihi Allah sang Maha Penguasa, hanya demi memenuhi nafsu yang memenuhi rongga dadamu?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah kewajibanmu, maka kau akan mengerti bahwa seorang wanita sangatlah dimuliakan Allah lewat sebuah hal yang bernama melayani. Dengan melayani keluarga dan suami, maka kau telah melekatkan sebuah keajaiban pada dirinya sendiri sebagai seorang wanita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Kau yang dengan segala keringanan mengesampingkan kesenanganmu sendiri demi kebahagiaan yang lain. Ah Simpanan terbaik apalagi di dunia ini yang lebih selain seorang istri yang begitu sangat sholihah dan mencintai keluarganya diatas kepentingan dan kelegaan hatinya sendiri. Suami adalah kunci munuju surga, kehidupan terabadi ditempat yang paling indah. Subhanallah, semoga Akhirnya kehidupan terbaik disana bisa di peroleh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah tentang kekuranganmu, maka kau akan mengerti cara tepat menjadikan dirimu hebat, tanpa harus menjadi dipaksakan untuk sempurna.Kesadaran tentang kekurangan itu akan menjadikan kau pribadi yang tidak sombong dihadapan Yang Maha segala apalagi dihadapan manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Saat kau mengenal kekuranganmu, maka akan banyak kesempatan bagimu untuk melembutkan hati dan mengasah kasih sayangmu untuk selanjutnya kau sebarkan keindahan itu kepada seluruh dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah tentang masa lalumu, maka kau akan mengerti betapa Allah sangat Maha penyayang dan mengasihimu. Allah menuntunmu kepada jalan yang terbaik walaupun kadang kau khianati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Kasih sayangNya tiada batas, walau sering kali kita membatasi diri denganNya lewat dosa- dosa yang kau perbuat. Maka dari itu jangan tunda sujudmu, mohonkanlah ampunan atas jalan salah yang telah kau ukir dalam kebanggan berbuat dosa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah setiap lembaran hidupmu, maka kau akan mengerti betapa Allah Subhanahu Wata'ala telah mengembankan kepadamu tugas yang berat dan indah, namun tidak melebihi kemampuanmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Kau adalah mampu, walaupun kau suka berputus asa dengan berkata tidak mampu. Kau adalah pemenang, walau sesekali terpuruk menjadi pecundang. Kau adalah Anugrah, maka jangan anggap dirimu sebagai sampah. Kau indah, bahkan terlalu indah untuk sekedar kau caci maki. Kau adalah hamba yang taat, walau sesekali kau salah jalan, namun lihatlah sang Maha Penolong masih tersenyum dalam keteledoran yang kau lakukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Dan yakinlah Dia akan selalu memaafkanmu, selama kau ikhlas meminta maaf. Lalu, atas alasan apa lagi kau harus menunda tobatmu, apakah kau perlu harus menyaksikan dahulu kemurkaaan Allah atasmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Syahidah)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-3148009122310216017?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/3148009122310216017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/bacalah-maka-kau-akan-mengerti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/3148009122310216017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/3148009122310216017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/bacalah-maka-kau-akan-mengerti.html' title='Bacalah! Maka Kau Akan Mengerti'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-7273683630130893161</id><published>2011-05-25T16:20:00.001+07:00</published><updated>2011-05-25T16:28:03.250+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Renungan sebuah pernikahan, Antara Harapan dan Kenyataan</title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;a href="http://nowilkirin.blogspot.com/2011/02/renungan-sebuah-pernikahan-antara.html" target="_blank"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;&lt;div style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_QCQJY4jhyzU/TVIe0NSu6uI/AAAAAAAAAXs/PdAhpUYTAbk/s1600/179892_499096381267_301729376267_6727855_5216229_n.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" height="244" src="http://3.bp.blogspot.com/_QCQJY4jhyzU/TVIe0NSu6uI/AAAAAAAAAXs/PdAhpUYTAbk/s320/179892_499096381267_301729376267_6727855_5216229_n.jpg" width="206" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Fulanah masih seorang gadis, yang ada di benaknya dan yang kemudian  menjadi tekadnya adalah keinginan menjadi isteri shalihat yang taat dan  selalu tersenyum manis. Pendeknya, ingin emberikan yang terbaik bagi  suaminya kelak sebagai jalan pintas menuju surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekad itu diperolehnya setelah mengikuti berbagai 'tabligh', ceramah,  dan seminar keputerian serta membaca sendiri berbagai risalah. Bahkan  banyak pula ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan hal itu  telah dihafalnya, seperti "Ar Rijalu qowwamuna alan nisaa'...","Faso-  lihatu qonitatu hafizhotu lilghoibi bima afizhallah..." (QS. An-Nisa  ayat 34). Juga Hadits :"Ad dunya ata', wa khoiru mata'iha al mar'atus  sholihat." (dunia adalah perhiasan dan&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;a href="http://nowilkirin.blogspot.com/2011/02/renungan-sebuah-pernikahan-antara.html" target="_blank"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;sebaik-baik perhiasan adalah isteri sholihat). Atau, hadits "Wanita  sholihat adalah yang menyenangkan bila dipandang, taat bila disuruh dan  menjaga apa-apa yang diamanahkan padanya. Begitu pula hadits "Jika  seorang isteri sholat lima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu, shaum di bulan Ramadhan dan menjaga kehormatan dirinya serta  suaminya dalam keadaan ridha padanya saat ia mati, maka ia boleh masuk  surga lewat pintu yang mana saja. (HR Ahmad dan Thabrani). Hadits yang  berat dan seram pun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dihafalnya, "Jika manusia boleh menyembah manusia lainnya, maka aku  perintahkan isteri menyembah suaminya." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu  Majah, dan Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Figur isteri yang sholihat, taat, dan setia serta qona'ah seperti Kha-  dijah r.a. benar-benar terpatri kuat di benak Fulanah dan jelas ingin  ditirunya. Maka, tatkala Allah SWT telah menakdirkan ia mendapat jodoh  seorang Muslim yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sholih, 'alim dan berkomitmen penuh pada Islam, Fulanah pun melangkah ke  gerbang pernikahan dengan mantap. Begitu khidmat dan khusyu karena  kesadaran penuh untuk beribadah dan menjadikan jihad dan syahid sebagai  tujuan hidup berumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPISODE 2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala Fulan masih menjadi seorang jejaka, ia sering membatin,  ber-angan-angan, dan bercita-cita membentuk rumah tangga Islami dengan  seorang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah sholihat yang menyejukkan hati dan mata. Alangkah bahagianya  menjadi seorang suami dan seorang "qowwam" yang "qooimin bi nafsihi wa  muuqimun lil ghoirihi" (tegak atas dirinya dan mampu menegakkan orang  lain, terutama isteri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan anak-anaknya). Juga menjadi 'imam yang adil' yang akan memimpin dan mengarahkan isteri dan anak- anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah menenangkannya mempunyai seorang isteri yang akan dijaganya  lahir dan batin, dilindungi dan disayanginya karena ia adalah amanah  Allah SWT yang telah dihalalkan baginya dengan dua kalimat Allah SWT. Ia  bertekad untuk mempergauli isterinya dengan ma'ruf (QS An-Nisa:19) dan  memperhatikan hadits Rasulullah SAW tentang kewajiban-kewajiban seorang  suami. "Hanya laki-laki mulialah yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memuliakan wanita." "Yang paling baik di antara kamu, wahai mu'min,  adalah yang paling baik perlakuannya terhadap isterinya. Dan akulah  (Muhammad SAW) yang paling baik perlakuannya terhadap isteri-isteriku."  "Wanita seperti tulang rusuk manakala dibiarkan ia akan tetap bengkok,  dan manakala diluruskan secara paksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ia akan patah." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fulan pun bertekad meneladani Rasulullah SAW yang begitu sayang dan  lembut pada isterinya. Tidak merasa rendah dengan ikut meringankan beban  pekerjaan isteri seperti membantu menyapu, menisik baju dan  sekali-sekali turun ke dapur seperti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ucapan Rasulullah kepada Bilal : "Hai Bilal, mari bersenang-senang  dengan menolong wanita di dapur." Karena Rasulullah suka bergurau dan  bermain-main&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan isteri seperti berlomba lari dengan Aisyah r.a. (HR Ahmad), maka  ia pun berkeinginan meniru hal itu serta menyapa isteri dengan panggilan  lembut 'Dik' atau 'Yang'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPISODE-EPISODE SELANJUTNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fulan dan Fulanah pun ditakdirkan Allah SWT untuk menikah. Pasangan yang  serasi karena sekufu dalam dien, akhlaq, dan komitmen dengan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun terus berjalan. Dan walaupun tekad dan cita-cita terus  membara, kini banyak hal-hal realistis yang harus dihadapi. Sifat,  karakter, pembawaan, selera, dan kegemaran serta perbedaan latar  belakang keluarga yang semula mudah terjembatani oleh kesatuan iman,  cita-cita, dan komitmen ternyata lambat laun menjadi bahan-bahan  perselisihan. Pertengkaran memang bumbunya perkawinan, tetapi manakala  bumbu yang dibubuhkan terlalu banyak, tentu rasanya menjadi tajam dan  tak enak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, segala sesuatunya tak seindah bayangan semula. Antara harapan  dan kenyataan ada terbentang satu jarak. Taman bunga yang dilalui  ternyata pendek dan singkat saja. Cukup banyak onak dan duri siap  menghadang. Sehabis meneguk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;madu, ternyata 'brotowali' yang pahitpun harus diteguk. Berbagai masalah  kehidupan dalam perkawinan harus dihadapi secara realistis oleh  pasangan mujahid dan mujahidah sekalipun. Allah tak akan begitu saja  menurunkan malaikat-malaikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk menyelesai- kan setiap konflik yang dihadapi. "InnAllaha laa yughoyyiru maa bi Qoumin hattaa yughoyyiru maa bi anfusihim"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang isteri yang mengeluhkan cara bicara suaminya terutama jika  marah atau menegur, terdengar begitu 'nyelekit'. Ada pula suami yang  mengeluh karena dominasi ibu mertua terlalu besar. Perselisihan dapat  timbul karena perbedaan gaya bicara, pola asuh, dan latar belakang  keluarganya. Kejengkelan juga mulai timbul karena ternyata suami  bersikap 'cuek', tidak mau tahu kerepotan rumah tangga, karena berang-  gapan "itu khan memang tugas isteri." Sebaliknya, ada suami yang kesal  karena isterinya tidak gesit dan terampil dalam urusan rumah tangga,  maklum sebelumnya sibuk kuliah dan jadi 'kutu buku' saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fulan pun mulai mengeluh. Ternyata isterinya tidak se-"qonaah" yang  diduganya, bahkan cenderung menuntut, kurang bersahaja dan kurang  bersyukur. Fulanah sebaliknya. Ia mengeluh, sang suami begitu irit  bahkan cenderung kikir, padahal kebutuhan rumah tangga dan anak-anak  terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat Fulan juga kesal karena isterinya sulit menerima keadaan  keluargan. Sebab musababnya sih karena perbedaan status sosial, ekonomi  dan adat istiadat. Kekesalannya bertambah-tambah karena dilihatnya sang  isteri malas meningkatkan kemampuan intelek-tual, manajemen rumah  tangga, serta kiat-kiat mendidik anak. Sebaliknya, sang isteri menuduh  suaminya sebagai "anak mama" yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurang mandiri dan tidak memberi perhatian yang cukup pada isteri dan  anak-anaknya. Belum lagi problem yang akan dihadapi pasangan-pasangan  muda yang masih tinggal menumpang di rumah orang tua. Atau di dalam  rumah mereka ikut tinggal kakak-kakak atau adik-adik ipar. Kesemua  keadaan itu potensial mengundang konflik bila tidak bijak-bijak  mengaturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang semangat seorang Muslimah untuk da'wah keluar rumah  terlalu berlebihan. Tidak "tawazun". Hal ini dapat menyebabkan seorang  suami mengeluh karena terbebani dengan tugas-tugas rumah tangga yang  seabreg- abreg dan mengurus anak-anak. Selanjutnya, ada pula Muslimah  yang terlalu banyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menceritakan kekurangan suaminya, kekecewaan-kekecewaannya pada  suaminya. Padahal ia sendiri kurang instrospeksi bahwa ia sering lupa  melihat kebaikan dan kelebihan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suami yang begitu "kikir" dalam memuji, kurang "sense of humor" dan  "sedikit" berkata lembut pada isteri. Kalau ada kebaikan isteri yang  dilihatnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disimpannya dalam hati, tetapi bila ia melihat kekurangan segera  diutarakannya. Bahkan ada pula pasangan suami-isteri yang memiliki  problem "hubungan intim suami-isteri". Mereka merasa tabu untuk  membicarakannya secara terus terang di&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;antara mereka berdua. Padahal akibatnya menghilangkan kesakinahan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mau dideretkan dan diuraikan lagi, pasti daftar konflik yang  terjadi di antara pasangan suami-isteri muda Muslim dan Muslimah akan  lebih panjang lagi. Memang, persoalan-persoalan tidak begitu saja  hilang. Rumah tangga tidak pasti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan berjalan mulus tanpa konflik hanya dengan kesamaan fikrah dan  cita-cita menegakkan Islam. Mereka yakni Fulan dan Fulanah cs tetap  manusia-manusia biasa yang bisa membuat kekhilafan dan tidak lepas dari  kekurangan-kekurangan. Dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mereka pun pasti mengalami juga fluktuasi iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan yang bijak dan kuat imannya akan mampu istiqomah dan lebih  punya kemampuan menepis badai dengan menurunkan standar harapan. Tidak  perlu berharap muluk-muluk seperti ketika masih gadis atau jejaka.  Karena, ternyata kita pun belum bisa mewujudkan tekad kita itu. Sebagai  Muslim dan Muslimah hendaknya kita sadar, tidak mungkin kita dapat  menjadi isteri atau suami yang sempurna seperti bidadari atau malaikat.  Maka kita pun tentunya tidak perlu menuntut kesempurnaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari suami atau isteri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Just the way you are" lah. Kita terima pasangan hidup kita seadanya,  lengkap dengan segala kekurangan (asal tidak melanggar syar'i) dan  kelebihannya. Kita memang berasal dari latar belakang keluarga,  kebiasaan, dan karakter yang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbeda, walau tentunya dien, fikrah, dan cita- cita kita sama. Pada  saat ghirah tinggi, iman dalam kondisi puncak, "Prima", semua perbedaan  seolah sirna. Namun pada saat "ghirah" turun, iman menurun, semua  perbedaan itu menyembul kepermukaan, mengganjal, mengganggu, dan  menyebalkan. Akibatnya tidak terwujud sakinah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiat utama mengatasi permasalahan dalam rumah tangga, tentunya setelah  berdoa memohon pertolongan Allah SWT dan mau ber"muhasabah"  (introspeksi), adalah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mengusahakan adanya komunikasi yang baik dan terbuka antara suami-  isteri. Masalah yang timbul sedapat mungkin diselesaikan secara intern  dulu di antara suami-isteri dengan pembicaraan dari hati ke hati.  "Uneg-uneg" yang ada secara fair dan bijak diungkapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, yang memang bersalah diharapkan tidak segan-segan mengakui  kesalahan dan meminta maaf. Yang dimintai maaf juga segera mau memaafkan  dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak mendendam. Masing-masing pihak berusaha keras untuk tidak mengadu  ke orang tua, atau orang lain. Jadi tidak membongkar atau membe- berkan  aib dan kekurangan suami atau isteri. Hal lain yang perlu diperhatikan  adalah tidak membanding-bandingkan suami atau isteri dengan orang lain,  karena itu akan menyakitkan pasangan hidup kita. Setelah itu,  masing-masing juga perlu 'waspada'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agar tidak terbiasa kikir pujian dan royal celaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika terpaksa, kadnag-kadang memang diperlukan bantuan pihak ketiga  (tetapi pastikan yang dapat dipercaya keimanan dan akhlaqnya) untuk  membantu melihat permasalahan secara lebih jernih. Kadang-kadang  "kacamata" yang kita pakai sudah begitu buram sehingga semua kebaikan  pasangan hidup kita menjadi tidak terlihat, bahkan yang terlihat  keburukannya saja. Orang lain yang terpercaya InsyaAllah akan bisa  membantu menggosok 'kacamata' yang buram itu. Alhamdulillah ada yang  tertolong dengan cara ini dan mengatakan setelah konflik terselesaikan  mereka pun berbaikan lagi seperti baru menikah saja ! Layaknya !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berikhtiar maksimal, bermujahadah, dan bersandar pada Allah SWT,  InsyaAllah kita dapat mengembalikan kesakinahan dan kebahagiaan rumah  tangga kita, serta kembali bertekad menjadikan jihad dan syahid sebagai  tujuan kita berumah tangga. Amiin yaa Robbal'aalamiin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a'lam bishowab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-7273683630130893161?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/7273683630130893161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/renungan-sebuah-pernikahan-antara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7273683630130893161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7273683630130893161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/renungan-sebuah-pernikahan-antara.html' title='Renungan sebuah pernikahan, Antara Harapan dan Kenyataan'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_QCQJY4jhyzU/TVIe0NSu6uI/AAAAAAAAAXs/PdAhpUYTAbk/s72-c/179892_499096381267_301729376267_6727855_5216229_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-6936203129239113013</id><published>2011-05-24T11:05:00.000+07:00</published><updated>2011-05-24T11:05:00.132+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>IBADAH NIKAH</title><content type='html'>Bagi mereka yang mencari Mawaddah (kasih), Sakinah (ketentraman) dan Rahmah (sayang) didalam Keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmaanirahiim,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kerendahaan hati mari kita simak peasn-pesan &lt;a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000565987612" target="_blank" title="Untuk menandai seseorang, ketik @ diikuti dengan nama teman Anda"&gt;Al&lt;/a&gt;-qur'an tentang tujuan hidup yang sebenarnya.&lt;br /&gt;Nasehat ini untuk semuanya ..........&lt;br /&gt;Untuk mereka yang sudah memiliki arah ..........&lt;br /&gt;Untuk mereka yang belum memiliki arah ..........&lt;br /&gt;Dan untuk mereka yang tidak memiliki arah.&lt;br /&gt;Nasehat ini untuk semuanya ..........&lt;br /&gt;Semua yang menginginkan kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Nikah itu ibadah ..........&lt;br /&gt;Nikah itu suci .......... Ingatlah itu ...........&lt;br /&gt;Memang nikah itu bisa karena harta, bisa karena kecantikan,&lt;br /&gt;Bisa karena keturunan dan bisa karena Agama.&lt;br /&gt;Jangan engkau jadikan harta, keturunan maupun kecantikan&lt;br /&gt;Sebagai alas an ..........&lt;br /&gt;Karena semua itu akan menyebabkan celaka.&lt;br /&gt;Jadikan Agama sebagai alas an ..........&lt;br /&gt;Engkau akan mendapatkan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Tidak dipungkiri bahwa keluarga terbentuk karena cinta ..........&lt;br /&gt;Namun .......... Jika cinta engkau jadikan sebagai landasan,&lt;br /&gt;Maka keluargamu akan rapuh,&lt;br /&gt;Akan mudah hancur.&lt;br /&gt;Jadikanlah "ALLAH" sebagai landasan ..........&lt;br /&gt;Niscaya engkau akan selamat, tidak saja dunia, tapi akherat ..........&lt;br /&gt;Jadikanlah Ridho Allah sebagai tujuan ..........&lt;br /&gt;Niscaya mawaddah, sakinah dan rahmah akan tercapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Jangan engkau menginginkan menjadi raja dalam "istanamu"&lt;br /&gt;Disambut istri ketika datang dan dilayani segala kebutuhan ..........&lt;br /&gt;Jika ini kau lakukan "istanamu" tidak akan langgeng ..........&lt;br /&gt;Lihatlah manusaia ter-agung Muhammad SAW ..........&lt;br /&gt;Tidak marah ketika harus tidur didepan pintu,&lt;br /&gt;Beralaskan sorban, karena sang istri tercinta tidak mendengar&lt;br /&gt;Kedatangannya.&lt;br /&gt;Tetap tersenyum meski tidak mendapatkan makanan tersaji&lt;br /&gt;didepannya ketika lapar ..........&lt;br /&gt;Menjahit bajunya ketika robek ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku .........&lt;br /&gt;Jangan engkau menginginkan menjadi ratu dalam "istanamu "..........&lt;br /&gt;Disayang, dimanja dan dilayani suami ...........&lt;br /&gt;Terpenuhi apa yang menjadi keinginanmu ...........&lt;br /&gt;Jika itu yang engkau lakukan, "istanamu" akan menjadi neraka bagimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Jangan engkau terlalu cinta kepada istrimu ..........&lt;br /&gt;Jangan engkau terlalu menuruti istrimu ..........&lt;br /&gt;Jika itu yang engkau lakukan akan celaka ..........&lt;br /&gt;Engkau tidak akan dapat melihat yang hitam dan yang putih,&lt;br /&gt;Tidak akan melihat yang benar dan yang salah ..........&lt;br /&gt;Lihatlah bagaiman Allah menegur "Nabi" mu,&lt;br /&gt;Takala mengharamkan apa yang Allah halalkan hanya karena menuruti kemauan sang istri.&lt;br /&gt;Tegaslah terhadap istrimu ..........&lt;br /&gt;Dengan cintamu, ajaklah dia taat kepada Allah ..........&lt;br /&gt;Jangan biarkan dia dengan kehendaknya ...........&lt;br /&gt;Lihatlah bagaimana istri Nuh dan Luth ..........&lt;br /&gt;Di bawah bimbingan manusia pilihan, justru mereka menjadi&lt;br /&gt;Penentang ...........&lt;br /&gt;Istrimu bisa menjadi musuhmu ..........&lt;br /&gt;Didiklah istrimu ..........&lt;br /&gt;Jadikanlah dia sebagai Hajar, wanita utama yang loyal&lt;br /&gt;Terhadap tugas suami Ibrahim.&lt;br /&gt;Jadikan dia sebagai Maryam, wanita utama yang bisa menjaga kehormatannya ..........&lt;br /&gt;Jadikanlah dia sebagai Khadijah, wanita utama yang bisa mendapingi suami Muhammad SAW menerima tugas risalah ..........&lt;br /&gt;Istrimu adalah tanggung jawabmu ...........&lt;br /&gt;Jangan engkau larang mereka taat kepada Allah ...........&lt;br /&gt;Biarkan mereka menjadi wanita Shalilah .........&lt;br /&gt;Biarkan mereka menjadi Hajar atau Maryam ..........&lt;br /&gt;Jangan kau belenggu mereka dengan egomu ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Jika engkau menjadi istri ..........&lt;br /&gt;Jangan engkau paksa suamimu menurutimu ..........&lt;br /&gt;Jangan engkau paksa suami melanggar Allah ..........&lt;br /&gt;Siapkan dirimu untuk menjadi Hajar, yang setia mejaga kehormatannya&lt;br /&gt;Siapkan dirimu untuk menjadi Khadijah, yang bisa mendampingi&lt;br /&gt;Suami menjalankan misi.&lt;br /&gt;Jangan kau usik suamimu dengan rengekanmu ..........&lt;br /&gt;Jangan kau usik suamimu dengan tangismu ..........&lt;br /&gt;Jika kau lakukan .......... Kecintaannya terhadapmu akan memaksanya menjadi,&lt;br /&gt;Pendurhaka .......... Jangan ..........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Jika engkau menjadi bapak ..........&lt;br /&gt;Jadilah bapak yang bijak seperti Lukmanul Hakim&lt;br /&gt;Jadilah bapak yang tegas seperti Ibrahim&lt;br /&gt;Jadilah bapak yang kasih sepert Muhammad SAW&lt;br /&gt;Ajaklah anak-anakmu mengenal Allah ..........&lt;br /&gt;Ajaklah anak-anakmu taat kepada Allah ..........&lt;br /&gt;Jadikan dia sebagai Yusuf yang berbakti ..........&lt;br /&gt;Jadikan dia sebagai Ismail yang taat ..........&lt;br /&gt;Jangan engkau jadikan mereka sebagai Kan'an yang durhaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohonlah kepada Allah ..........&lt;br /&gt;Mintalah kepada Allah, agar mereka menjadi anak yang shalih ..........&lt;br /&gt;Anak yang bisa membawa kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku ..........&lt;br /&gt;Jika engkau menjadi Ibu ..........&lt;br /&gt;Jadilah engkau Ibu yang bijak, Ibu yang teduh ..........&lt;br /&gt;Bimbinglah anak-anakmu dengan air susu mu ..........&lt;br /&gt;Jadikanlah mereka Mujahid ..........&lt;br /&gt;Jadikanlah mereka tentara-tentara Allah ..........&lt;br /&gt;Jangan biarkan mereka bermanja-manja ..........&lt;br /&gt;Jangan biarkan mereka bermalas-malas ..........&lt;br /&gt;Siapkan mereka untuk menjadi hamba yang shalih ..........&lt;br /&gt;Hamba yang siap menegakkan Risalah Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMIEN dan Mari kita akhiri dengan ALHAMDULILLAH .....&lt;br /&gt;*Ummu Ziddan*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-6936203129239113013?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/6936203129239113013/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/ibadah-nikah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6936203129239113013'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6936203129239113013'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/ibadah-nikah.html' title='IBADAH NIKAH'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5014593057623028922</id><published>2011-05-09T08:23:00.001+07:00</published><updated>2011-05-09T08:26:49.617+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HUMOR POLITIK'/><title type='text'>Andai ku satu Pesawat dgn anggota DPR</title><content type='html'>Di suatu pesawat terdapat tiga orang. Masing-masing orang tersebut  berasal dari Arab, Australia, dan Indonesia. Ternyata Pesawat itu  Overload, maka pilot pun berbicara&lt;br /&gt;Pilot: "Kepada seluruh penumpang diharapkan membuang sebagian barang bawaan anda!"&lt;br /&gt;Maka orang arab pun membuang 80.000 liter minyak bumi&lt;br /&gt;Orang australia dan indonesia berkata : "Itu Tidak apa-apa dibuang?"&lt;br /&gt;Orang Arab pun menjawab: "Ah! Tidak apa-apa kok! di negara saya mah, masih banyak!"&lt;br /&gt;Dan Orang Australia pun membuang 50.000 Kg Intan&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Orang Indonesia bertanya : "Itu Tidak apa-apa dibuang?"&lt;br /&gt;Orang australia menjawab : "Ah! Tidak apa-apa. Negara saya masih banyak"&lt;br /&gt;Orang Indonesia membuang 100 orang Indonesia&lt;br /&gt;Orang Arab dan Australia Cemas : "Itu Tidak apa-apa? Tragis amat!"&lt;br /&gt;"Ah! Tidak apa-apa. Yang saya buang Cuma anggota DPR yang lagi studi banding" Jawab orang Indonesia&lt;br /&gt;Orang Arab Dan Australia : ?????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"andai itu kenyataan yach....!!!!hehehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://politikana.com/baca/2011/05/07/andai-ku-satu-pesawat-dgn-anggota-dpr#comment-332631&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5014593057623028922?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5014593057623028922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/andai-ku-satu-pesawat-dgn-anggota-dpr.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5014593057623028922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5014593057623028922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/andai-ku-satu-pesawat-dgn-anggota-dpr.html' title='Andai ku satu Pesawat dgn anggota DPR'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-1260637424042236063</id><published>2011-05-07T17:43:00.000+07:00</published><updated>2011-05-07T17:43:16.200+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HUMOR POLITIK'/><title type='text'>ANAK SD SAJA TAU...!!!</title><content type='html'>Di  sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran  baru,  yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si  Guru  memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada  murid-muridnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Guru : "Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"&lt;br /&gt;Murid: "Bupati, Bu!!!"&lt;br /&gt;Guru : "Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"&lt;br /&gt;Murid: "Gubernur, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"&lt;br /&gt;Murid: "Presiden, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?"&lt;br /&gt;Murid: "Seharusnya sih Rakyat, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Kok, pakai seharusnya?"&lt;br /&gt;Murid: "Karena sekarang malah terbalik Bu guru."&lt;br /&gt;Guru : "Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?"&lt;br /&gt;Murid: "Yang pasti mereka suka warna abu-abu."&lt;br /&gt;Guru : "Betul, terus apalagi?"&lt;br /&gt;Murid: "Suka konspirasi politik"&lt;br /&gt;Guru : "Demi apa?"&lt;br /&gt;Murid: "Kepentingan, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?"&lt;br /&gt;Murid: "Di televisi, Bu!"&lt;br /&gt;Guru : "Karena apa?"&lt;br /&gt;Murid: "Karena skandal dan kasus, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?"&lt;br /&gt;Murid: "Pasti sering mendadak tajir, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Darimana, kok bisa gitu?"&lt;br /&gt;Murid: "Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas."&lt;br /&gt;Murid: "Dari yang pengin diuntungkan."&lt;br /&gt;Guru : "Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?"&lt;br /&gt;Murid: "Setiap hari, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Kok bisa, alasannya?"&lt;br /&gt;Murid: "Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat."&lt;br /&gt;Guru : "Biasanya yang dibahas apa?"&lt;br /&gt;Murid: "Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan."&lt;br /&gt;Guru : "Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?"&lt;br /&gt;Murid: "Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!"&lt;br /&gt;Guru : "Kenapa semestinya?"&lt;br /&gt;Murid: "Karena aneh, Bu!"&lt;br /&gt;Guru : "Aneh kenapa?"&lt;br /&gt;Murid: "Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu."&lt;br /&gt;Guru : "Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya."&lt;br /&gt;Murid: "Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu."&lt;br /&gt;Guru : "Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?"&lt;br /&gt;Murid: "Kan,nggak tahu malu, Bu."&lt;br /&gt;sumber : http://ketawa.com/humor-lucu-det-6034-rakyat_dan_wakil_rakyat.htm&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-1260637424042236063?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/1260637424042236063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/anak-sd-saja-tau.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1260637424042236063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1260637424042236063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/anak-sd-saja-tau.html' title='ANAK SD SAJA TAU...!!!'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-7097465214121307996</id><published>2011-05-07T13:13:00.001+07:00</published><updated>2011-05-27T14:59:25.335+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GORESANQ'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>APA YANG MEMBUATMU ENGGAN...???  (spesial untuk wanita/perempuan)</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Apa yang engkau pikirkan ketika kau tak mau beranjak pada perubahan?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Perubahan yang sebenarnya mampu menjadikanmu sebagai wanita mulia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Apa yang membuatmu enggan shalat 5 waktu...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bukankah Rasulullah pernah berkata bahwa shalat adalah tiang agama...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Mampukah sebuah rumah tegak, Tanpa adanya tiang sebagai penyangga,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;Agar ia mampu berdiri tegak, Layaknya sebuah rumah yang bisa dihuni...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Hhh.. sy jadi teringat seuntai kata bijak “ walaupun hidup 1000 Th kalau tdk shalat apa gunanya”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Semoga engkau tak lupa dengan kekata bijak itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ataukah...???&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Semua surat didalam Alqur’an terlewatkan olehmu untuk memahaminya...?&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Apa yang engkau pikirkan saat engkau enggan menutup auratmu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Padahal zat yang menciptakanmu telah memuliakan dan memberi penghormatan kepadamu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dengan memerintahkanmu untuk &amp;nbsp;menutup seluruh tubuhmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;(kecuali yang biasa tampak yaitu muka &amp;amp; telapak tanganmu)?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Terlewatkah oleh mu surat An-Nur ayat 31 dan surat Al-Ahzab ayat 59&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ketika engkau mengkhatamkan Alqur’an-mu? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ataukah engkau lupa mempelajari makna yang terkandung didalamnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Lupakah engkau sang penyampai cahaya Allah mengatakan&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bahwa seluruh tubuhmu adalah aurat?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Setiap engkau sudah berada di pintu rumahmu kala hendak keluar&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Syetan sudah menunggumu..!!! menantimu dengan H2C(harap2 cemas)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jika engkau menampakkan auratmu, syetanpun akan tertawa dan sangat bahagia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dan siap menjebakmu dengan perangkap yang justru akan menghinakanmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tapi sayang engkau tak pernah menyadari itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ataukau engkau tidak tahu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;Rasulullah pernah mengatakan bahwa wanita yang berpakaian tapi telanjang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tidak akan pernah mencium wangi syurga, padahal wangi syurga dapat tercium dalam radius 1000 tahun perjalanan.?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Apa yang engkau pikirkan saat engkau memilih untuk berpacaran?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tahukah engkau? Bahwa engkau telah menghinakan dirimu sendiri?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau halalkan (maaf) ciuman bagi seseorang yang belum halal bagimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau halalkan dia memegang tanganmu, memelukmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Padahal sungguh dia adalah seseorang yang haram bagimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Terlewatkah surat Al-Isra’ ayat 32 Saat kau khatamkan Alqur’anmu...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Atau engkau enggan mengetahui maknanya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Lupakah engkau kekasih Allah pernah menyampaikan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, mk janganlah berkhalwat(berdua2an) dengan seorang wanita, sedangkan wanita itu tidak disertai mahromnya karena sesungguhnya yang ke 3 nya adalah syaitan”(HR.AHMAD)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita.. tolong jangan hinakan dirimu seperti itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau terlalu istimewa jika disentuh oleh laki2 asing&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Engkau terlalu istimewa... sadarkah engkau..?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;saya tidak ingin memaksamu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Terserah engkau mau memilih yang mana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tohh dirimu sendiri yang akan merasakan panasnya neraka atau nikmatnya syurga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Saya hanya berusaha memberi nasihat kepadamu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bahwa engkau diciptakan Allah pada dasarnya adalah seorang manusia yang ‘spesial’&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Spesial karena engkau adalah sebaik2 perhiasan dunia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tapi jika engkau seorang wanita yang sholehah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jika engkau bukan wanita shalehah.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Maap.. maap saja engkau tidak masuk dalam kategori!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jika engkau enggan menerima nasihat ini&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Setidaknya engkau tidak enggan menunaikan perintah Allah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dan tidak enggan meninggalkan laranganNya. &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Cobalah engkau kaji dari orang lain, jangan pedulikan nasehatku ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ingat..!!! bahwa ALLAH sebaik-baik PEMBERI BALASAN!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Tidak luput dari perhitungan Allah semua perbuatanmu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Walaupun hanya sebesar biji sawi/atom/dzaroh..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sekecil apapun perbuatanmu, pasti akan mendapat balasan, CAMKAN itu!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Kata2 ini, bukanlah dari sosok yang suci, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bukan pula dari sosok yang tidak pernah berbuat salah, yang terbebas dari dosa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Dia hanyalanya sosok sepertimu juga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Seorang wanita akhir jaman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Seseorang yang menginginkan perubahan darimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Perubahan ats dirimu agar engkau mencintai Allah dan RasulNya. s&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita... andai engkau memahami isi hatiku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Betapa aku menyayangimu...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sayang yang tak terkira...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita... sungguh saya hanya ingin mengajakmu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Meretas jalan ke syurga bersama-sama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Hanya itu inginku... andai engkau mau memahaminya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Wanita...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Rasa sayang bukanlah ketika dia membiarkanmu dalam perbuatan maksiat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Bukanlah ketika dia selalu setuju dengan segala kemaksiatanmu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Rasa sayang sejati terpancar ketika dia menasehatimu, melarangmu agar engkau tak melakukan kemaksiatan yang mungkin saja tak kau sadari, bahwa itu adalah kemaksiatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;footnote : Special for someone special in my heart&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Biarkan Allah mempersatukan kita di JannahNya kelak. Aamin. Love u coz Allah my &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;sista.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;* Saat hati menginginkan perubahan dari orang2 yang disayanginya.*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jakarta ~ ckg, 7 mei 2011&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-7097465214121307996?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/7097465214121307996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/apa-yang-membuatmu-enggan-spesial-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7097465214121307996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7097465214121307996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/apa-yang-membuatmu-enggan-spesial-untuk.html' title='APA YANG MEMBUATMU ENGGAN...???  (spesial untuk wanita/perempuan)'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-7933603291369080795</id><published>2011-05-02T19:51:00.008+07:00</published><updated>2011-06-15T14:28:08.465+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GORESANQ'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLIGAMI'/><title type='text'>IZINKAN KAMI MERAIH BAHAGIA SEPERTIMU.., YA UKHTI.</title><content type='html'>&lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sebelumnya saya ingin sampaikan bahwa cerpen ini adalah tambahan dengan sedikit gubahan tentunya, dari cerpen saya terdahulu yang berjudul “ DI DUAKAN...??? YANG KE DUA...??? OH NO...!!! cerpen tersebut saya buat dalam rangka mengikuti lomba FF ( Falsh Fiction) Yang diselenggarakan oleh seorang teman Fecbook, yang bertema POLIGAMI dengan dibatasi cerpen hanya 400 kata. Mungkin ada yang mengatakan bahwa ceritanya kurang greget,datar dan sebagainya. Mungkin ada benarnya kata2 itu, saya sendiri belum merasa puas bereksperimen dg imaginasi saya sendiri, karna sebenarnya banyak kalimat yang harus saya bendung di otak saya ini (hayyyah... lebay. ^o^ ).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Ya sudah kita mulai saja ya.. ndak usah panjang2 pembukaannya nanti pada keburu kabur lagi.. hi3x&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Selamat membaca dan semoga bermanfaat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Ini tidak mungkin...!” hati nanda berontak&amp;nbsp; saat membaca sms dari seseorang yang belum lama ia kenal, sms yang seketika membuat dia panas dingin dan&amp;nbsp; menangis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Saya ingin menjadikan ukhti yang kedua dalam kehidupan saya, saya berharap ukhti bersedia untuk menjadi istri&amp;nbsp; kedua bigi saya (Setyo)”. Kata-kata inilah yang seketika membuat tubuh nanda gemetar, sms dari seseorang yang baru beberapa waktu ia kenal,karena memang ada suatu urusan yang&amp;nbsp; mengharuskan mereka bertemu, dan pertemuan itupun didampingi oleh istrinya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ ‘Afwan saya tidak bisa menerima apa yang menjadi harapan ustad terhadap saya” itulah kata2 yang mampu nanda ketik dan ia kirimkan kepada sang pengirim sms itu. Dia memanggil sang&amp;nbsp; pengirim sms itu dengan sebutan ustadz karena memang itulah panggilan yang disematkan orang-orang kepadanya. Nanda bahkan baru tau nama orang yang dia panggil dengan sebutan ustadz tersebut, yang ternyata bernama Setyo, karena sebelumnya memang Nanda tidak pernah bertanya kepada istrinya, dan pada pertemuan itupun sang ustad tidak memperkenalkan namanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Saya akan menunggu ukhti...” itulah jawaban singkat sang ustad. Nanda semakin bingung dengan jawaban singkat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Apa maksud ustad..?” &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Saya hanya berharap ukhti&amp;nbsp; bersedia menjadi bagian dari hidup saya, silahkan istikharoh dulu, saya akan menunggu jawaban ukhti, Afwan.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nanda tidak menjawab sms tersebut, Nanda hanya ingin menangis, mengeluarkan kekesalannya,berbisik lirih didalam hati, kenapa ini terjadi pada dirinya. Menyesali mengapa harus ada pertemuan itu,seandainya saja pertemuan itu tidak pernah terjadi tentu tidak akan pernah ada kejadian seperti ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Ya Allah... mengapa harus hamba yang dipilih olehnya, tidak adakah akhwat lain yang menjadi pilihannya, akhwat yang setara dengan dirinya, akhwat yang cerdas dan yang jauh lebih sholehah dibanding saya” lirih untaian do’a Nanda saat menghadap Sang pemilik hati di sepertiga malam. “ Andai ia masih sendiri, tentulah dengan senang hati saya menerima apa yang menjadi harapannya untuk menjadikanku bagian dari hidupnya, tapi saat ini ia sudah punya yang lain, istrinya yang sangat saya hormati, yang lemah lembut dan cerdas. Ya Allah hamba yakin Engkaulah sebaik-baik penentu dalam kehidupan kami.”&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Assalamu’alaikum... ‘afwan saya tetap tidak bisa menerima apa yang menjadi harapan ustadz, karena saya sendiri tidak siap untuk menjadi yang kedua. Syukron”. Nanda mengirimkan kata-kata itu melalui sms kepada ustad setyo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Salahkah ketika saya&amp;nbsp; memiliki keinginan untuk menjadikan istri, seseorang yang ingin saya cintai dan sayangi seutuhnya..???”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Keinginan ustadz tentu tidak salah, dan sayapun tidak menyalahkan apa yang menjadi niat ustad, ini semua salah saya, karena saya tidak siap dipoligami apalagi menjadi yang ke dua, sungguh saya tidak kuasa untuk itu.” Nanda berusaha menjelaskan apa yang ada didalam hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Saya ingin bertanya kepada ukhti, ukhti tau hukum poligami..???”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Ya, tentu saja saya tau terkait hukum poligami.boleh. karena Allah telah menjelaskannya di dalam Al Qur’an. dan menurut saya itu adalah pilihan, tidak berdosa bila saya tidak menginginkan poligami itu terjadi pada diri saya.”&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Sms Nanda tidak mendapat balasan dari ustad Setyo, Nanda hanya bernafas berat setelah sedikit bicara kepada ustad Setyo, tapi agak sedikit lega dengan apa yang Nanda ungkapkan kepada ustad Setyo, nanda berharap sang ustad mafhum apa yang menjadi alasannya,kenapa dia menolak permintaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Terpisahnya tempat, jarak dan waktu membuat nanda tidak tau apa yang terjadi dengan ustad Setyo, bagaimana di saat yang bersamaan sang ustad berusaha memahamkan kepada sang istri, menceritakan apa yang dia rasakan kepada sang istri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Ummi... ada yang ingin abi bicarakan, tapi ummi janji umi tidak boleh shock apalagi sampai pingsan ya..? hehe”. Setyo berusaha membuat keadaan sesantai mungkin dan senyaman mungkin untuk membicarakan hal yang tidak nyaman dan tidak santai ini. Setyo mengerti apa yang akan terjadi dengan sang istri setelah ia bicarakan niatnya kepada &amp;nbsp;istri tercintanya, yang sangat dia sayangi dan kasihi, Setyo ingat dia pernah bergurau kepada istri disuatu waktu, menanyakan apakah dia boleh menikah lagi, sang istripun menjawab “ boleh, tapi sama wanita yang gendut dan item”.jawab istrinya sambil nyengir. Setyo hanya tersenyum &amp;nbsp;mengingat hal itu, meski dalam gurauan istrinya menjawab, namun setyo mengerti bahwa istrinya tidak setuju bila dirinya menikah lagi. Sejujurnya dia merasa berat untuk membicarakan hal ini kepada istrinya, karena justru wanita yang saat ini sedang ia harapkan adalah wanita yang &amp;nbsp;lebih muda dari sang istri dalam hal usia, dan bukan pula wanita yang gemuk dan hitam. Dengan membaca Bismillah dalam hati Setyo akan mengungkapkan hal ini secepatnya dan dirasa sekarang adalah waktu yang tepat menurut untuk membicarakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Idihh abi segitunya, memang abi mau bicara tentang masalah apa sih...? kok kayaknya berat sekali permasalahannya , iya deh ummi janji akan kuat dan InsyaAllah tidak akan sampai pingsan.hehe”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ ummi janji ya sayang... “&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“iya abi sayanggg... “&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Ummi... bolehkah abi menikahi Nanda...?” dengan segenap keberanian dan kelumbutan kata-kata yang tidak biasa akhirnya kata-kata ajaib nan sensitif itupun keluar dari bibir Setyo, dan seketika Setyo melihat perubahan yang luar biasa pada wajah istrinya, entah itu merah karena menahan marah atau apa setyo tidak tau, setyo memandang istrinya dengan tatapan yang menegangkan, karena istrinya hanya terdiam dengan wajah yg tak mampu dia definisikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ummi...” pelan suara Setyo sambil membelai rambut istrinya dengan lembut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“a..a..apa bi? Na..na..nan..da...? kaget yang luar biasa membuat sang istri terbata-bata bicara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“na..na..nan..da yang kemarin gagal ta’aruf dengan &amp;nbsp;ardi, satu-satunya akhwat yang gagal ta’aruf dengan wasilah kita bi..???&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“iya mi... ummi benar, nanda yang beberapa bulan lalu kerumah kita dengan niatan ta’aruf dengan akhi ardi” .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nanda adalah akhwat yang ingin dijodohkan dengan seorang ikhwan yang kebetulan adalah sahabat sekaligus mad’unya Setyo, &amp;nbsp;sebelumnya nanda dan keluarga Setyo tidak pernah saling kenal, dan tidak pernah sekalipun bertemu.nanda adalah akhwat yang kebetulan kenal dengan salah satu sahabat sang istri, ketika sang istri mengatakan kepada sahabatnya bahwa ada seorang ikhwan yang siap menikah, sahabat sang istri langsung merekomendasikan Nanda, Nanda yang saat itu kebetulan memang sudah siap untuk menikah menerima tawaran sahabat istri Setyo. Tapi kuasa Allah berlaku bagi setiap insan,karena Allah tentu lebih tau siapa jodoh setiap manusia, Nanda dan Ardi tidak ada masalah dengan proses itu, mereka sama2 menerima satu sama lain tapi orang tua Ardi tidak menyetujui proses mereka dan keputusan orang tua Ardi sudah tidak bisa diganggu gugat, dengan alasan detailnya Nanda tidak tau. Nanda adalah akhwat dengan usia 24 tahun, usia Setyo 4 tahun di atas nanda.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Abi jahat sekali, tega-teganya abi ingin menduakan ummi, apa salah ummi bi..? apa?, jika memang pelayanan ummi selama ini tidak memuaskan abi, kenapa abi tidak bilang sama ummi, dan sekarang abi malah ingin menikahi nanda...? wanita yang &amp;nbsp;baru beberapa waktu abi kenal, atau jangan-jangan abi sudah memendam perasaan itu saat pertama kita mempertemukan dia dengan Ardi..???” dengan suara lembut khas sang istri kata-kata itu keluar begitu saja dari bibirnya, kata yang menyembunyikan berjuta rasa yang Setyo paham rasa apa itu, sedih, kecewa, marah dan sebagainya mungkin menjadi satu dalam benak sang istri.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Ummi ingin sendiri bi..., tolong pembicaraan ini tidak dilanjutkan” pinta sang istri. Ardi meninggalkan istrinya dikamar ditemani dua mujahid mereka yang sudah lama tertidur lelap. Sebenarnya Setyo ingin menjawab apa yang istrinya ungkapkan tadi, tapi percuma karena sang istri masih emosi, apapun jawabannya tentu tidak akan masuk kepikiran dan hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Ya Allah&amp;nbsp; berat diri ini &amp;nbsp;menerima menjadi yang kedua , tapi pada kenyataannya, diri ini membutuhkan sosok suami seperti ustad Setyo, kesholehannya, ketawadhuannya, meski saya belum mengenalnya lama, tapi kesholahan itu sudah tampak didepan mata, amanah yang ada dipundaknya membuktikan semua itu, karena tidak setiap orang mampu diberi amanah seperti yang dibebankan terhadap dirinya, Allah... andai dia masih sendiri, Ya Allah... yang Maha membolak-balikkan hati... hamba yakin Engkau akan beri keputusan terbaik atas permasalahan ini”. Suara kecil nanda melantunkan do’a di sepertiga malam, kini nanda lebih banyak melantunkan do’a2 setelah selasai shalat malam, lebih banyak rakaat shalat yang dia tunaikan, lebih banyak ayat Alqur’an yang ia baca ditambah membaca terjemahannya, karena bagi nanda itulah yang membuat ia tenang. Akhir-akhir ini nanda lebih banyak melamun, menangis dan diam. Kadang Setyo mengirimkan sms kepada Nanda, terus bertanya dengan pertanyaan yang sama meski Nanda menjawab dengan jawaban yang sama pula, dan selalu di akhiri dengan jawaban “ saya akan tetap menunggu ukhti, sampai saya mendengar ukhti telah menikah dengan orang lain.”. nanda hanya terpaku, termenung, menangis setiap kali mendapati jawaban yang sama dari Setyo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“apa yang terjadi denganmu nanda..???” itulah pertanyaannya yang sering terlontar dari teman-teman nanda yang mungkin mereka melihat perubahan dalam diri Nanda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Tidak ada apa-apa..” jawab singkat nanda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Nanda merasa dirinya bak buah simalakama, disatu sisi dia tidak mau menjadi yang kedua tapi disisi lain dia membutuhkan sosok seperti ustad Setyo untuk meneguhkan agamanya, dia yakin Setyo mampu menjadi penyemangat bagi dirinya, tapi sekali lagi harus ada kata tapi dihati nanda,” tapi bagaimana dengan istri beliau...? bagaimana dengan keluarga besar terutama orang tua..?” itulah pertanyaan yang selalu ada dihati nanda, dan pada akhirnya nanda harus memberi keputusan yang bahkan dia tidak pernah tau apakah itu benar atau salah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;“ Ukhti.. apakah gerangan yang membuat ukhti berat untuk&amp;nbsp; menjadi yang kedua bagi saya..? saya memang tidak kaya dalam hal materi, tapi insyaAllah saya sanggup memuliakan ukhti, menjadi pendamping yang baik bagi ukhti dan Istri saya saat ini”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ InsyaAllah saya siap, tapi saya ingin ustad bersama istri datang menemui keluarga saya, bila ustad tidak datang bersama istri, maaf&amp;nbsp; saya tidak bisa menerima ustad”. itulah jawaban Nanda. jawaban yang menunjukkan sebuah keputusan yang besar dalam hidupnya yaitu menjadi yang kedua. Nanda sadar bahwa menjadi yang kedua bukanlah suatu hal yang hina karena Allah juga membolehkan poligami. Nanda sadar Inilah saatnya membuktikan arti sabar dan ikhlas yang sesungguhnya, Nanda hanya menginginkan orang yang memiliki rasa terhadap dirinya menjadi halal baginya, dan Nanda Ingin membahagiakannya juga istrinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;Keputusan Nanda agar sang ustad menemui orang tua bersama sang istri, bukanlah tanpa alasan, Nanda tau berat bagi sang istri menerima suaminya menikah lagi, meski sudah sama-sama tau akan hukum poligami dan tidak menantang akan hukum kebolehannya, tapi sangat sulit bagi wanita untuk berbagi seseorang yang dicintainya kepada wanita lain, wanita terlalu takut jika suaminya menikah lagi maka cinta dan kasih sayangnya juga akan berkurang, belum lagi terkait maisah, dan mungkin masih banyak kekahwatiran-kekhawatiran lain yang bisa saja itu hanya sebatas praduga saja. Nanda sudah memikirkan segala konsekuensi yang akan terjadi dengan apa yang telah diputuskannya, dan Nanda siap menerimanya. Apapun itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ALLAHU AKBAR... mimpikah saya ukhti...? saya berharap ini bukan sebuah mimpi di siang hari, Alhamdulillah...saya akan datang menemui orang tua anti bersama istri saya, tapi saya mohon ukhti memberi waktu untuk itu.syukron”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Astaghfirullah... Tidak..!” spontan Nanda mengatakan hal itu, dada Nanda sesak dan seketika ia benamkan mukanya diatas bantal, karena ia tidak mau ada yang mendengar ia menangis, Nanda ingin teriak, ingin berlari sekuat kemampuannya, kemana saja, tapi semua itu tak mampu ia lakukan, Nanda masih punya iman untuk tidak melakukan hal konyol itu.”mengapa semua ini terjadi pada saya, apa salah saya..?”pertanyaan2 itu terus nanda ucapkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Ukhti... suami saya telah mengatakan kepada saya tentang niatnya terhadap anti, saya setuju saja akan niatnya terhadap anti dan silahkan jika kalian ingin menikah, satu pinta saya kepada anti, tolong katakan kepada suami saya agar menceraikan saya sebelum dia menikahi ukhti.syukron.(Mia)”. Kata2 inilah yang membuat Nanda tidak mampu untuk menahan tangis, Nanda tidak kuat untuk tidak menangis, apalagi Nanda adalah salah satu dari sekian banyak wanita yang sangat mudah sekali menangis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Ukhti.. tidak mungkin saya lakukan kemauan anti tersebut, itu bukanlah solusi untuk memacahkan permasalahan ini..”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;‘Saya tidak ingin diduakan, saya tidak sanggup untuk itu, saya tidak mampu ukhti, saya yakin anti akan melakukan hal yang sama jika berada pada posisi saya”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ mungkin saya juga akan melakukan hal yang sama seperti yang anti katakan ketika suami saya berniat menikah lagi, tapi ya ukhti.. mungkin juga saya tidak akan melakukan hal yang sama seperti yang anti lakukan, jika saya berfikir bahwa Allah akan membangun istana di syurga jika seorang istri memberi kesempatan kepada wanita lain hidup berbahagia bersamanya, memberi kesempatan agar wanita lain hidup bahagia dengan adanya pendamping yang shaleh disisinya. Afwan ya ukhti, tiada saya berniat merebut suami anti dari sisi ukhti, saya hanya ingin membahagiakan kalian, tapi jika salah satu diantara kalian tidak bahagia dengan hadirnya saya, sungguh saya akan meninggalkan kalian, sungguh berat saya menerima menjadi yang ke dua ya ukhti, berharap mendapatkan Ridho Allah lah yang membuat saya ringan menjadi yang ke dua bagi suami anti. Sampaikan salam ukhuwah saya kepada suami anti, saya tidak bisa hidup bahagia di bawah penderitaan anti. Salam ukhuwah selalu ukhti fillah, bahagia kalian adalah bahagia saya juga.wassalam”. dengan tetesan airmata yang tak mampu dibendung Nanda menjawab sms Mia.”mungkin beliau bukan yang terbaik bagi saya” lembut suara Nanda berkata dengan dirinya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Abi... mengapa abi ingin menikahi Nanda...? apakah abi sudah bosan dengan saya? Apakah abi sudah tidak cinta terhadap saya?apakah...?” kata-kata Mia terhenti manakala Setyo memeluknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Abi sangat cinta kepada ummi, tak pernah luntur cinta abi terhadap ummi, bahkan semakin hari abi semakin cinta kepada ummi, bagaimana mungkin cinta abi luntur terhadap ummi, akan rugilah laki2 yang tidak mencintai seorang istri yang lemah lembut, cerdas, qona’ah dan tentunya sholehah seperti ummi, abi ingin menikahi Nanda bukan berarti abi sudah tidak cinta kepada ummi....”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Lantas kenapa abi ingin menikahi nanda..?”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Ummi... maafkan abi, abi tidak pernah tau kenapa abi memiliki rasa terhadap Nanda sejak pertama kali melihatnya dulu, dulu abi berharap proses Nanda dan Ardi sampai ke Pernikahan, bahkan Abi mungkin orang yang paling bahagia dengan pernikahan mereka, tapi ternyata Allah berkehendak lain atas diri Nanda, sehingga dia gagal proses dengan Ardi, abi sudah berusaha untuk menghilangkan rasa ini terhadap Nanda, tapi... maafkan abi mi, abi hanya ingin menghalalkan perasaan yang terlanjur ada dalam hati ini..”. dengan berlinang air mata Setyo menjelaskan semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Apakah abi sudah memikirkan semuanya...?, Abi taukan jika abi tidak berlaku adil terhadap kedua istri abi kelak... abi tidak akan mampu berdiri tegak ketika menghadap Allah kelak sebagaimana sabda Rasulullah “&lt;i&gt;“Barangsiapa yang mempunyai dua istri, lalu ia lebih condong kepada salah satunya dibandingkan dengan yang lain, maka pada hari Kiamat akan datang dalam keadaan salah satu pundaknya lumpuh miring sebelah.”&lt;/i&gt; &amp;nbsp;“ &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“InsyaAllah... dengan bantuan ummi abi akan bersikap adil terhadap setiap istri abi...”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Abi.. Maafkan atas segala sikap ummi selama ini, ummi hanya takut cinta abi akan berkurang bila abi menikah lagi, ummi cinta abi, ummi sayang abi, hanya abi yang ada dihati ummi. Maafkan ummi, beberapa hari lalu ummi menghubungi Nanda, ummi berkata kurang baik kepada Nanda, ummi berharap Nanda akan mundur, dan harapan ummi terjadi, Nanda bersedia untuk &amp;nbsp;mundur, tapi kata-kata yang dia torehkan membuat ummi menangis dan berfikir ulang akan semua yang terjadi.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Nanda sudah mengatakan kepada abi, bahwa dia akan mundur, dan abi menyetujuinya”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Abi tidak jadi ingin menikahi Nanda...?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Iya... Abi tidak ingin kehilangan ummi, Abi cinta dan sayang kepada ummi”.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“Abiii...” spontan Mia memeluk suami yang sangat ia cintai, dia melihat suaminya menitikkan air mata , ia merasakan detak jantung suaminya yang begitu berat, Mia rasakan semua itu, selama 7 tahun pernikahan mereka ini adalah kali ke 3 suaminya menangis, dia ingat dulu suaminya menangis saat malam pertama mereka, suaminya mengatakan kepada dirinya betapa bahagianya dirinya bisa menjadi bagian dalam hidup Mia, suaminya juga menangis saat mujahid pertamanya harus dipanggil oleh Allah dalam usianya yang ke 10 bulan, dan kini dia harus menyaksikan suaminya menangis lagi.” Ya Allah... apa yang hamba lakukan terhadap laki2 ini, laki2 yang senantiasa berusaha membahagiakan saya, laki2 yang begitu bijak menyikapi segala kekurangan saya, laki2 yang selalu berusaha membuat saya tersenyum meski dalam lelah dan penatnya menunaikan kewajibannya terhadap keluarga dan ummat, dan kini saya harus membuatnya menangis” lirih suara hati mia berucap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;”Abi... Ummi akan temani abi menemui orang tua Nanda, ummi ingin Nanda menjadi sahabat ummi dalam mengarungi kehidupan bersama Abi, Ummi ingin Nanda menjadi sahabat ummi untuk membahagiakan abi, Nanda akan menjadi sahabat yang menyenangkan bagi ummi, meski ummi baru mengenal Nanda, tapi ummi sudah bisa melihat dia adalah gadis yang bijak, yang lemah lembut dan penyayang dan tentu saja sholehah”. Dengan berurai air mata Mia mengungkapkan isi hatinya kepada suaminya, Mia berharap Ini mampu menjadi penebus dosa akan sikapnya selama ini terhadap suaminya, sikap kerasnya yang menentang suami untuk menikah lagi dengan kata2 yang tidak semestinya ia lontarkan, selama ini suaminya senantiasa bersikap lembut dan sabar menjelaskan semuanya, meski harus menerima jawaban yang tidak layak dari dirinya. Mia sadar tidak seharusnya menyikapi permasalahan ini dengan hanya mengandalkan perasaan saja, seharusnya dia lebih bisa bersikap bijak dan dewasa menyikapi semua ini, suaminya ‘mampu’ berpoligami yang jelas2 Allah sendiri membolehkannya, Mia lalai bahwa seharusnya Cinta Allah sajalah yang di harapkan. Mia lupa Bahwa suaminya hanyalah titipan dan amanah dari Allah, yang mungkin saja di amanahkan kepada lebih dari satu wanita.”terimakasih Nanda, abi, karena kebijaksanaan dan kesabaran kalian telah membuat saya menyadari semuanya” Mia berucap dalam hati.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Assalamu’alaikum... Dik Nanda yang saya sayangi, maaf bila kiranya sms ini mengganggu aktivitas adik, saya berharap adik senantiasa dalam lindungan Allah swt. saya hanya ingin sampaikan bahwa suami saya sangat berharap anti menjadi bagian dari hidupnya, begitupun dengan saya, berharap adik mau memaafkan saya dan bersedia menjadi sahabat saya, menjadi bagian dari keluarga kecil kami, menjadi sahabat saya untuk meneguhkan perjuangan suami, bersama mengarungi kehidupan ini dalam suka dan duka untuk meraih Ridho Allah, salam sayang dari saya, maaf atas segala khilaf saya”. Setelah mendiskusikan segala sesuatunya Mia dan Setyo akhirnya memutuskan agar Mia yang menghubungi Nanda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Wa’alaikumsalam.wr.wb... Alhamdulillah Allah senantiasa memberi perlindungan kepada saya dan dalam keadaan baik, semoga hal yang sama di anugrahkan Allah kepada ukhti dan keluarga. Amiin, InsyaAllah... silahkan ukhti dan suami datang menemui keluarga saya, semoga Allah memudahkan segala sesuatunya. Amiin. Salam sayang juga dari saya untuk ukhti dan juga untuk dua mujahid anti”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;“ Amin Allahumma Amin... terimakasih ya ukhti. Wassalam”. Mia mengakhiri smsnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;NB : bagi yang merasa belum puas dengan ceritanya, silahkan tambahin sendiri ya.. &lt;/span&gt;:))&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Semoga Bisa diambil Hikmahnya. :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Jakarta ~ &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;Cengkareng, 2 mei 2011 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-7933603291369080795?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/7933603291369080795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/izinkan-kami-meraih-bahagia-sepertimu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7933603291369080795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7933603291369080795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/05/izinkan-kami-meraih-bahagia-sepertimu.html' title='IZINKAN KAMI MERAIH BAHAGIA SEPERTIMU.., YA UKHTI.'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-950881483845778243</id><published>2011-04-30T16:33:00.002+07:00</published><updated>2011-05-05T15:03:46.620+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKHWAN ONLY'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>PESAN UNTUK PARA SUAMI</title><content type='html'>&lt;b&gt;Bismillahirrahmanirrahim...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;semoga bermanfaat...&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;eramuslim&lt;/b&gt; - Bila ada surga di dunia itu adalah rumah  tangga yang bahagia, rumah tangga yang penuh dengan rasa sakinah,  mawaddah dan rahmah. Dan bila ada neraka di dunia itu adalah rumah  tangga yang hancur, suami istri saling menyalahkan, curiga, tidak saling  mencintai dan jauh dari rasa sakinah mawaddah dan rahmah.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya  awali pesan ini dengan menggambarkan kedua hal di atas. Dengan menikah  Anda tidak saja mendapatkan seorang istri, tetapi Anda mendapatkan  seluruh dunia. Sebagaimana kita ingat rasul bersabda bahwa  sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah istri sholihah. Yang akan  menjadikan rumah kita bak surga, &lt;i&gt;baiti jannati&lt;/i&gt;. Sejak  pernikahan ini, mulai saat ini sampai akhir hayat Anda insya Allah,  istri Anda akan menjadi mitra, patner dan sabahat terbaik. Dengan  dialah, Anda berbagi berbagai kejadian, melewatkan hari dan tahun  bersama. Dengannya lah Anda berbagi suka, duka, impian, harapan dan juga  kecemasan. Ketika Anda sakit, dialah yang akan merawat, ketika Anda  memerlukan pertolongan dia akan mengupayakan semua yang dia bisa lakukan  bagimu. Ketika Anda berbagi rahasia padanya, dia akan menjaga rahasia  itu dengan amanah; ketika Anda perlu nasehat, dia akan memberikan  nasehat yang terbaik. Dan dia akan selalu bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  terbangun di pagi hari, yang pertama mata Anda lihat adalah dia. Dia  akan selalu bersamamu, dan jika pada suatu waktu dia tidak ada di  sisimu, maka secara emosi dia ada bersamamu. Dia memikirkan, berdoa  untuk kebaikanmu dengan sepenuh hati, dan Anda ada dalam pikiran, doa  dan hatinya. Ketika Anda tidur di malam hari, terakhir yang Anda lihat  adalah dia; dan ketika Anda bermimpi, anda akan melihatnya dalam  mimpimu. Kamulah dunianya dan dialah duniamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Hubungan  antara seorang suami istri merupakan hubungan yang sangat penuh dengan  hal yang mengagumkan. Tidak mudah digambarkan dengan kata-kata, betapa  rasa cinta, kasih sayang, keintiman, kedamaian serta kesejukan yang ada  mengisi hati kedua pasangan manusia. Penjelasan rasional adalah bahwa  semua inilah anugerah dari Allah, dan semua itulah kehendak Allah.  Dengan semua kuasa dan kehendakNya, Dialah yang menciptakan dan membuat  perasaan ini hadir di hati pasangan suami istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah  mengingatkan kepada manusia yang mencari keberadaanNya bahwa salah satu  tanda-tanda kekuasaanNya adalah Dia menjadikan rasa kasih dan sayang.  Allah berfirman: "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia  menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu  cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu  rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar  terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir". (QS. 30:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi  hati manusia bukanlah sesuatu yang statis, tetapi sangat dinamis.  Perasaan dapat berubah setiap waktu. Dan cinta pun dapat terbang dan  hilang. Ikatan pernikahan pun bisa menjadi lemah bila tidak dijaga  dengan baik dan kebahagian di dalam rumah tangga pun tidak bisa dijamin  akan berlangsung terus. Perlu usaha dari kedua belah pihak suami istri  untuk saling menjaga keberlangsungan cinta dan kasih mereka. Ibarat  sebuah pohon, tanahnya perlu dirawat, dijaga dan dipupuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, inilah sedikit pesan dari saya bagi Anda para suami;&lt;br /&gt;Di dunia kita, kita hidup di kehidupan yang sibuk dan melelahkan di kelilingi oleh berbagai macam &lt;i&gt;schedule&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;deadline&lt;/i&gt;.  Bagi pasangan, ini artinya kemungkinan Anda tidak bisa meluangkan waktu  bersama-sama dan berada sendiri di tengah-tengah kesibukan kerja dan  komitmen tugas. Anda jangan membiarkan hal ini terjadi terus menerus.  Cobalah sesekali Anda luangkan waktu untuk melakukan kegiatan secara  periodik dengan istri Anda. Ingat rasul juga pernah meluangkan waktunya  untuk berlomba lari dengan Aisyah r.a. Keluar dengan istri sesering  mungkin, lakukan aktivitas bersama, mengunjungi teman bersama, piknik  bersama atau sekedar berbelanja di mall bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu  jaga romantika dalam hubungan Anda. Kehidupan modern hampir mengubah  kita menjadi robot atau mesin teknologi tinggi tanpa emosi. Menunjukkan  emosi dan perasaan yang Anda rasakan perlu untuk menjaga ikatan  pernikahan terhindarkan dari berkarat, peluruhan. Sebagaimana rasul  bersabda untuk menunjukkan rasa kasih dan sayang pada saudara yang kita  cintai, "Katakanlah kepadanya kalau engkau mencintai saudaramu," sebuah  hadist untuk menunjukkan cinta kepada teman karena ikatan ukhuwah.  Terlebih lagi bila istri kita yang terikat dengan ikatan suci  pernikahan, nyatakanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan meremehkan hal-hal penting  yang terlihat kecil, seperti membawakan belanjaannya, memijit bahunya  atau membukakan pintu mobil dan sebagainya. Ingatlah bahwa rasul pernah  menyediakan kakinya untuk membantu istrinya naik ke atas unta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usahakanlah  untuk menyediakan waktu sholat berjamaah dengan istri. Memperkuat  hubungan Anda dengan Allah merupakan jaminan terbaik agar pernikahan  Anda akan selalu terjaga kuat. Merasakan kedekatan dan kedamaain dalam  hubungan Anda dengan Allah akan terimplikasikan dalam hubungan Anda  dengan istri di rumah. Ingatlah bagaimana rasul memberikan apresiasi  yang sangat besar bagi pasangan yang bangun malam hari untuk sholat &lt;i&gt;layl&lt;/i&gt; (sholat malam/tahajjud) bersama atau seorang istri/suami yang membangunkan pasangannya untuk sholat &lt;i&gt;layl&lt;/i&gt; sekalipun dengan memercikkan air di muka pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan  usaha terbaikmu untuk menjadi terbaik bagi istri dengan kata-kata dan  dengan perbuatan. Bicaralah padanya dengan baik, senyum padanya, minta  nasehatnya, mintalah pendapatnya, dan luangkan waktu yang berkualitas  dengannya dan selalu ingat bahwa rasul bersabda "Yang terbaik diantara  kamu adalah terbaik memperlakukan istrinya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah hal  biasa yang terjadi dimana pasangan berjanji untuk mencintai dan  menghormati istri/suaminya sampai maut memisahkan mereka. Saya percaya  bahwa janji ini adalah baik dan sangat baik. Tetapi hal ini tidak cukup.  Anda harus mencintai apa yang dicintai istri Anda. Keluarganya, dan  hal-hal yang dia cintai harus menjadi kecintaan Anda pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak  cukup pula mencintainya sampai maut memisahkan. Cinta tidak boleh mati  dan kita percaya bahwa ada kehidupan akhirat, kehidupan setelah mati.  Dan insya Allah, akan dipertemukan kelak di akhirat. Sebagaimana rasul  mencintai Khadijah istrinya yang telah menemani beliau selama 25 tahun,  beliau terus menerus mencintai khadijah dan mengingatnya. Setelah  kematian khadijah beberapa tahun berselang, rasulullah tidak pernah  melupakannya bahkan sanak kerabat dan teman khadijah beliau utamakan  yang terkadang membuat Aisyah cemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintailah istri  Anda, dan apa yang dicintainya. Cintailah ia tidak hanya sampai maut  memisahkan tetapi sampai Anda dikumpulkan bersama kelak di akhirat,  insya Allah.&lt;br /&gt;Semoga nasehat atau ajakan ini dapat menambah kecintaan Anda dan kecintaan istri Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-950881483845778243?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/950881483845778243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/pesan-untuk-para-suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/950881483845778243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/950881483845778243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/pesan-untuk-para-suami.html' title='PESAN UNTUK PARA SUAMI'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-7737164506001960544</id><published>2011-04-25T14:53:00.002+07:00</published><updated>2011-04-25T15:09:58.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERSAHABATAN'/><title type='text'>Persahabatan Itu Bagai …</title><content type='html'>&lt;img align="absmiddle" alt="" border="0" height="200" src="http://smileys.smileycentral.com/cat/15/15_8_210.gif" title="Best Friends" width="200" /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bilang kalau persahabatan itu seperti &lt;a href="http://allysavidy.blogspot.com/2008/10/persahabatan-yang-seperti-bintang.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;&lt;b&gt;Sepasang Sepatu&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Kita gak akan bisa jalan hanya dengan memakai salah satunya.&lt;br /&gt;Ada lagi yang bilang persahabatan itu seperti &lt;a href="http://www.blogboleh.com/cupid_sweet/entry/Persahabatan-itu-seperti-setangkup-roti" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: #ff6600;"&gt;&lt;b&gt;SETANGKUP ROTI DENGAN MENTEGA.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: #ff6600;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: #ff6600;"&gt; &lt;span style="color: black;"&gt;(&lt;span style="color: blue;"&gt;kira2 Maksudnya apa ya? Ada yg tahu? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.smileycentral.com/?partner=ZSzeb001_ZCfox000" style="color: blue;" target="_blank"&gt;&lt;img alt="Question Mark" border="0" height="39" src="http://smileys.smileycentral.com/cat/23/23_33_7.gif" width="39" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Yang lain bilang kalau persahabatan itu seperti &lt;span style="color: #00ccff;"&gt;&lt;a href="http://cioqueen.wordpress.com/2008/08/03/persahabatan/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;TANGAN DAN MATA&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;Saat tangan terluka, mata menangis. Saat mata menangis, tangan menghapusnya.&lt;br /&gt;Yang lain lagi bilang kalau persahabatan seperti &lt;a href="http://dyan177.blog.friendster.com/2007/05/persahabatan/" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: lime;"&gt;&lt;b&gt;MENGISI BEJANA &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.Tetes demi tetes sampai akhirny&lt;br /&gt;a ada tetes terakhir yang membuatnya penuh melimpah .&lt;br /&gt;&lt;span id="more-60"&gt;&lt;/span&gt;Satunya lagi bilang persahabatan itu seperti &lt;a href="http://sahabat-anggun.blogspot.com/2008/11/persahabatan-pelangi.html" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: magenta;"&gt;&lt;b&gt;PELANGI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, &lt;span style="color: black;"&gt;yang terlihat indah karna perbedaan warnanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Menurut &lt;a href="http://penulislepas.com/"&gt;Mas Jonru&lt;/a&gt;&lt;a href="http://penulislepas.com/" target="_blank"&gt;,&lt;/a&gt; persahabatan itu seperti &lt;span style="color: #ccffff;"&gt;&lt;a href="http://www.indonesiaindonesia.com/f/14188-persahabatan-mengalir-air/" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;AIR MENGALIR.&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Ada seleksi alam. Yang keliatannya baik, ternyata seiring waktu bisa juga tampil aslinya. Begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;Sindentosca bilang persahabatan itu bagai &lt;a href="http://thechamberoffriendship.wordpress.com/2008/12/03/persahabatan-itu-bagai/www.youtube.com/watch?v=cFdZVi2m27Q" target="_blank"&gt;&lt;span style="color: teal;"&gt;&lt;b&gt;KEPOMPONG&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; … mengubah ulat menjadi kupu-kupu, hal yang tak mudah berubah jadi indah, maklumi teman hadapi perbedaan.&lt;br /&gt;Buat aku persahabatan itu seperti &lt;span style="color: #ffff99;"&gt;&lt;a href="http://thechamberoffriendship.wordpress.com/2008/10/27/29/#more-29" target="_blank"&gt;&lt;b&gt;CERMIN&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;.  Dimana sahabat akan saling berjuang menjamin diri menjadi bayangan yang  baik bagi sahabatnya, sehingga sahabat dan persahabatan senantiasa  menjadi inspirasi melakukan kebaikan yang akhirnya kemaslahatan sebuah  persahabatan bisa tersebar pula ke yang lainnya.&lt;br /&gt;Kalau buat kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://thechamberoffriendship.co.cc/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-7737164506001960544?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/7737164506001960544/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/persahabatan-itu-bagai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7737164506001960544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/7737164506001960544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/persahabatan-itu-bagai.html' title='Persahabatan Itu Bagai …'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-9095352623751629370</id><published>2011-04-25T13:57:00.001+07:00</published><updated>2011-04-25T14:54:59.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERSAHABATAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Lima Belas Cara Membuat Suami Tetap Hangat</title><content type='html'>&lt;div class="domon" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-indent: 27pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Yeahhhh.... setidaknya saia hanya ingin berbagi ibu2... ^^&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Baitijannati. &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;Apa yang terjadi jika tidak ada lagi kehangatan antara suami istri? Keduanya mendapati hubungan mereka seakan diselimuti es, dan cinta yang bersemi diawal pernikahan berubah menjadi sesuatu yang dingin. Ungkapan “Rumahku adalah surgaku” menguap entah kemana, dan suasana rumah menjadi rutinitas yang menjemukan dan membosankan.&lt;/div&gt;&lt;div class="domon" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-indent: 27pt;"&gt;Keadan semacam ini bisa menimpa siapa saja. Pernikahan layaknya kehidupan memiliki dinamika dan romantika. Kadang suami istri mendapati rumah tangganya berjalan mulus, kerikil yang ada dapat dilewati bersama, dan keduanya meras bahagia dalam kebersamaan mereka. Disaat yang lain kadang muncul perselisihan, yang biasanya disertai dengan kemarahan, kekesalan atau bahkan menimbulkan “perang dingin” diantara keduanya. Disaat yang lain lagi terjadi dimana salah satu dari keduanya atau keduanya dilanda kebosanan dan kejenuhan dalam menjalani rutinitas kehidupan berumah tangga. Kesemua ini adalah manusiawi dan wajar, sepanjang tidak membuat hati keduanya saling jauh. &lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="domon" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-indent: 27pt;"&gt;Adalah Muhammad SAW, seorang manusia pilihan yang menjadi nabi dan rasul untuk seluruh umat manusia dan memiliki kesempurnaan akhlak, tidak luput dari mengalami romantika dan dinamika dalam rumah tangganya. Maka kita membaca bahwa beliau disatu saat pernah berlomba lari dengan istrinya dalam suasana ceria dan bahagia. Disaat lain beliau pernah menghadapi kecemburuan istrinya, bahkan pernah pula gusar, sedih dan kecewa karena permintaan beberapa istrinya dalam masalah nafkah yang menyebabkan beliau sampai berkata, &lt;i&gt;“Aku tidak akan mendatangi mereka selama satu bulan,” &lt;/i&gt;(HR Bukhari dan Muslim). &lt;/div&gt;&lt;div class="domon" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-indent: 27pt;"&gt;Oleh karenanya jika anda berpikir bahwa pernikahan anda akan berjalan mulus, selalu diliputi kebahagiaan, tidak akan ada perselisihan, tidak akan ada kekesalan dan kemarahan. Maka sesungguhnya anda telah menjadi korban dari angan-angan yang tidak realistis. Dinamika dan romantika adalah sebuah ketetapan Allah SWTatau sunnatullah dalam pernikahan, tidak seorang pun dapat mengubahnya. Karena itu terimalah dinamika dan romantika (termasuk perselisihan) itu menjadi bagian dari rumah tangga anda, yang akan membuat rumah tangga anda menjadi penuh warna. Dari sini kita dapat mengerti bahwa rumah tangga yang bahagia dan harmonis itu bukanlah tanpa ada romantika perselisihan, tetapi yang dapat menyikapi dan menjadikan perselisihan yang ada sebagai bunga-bunga yang memberi warna pada pernikahan. &lt;/div&gt;&lt;div class="domon" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt; text-indent: 27pt;"&gt;Selanjutnya untuk mengusahakan pernikahan yang harmonis dan bahagia itu, bisakah perempuan membuat suaminya tetap hangat terhadap dirinya kendati pernikahan itu telah berjalan puluhan atau belasan tahun? Tentu bisa, dengan sedikit usaha dan kesabaran, istri bisa membuat suaminya tetap hangat dan romantis terhadapnya sebagaimana di tahun pertama pernikahan. Tidak percaya?&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Cobalah 15 saran berikut ini !&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Katakan : “Aku mencintaimu”. Siapa bilang laki-laki tidak membutuhkan kata-kata cinta dari istrinya? Katakanlah terus menerus, karena kata-kata itu akan meresap ke dalam jiwanya, menghujam sanubari dan menumbuhkan keyakinan pada dirinya bahwa anda memang sungguh-sungguh mencintainya.&lt;br /&gt;2. Ciumlah suami anda dengan ciuman cinta kasih setiap hari, ini akan menyenangkan dan akan membuatnya merindukan anda.&lt;br /&gt;3. Genggam tanganya dengan lembut disaat-saat tertentu, hal kecil ini mampu menumbuhkan rasa cintanya pada anda.&lt;br /&gt;4. Dengarkanlah dengan mengarahkan seluruh tubuh anda kepadanya ketika ia sedang berbicara. Pandanglah ia dengan lembut dan penuh kasih, untuk menunjukan bahwa anda sunguh-sungguh mendengarkannya.&lt;br /&gt;5. Buatlah kejutan dengan memberikannya hadiah kecil yang bersifat pribadi, misalnya sapu tangan dan kaos kaki.&lt;br /&gt;6. Ekspresikan cinta anda dengan kata-kata dan tubuh anda.&lt;br /&gt;7. Khususkan waktu setiap hari walau hanya sepuluh menit untuk berdua saja dengannya.&lt;br /&gt;8. Tampakanlah semampu anda keindahan penampilan anda ketika suami pulang kerja. Jadikanlah diri anda sebagai sesuatu yang layak dipandang, diperhatikan, dipeluk setelah sepuluh jam ia berada di luar.&lt;br /&gt;9. Buatlah kejutan lembut disaat yang tidak terduga. Karena banyak istri melupakan bahwa pelukan dan ciuman lembut yang tiba-tiba (bukan rutinitas ketika akan berangkat bekerja) dapat menimbulkan perasaan khusus dan kasih sayang suami.&lt;br /&gt;10. Berusahalah memenuhi rumah anda dengan senyum manis yang menyejukan seisi rumah. Silakan anda kesal atau marah, tapi jangan biarkan kemarahan dan kekesalan anda berlarut-larut, sehingga membuat suami anda merasa tidak nyaman berada di rumahnya sendiri.&lt;br /&gt;11. Pahami dan kenali sifat serta karakter suami anda. Berusahalah mencari hal-hal yang membuatnya senang dan bahagia, sebaiknya jangan melakukan hal-hal yang membuat suami anda kesal.&lt;br /&gt;12. Berikan pujian, jika memang suami anda berhak untuk mendapat pujian. Misalnya, “mas ganteng sekali hari ini,” atau ketika ia membantu anda membereskan rumah, “Aduh, suamiku memang lelaki yang paling rajin dan sholeh.”&lt;br /&gt;13. Jangan ragu dan malu untuk menyatakan ketergantungan anda padanya, misalnya, “Alhamdulillah, aku punya suami seperti mas, jadi semua masalah bisa diatasi”.&lt;br /&gt;14. Berusahalah untuk memaafkan jika ia berbuat kesalahan, ungkapkan kekesalan anda dengan wajar, selnjutnya tunjukan cinta dan pengertian anda.&lt;br /&gt;15. Jangan sekali-kali anda lupa untuk mengucapkan terimakasih atas hal-hal kecil yang telah dilakukannya. Ingatlah Rasul kita yang mulia pernah bersabda, &lt;i&gt;“Allah tidak akan memandang kepada perempuan yang tidak berterimakasih pada suaminya padahal ia butuh kepadanya” (HR Hakim) &lt;/i&gt;(&lt;a href="http://www.baitijannati.wordpress.com/"&gt;www.baitijannati.wordpress.com&lt;/a&gt;) &lt;br /&gt;&lt;div class="domon" style="margin: 0pt 0pt 0.0001pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Tulisan ini pernah dimuat di Majalah Safina no. 6 Tahun 1, Agustus 2003&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-9095352623751629370?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/9095352623751629370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/lima-belas-cara-membuat-suami-tetap.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/9095352623751629370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/9095352623751629370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/lima-belas-cara-membuat-suami-tetap.html' title='Lima Belas Cara Membuat Suami Tetap Hangat'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-1427159606498566747</id><published>2011-04-25T12:04:00.001+07:00</published><updated>2011-04-25T12:05:00.108+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UKHUWAH'/><title type='text'>Ketika Ukhuwah Merekah Di Jalan Dakwah</title><content type='html'>&lt;a href="http://thechamberoffriendship.files.wordpress.com/2010/04/ukhuwah-11.jpg"&gt;&lt;img alt="" class="size-medium wp-image-238 aligncenter" height="252" src="http://thechamberoffriendship.files.wordpress.com/2010/04/ukhuwah-11.jpg?w=388&amp;amp;h=252" title="ukhuwah-11" width="388" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ketika ukhuwah merekah di jalan dakwah&lt;br /&gt;indah …&lt;br /&gt;lalu lebih indah …&lt;br /&gt;kemudian menjadi amat indah…&lt;br /&gt;ketika ukhuwah semerbak di jalan perjuangan&lt;br /&gt;ada manis&lt;br /&gt;ada terjal&lt;br /&gt;ada tangis&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;ada kesal&lt;br /&gt;ada renjana tak digubris&lt;br /&gt;saling mendoa pun dikhusyukkan&lt;br /&gt;&lt;span id="more-237"&gt;&lt;/span&gt;ketika ukhuwah semakin merekah di jalan dakwah&lt;br /&gt;berbagi beban&lt;br /&gt;berbagi airmata&lt;br /&gt;berbagi asa &amp;amp; mimpi&lt;br /&gt;menjadi kenikmatan yang dinanti&lt;br /&gt;berbagi bahagia&lt;br /&gt;berbagi canda&lt;br /&gt;menjadi niscaya&lt;br /&gt;Niscayalah pengorbanan&lt;br /&gt;maka …&lt;br /&gt;Niscayalah keindahannya&lt;br /&gt;Niscayalah harumnya&lt;br /&gt;Niscayalah manisnya&lt;br /&gt;Niscayalah … Surga&lt;br /&gt;(sepenggal puisi dlm draft cerpen “Ijinkan aku Memilihmu”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://thechamberoffriendship.co.cc/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-1427159606498566747?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/1427159606498566747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/ketika-ukhuwah-merekah-di-jalan-dakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1427159606498566747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1427159606498566747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/ketika-ukhuwah-merekah-di-jalan-dakwah.html' title='Ketika Ukhuwah Merekah Di Jalan Dakwah'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-125687649515408427</id><published>2011-04-19T10:43:00.001+07:00</published><updated>2011-04-19T10:45:15.643+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ADAB DI DUMAY'/><title type='text'>Etika Posting dan Bersikap di DUMAY</title><content type='html'>Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa internet adalah termasuk media tercepat dan termurah untuk menyebarkan informasi. Dalam satu kali klik, seluruh indonesia dapat mengakses informasi yang kita berikan. Dan hal ini tentu saja menimbulkan dua kemungkinan, yaitu menjadi potensi yang sangat baik atau menjadi potensi yang sangat buruk. Oleh karena itu, ada beberapa rambu-rambu yang perlu diperhatikan dalam memanfaatkan internet sebagai sarana penyebaran informasi. &lt;br /&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Hendaknya informasi yang kita kirimkan adalah yang benar, dibutuhkan dan untuk umum&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak informasi yang ada disekeliling kita, sebagian informasi tersebut ada yang benar, meragukan atau salah sama sekali. Seorang yang mendakwahkan Islam harusnya memberikan informasi ketika dia telah memastikan kebenaran informasi ini, dan tidak menyampaikan informasi yang belum jelas kebenarannya sehingga akan mengundang mudharat. Bila perlu, ia mencantumkan sumber dan link yang bisa dibuka untuk informasi-informasi yang sensitif. Sehingga dengan adanya hal seperti ini kita terhindar daripada fitnah dan menggunjing, serta merugikan orang/kelompok lain. Allah berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu (QS al-Hujuraat [49]: 6)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah kita memastikan kebenaran berita itu, maka hal yang harus kita pikirkan adalah “apakah informasi ini dibutuhkan?”. Karena ada informasi yang tidak dibutuhkan tetapi terkadang tetap diposting dan disampaikan. Hal seperti ini akan membuang waktu dan bisa jadi menyulut masalah yang lain. Di facebook sering kita lihat sindrom semacam ini, seolah-olah update status menjadi sesuatu yang wajib.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Lagi melihat matahari terbit..”, lalu 5 menit lagi “Tidur lagi ah..”, terus 1 jam berikutnya “saatnya pergi ke kampus”, 30 menit lagi “ada pengemis di jalan, kesian banget deh..”, nggak lama kemudian “BRB, pergi ke neraka dulu..”. Ada juga yang sibuk mengirimkan ucapan selamat, hug, smile, kiss, love yang nggak penting seperti “Please accept this smile — I got it just for you!”, atau “I got you a special ♥heart!” dan lain-lain&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَاسَمِعَ&lt;br /&gt;Cukuplah bagi seseorang berbuat dosa dengan menceritakan setiap apa yang didengarnya (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya, kita juga harus membedakan informasi mana yang hanya menjadi konsumsi internal dan informasi mana yang boleh menjadi konsumsi publik. Kehati-hatian seharusnya menjadi asas seseorang dalam menyampaikan informasi. Karena apabila informasi yang seharusnya menjadi konsumsi internal ternyata bisa diakses juga oleh publik, maka ini menjadi sesuatu yang sangat merugikan, bahkan sampai kepada tingkatan haram untuk menyebarkan informasi yang seharusnya tidak boleh disebarkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kisah Hatib bin Abi Balta’ah dapat kita jadikan contoh. Ketika Rasulullah memerintahkan kaum muslim untuk merahasiakan tentang rencana futuh makkah. Hatib yang tidak memiliki saudara yang dapat melindungi harta dan kerabatnya akhirnya tergoda untuk menuliskan surat (menyampaikan informasi) yang harusnya tidak disampaikannya. Walaupun akhirnya Allah dan Rasulullah memaafkan tindakan Hatib yang lalai, tetap saja rasulullah memerintahkan Ali bin Abi Thalib untuk mencegat perempuan yang membawa surat Hatib kepada penguasa makkah agar jangan sampai rahasia itu jatuh kepada orang yang tidak berhak mengetahuinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah juga menyampaikan:&lt;br /&gt;إِذَا حَدَّثَ الَّرجُلُ بِاْلحَدِيْثِ ثُمَّ اْلتَفَتَ فَهِيَ أَمَانَةٌ&lt;br /&gt;“Bilamana seorang membicarakan sesuatu kemudian dia menoleh kepadanya maka itu adalah amanah (HR. Abu Dawud)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam setiap gerakan dakwah, terdapat kerahasiaan dan kehati-hatian. Dan hal ini harus benar-benar dipahami oleh setiap orang yang berada di jalan dakwah. Maka setiap ummat muslim, khususnya pengemban dakwah harus membiasakan untuk menyampaikan informasi yang perlu-perlu saja. Hal-hal yang tidak perlu menjadi konsumsi publik tidak perlu di-posting. Dan segala sesuatu yang bersifat rahasia tetap harus dijaga. Karena kehati-hatian dan kewaspadaan lebih utama daripada terlanjur lalai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Mengabarkan berita baik untuk berbagi kebahagiaan sah-sah saja tapi jangan berlebihan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah menyampaikan di dalam al-Qur’an:&lt;br /&gt;وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ&lt;br /&gt;Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur) (QS adh-Dhuhaa [93]: 11)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artinya sah-sah saja seandainya kita mendapatkan nikmat atau kebahagiaan dari Allah lantas kita menyampaikannya dan menceritakannya dengan saudara-saudara kita dengan harapan mereka juga akan termotivasi dan bersyukur pada Allah atas nikmat-nikmat yang juga mereka terima.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kita harus mengingat, bahwa tidak semua nikmat yang kita rasakan dan kita dapatkan harus kita ceritakan dan pampang atau kita posting. Maksudnya adalah kita hanya mem-posting yang perlu-perlu saja. Tidak semua hal harus kita posting, berusahalah untuk memposting sesuatu yang akan menginspirasi-memotivasi dan membagikan semangat, jangan terlalu berlebihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;وَإِنَّ أَبْغَضَكُمْ إِلَّي وَأَبْعَدَكُمْ مِنِّي مِجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ الثَّرْثَارُوْنَ&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya orang yang paling aku dibenci dari kalian dan paling jauh dariku di hari kiamat adalah orang yang banyak bicara (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Menghindari menyebarkan berita yang mengundang mudharat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Yang paling banyak kita temukan dalam posting di dunia maya adalah orang dengan niat yang baik dalam memberikan informasi, namun dia tidak sadar bahwa perbuatannya itu malah mengundang mudharat. Misalnya dengan posting:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Teman-teman sekalian, ada situs yang sangat menghina Islam disini: www.linknya-dipaste-lagi.com, kita harus mengambil langkah terhadap penghinaan ini!”.&lt;br /&gt;atau yang begini:&lt;br /&gt;“Jaman sekarang ancur banget, ada film yang judulnya –JUDULNYA DISEBUTIN LAGI- yang isinya banyak banget tentang pornografi dan pornoaksi. Ada adegan dewasa euy disitu. Dunia semakin parah deh”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oklah, mungkin yang nge-pos berniat untuk memberikan informasi, tapi tanpa sadar informasi yang dia sampaikan malah termasuk menyebarkan fitnah itu sendiri, dan semakin banyak orang yang akhirnya mengakses situs tersebut, lalu menyebarkannya kembali dan seterusnya. Apa hasilnya?. Hasilnya sang pembuat situs tadi senang gembira melihat jumlah visitornya yang melangit, lengkap dengan cacian yang paling seram yang bisa dilakukan manusia disitu yang semakin membuatnya punya alasan untuk membenci Islam dan menyudutkan Islam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita harus ingat bahwa memberitahu seseorang tentang sesuatu yang buruk bukan dengan mencontohkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masalahnya, banyak orang yang awalnya tidak mengetahui malah jadi mengetahui dan mengakses situs-situs yang harusnya tidak boleh diakses. Walaupun mungkin ada manfaat ketika kita menyebarkan informasi semacam ini, tapi tetap saja menolak mafsadat lebih utama dari mendapat manfaat. Sesuai kaidah yang berbunyi:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;إَنَّ دَفْعَ الْمَفَاسِدِ مُقَدَّمٌ عَلَى جَلْبِ الْمَصَالِحِ&lt;br /&gt;Sesungguhnya, menghindari kerusakan, harus didahulukan dibanding mengambil manfaat.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, ketika kita menemukan situs penghinaan terhadap Islam, informasi yang mengundang mudharat atau semacamnya, lebih baik kita lansgung tutup dan jangan pernah kembali. Tidak perlu membesar-besarkan dan menyebarkannya. Karena justru itu yang diinginkan pembuatnya. Toh hal yang semacam ini akan terus ada kapapnpun internet ada.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau anda memiliki kekuasaan ataupun koneksi kepada orang yang bisa menghentikan, maka cukuplah informasi ini diberikan padanya saja dan tidak selain dia. Semua ini untuk menjaga agar fitnah tidak tersebar kemana-mana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Tidak berlebih-lebihan dalam memberikan informasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita menemukan banyak sekali hamilud dakwah yang justru ‘tebar pesona’ di setiap posting atau informasi yang dia berikan. Membuat postingnya seolah-olah terlihat ‘keren’, atau sesuatu yang diluar atau bukan kapasitasnya agar banyak comment yang mampir dan mengaguminya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;إن من أحبكم إلي وأقربكم مني مجلسا يوم القيامة أحاسنكم أخلاقا , وإن أبغضكم إلي وأبعدكم مني مجلسا يوم القيامة الثرثارون والمتشدقون والمتفيهقون&lt;br /&gt;Diantara orang yang aku cintai dan paling dekat tempat duduknya denganku di hari kiamat adalah orang yang baik akhlaknya. Dan sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh dariku di hari kiamat adalah ats-Tsartsarun (orang yang memaksakan diri untuk memperbanyak perkataan), al-Mutasyaddiqun (orang yang bicaranya kesana-kemari tanpa kehati-hatian) dan al-Mutafayqihun (orang yang sengaja memperluas cakupan pembicaraan dan membuka mulut mereka dalam pembicaraan tersebut serta memfasih-fasihkan/membagus-baguskan bahasanya dalam pembicaraan). (Muttafaq‘alaih)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka usahakan dalam setiap posting dan informasi yang kita berikan kita selalu berserah kepada Allah. Sama sekali tidak membuat-buat, atau membesar-besarkan perkataan, atau membuat sesuatu yang dibagus-baguskan. Kalaupun kita ingin memposting sesuatu yang menyemangati dan memprovokasi semangat, maka lakukan dengan hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Tidak bersikap lemah, membuka aib diri sendiri ataupun orang lain dalam menyampaikan informasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa tulisan menyangkut masalah ini sudah banyak dibuat, begitu banyak tulisan yang bernada lebay, melo (melankolis) yang tidak seharusnya ditampilkan di posting. Ataupun posting yang membuka aib pribadi dan hal-hal privat yang harusnya tidak ada di ruang publik. Sehingga hal itu bisa mengundang fitnah kepadanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“sedang menunggu bidadari…”, “Malem jum’at enaknya ngapain ya?”, “aku menanti kedatangan dirinya..”, “siapakah dia yang selama ini aku rindukan..”, “aku tak mengerti siapakah aku saat ini”, “sedang mencoba merengkuh bulan”, “Cuma kamu yang terbaik buat aku..terima kasih kamu sudah sayang ama aku selama ini.. Mamah”, “Sudahlah…”, “Terimakasih Cinta….”, “Semua telah berakhir…” (terus terang saya suka ngakak lalu nangis kalo baca posting/status yang beginian)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan Rasul telah memperingatkan kita untuk menjauhi fitnah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;إن السعيد لمن جنب الفتن&lt;br /&gt;Sesungguhnya kebahagiaan bagi siapa saja yang menjauhi fitnah (HR. Abu Dawud)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Walhasil, atas semuanya itu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa posisi kita sebagai hamilud dakwha telah membawa kita pada suatu kedudukan dan tanggung jawab yang lebih besar dan berat dibandingkan yang belum berkomitmen dalam dakwah. Setiap kata-kata, posting, informasi yang kita keluarkan akan diawasi dan dimonitor oleh semua pihak, baik yang suka ataupun yang tidak suka. Karena itu lebih berhati-hatilah dalam memilih informasi mana yang akan kita bagikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dakwah memang sulit dan sudah sulit, jangan dibuat lebih sulit lagi. Refreshing boleh, bercanda boleh, asal jangan berlebihan dalam memanfaatkan dunia maya. Gunakan dunia maya sebagai wasilah untuk memperluas jangkauan dakwah. Bagikan semangat Anda pada yang lain dengan kontribusi apapun. Insya Allah semua yang kita lakukan di dunia maya termasuk kebaikan yang akan dicatat oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahu a’lam bi ash-shawab&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhukum Fillah,&lt;br /&gt;Felix Siauw&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-125687649515408427?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/125687649515408427/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/etika-posting-dan-bersikap-di-dumay.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/125687649515408427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/125687649515408427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/etika-posting-dan-bersikap-di-dumay.html' title='Etika Posting dan Bersikap di DUMAY'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-29929936008771797</id><published>2011-04-19T10:32:00.000+07:00</published><updated>2011-04-19T10:32:44.659+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati'/><title type='text'>"TErunTuk YgMAsih Dibalik Tirai RahasiaMU"</title><content type='html'>Ya Rabbi, Aku berdoa untuk seseorang , yang akan menjadi bagian dari hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;seseorang yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat Agung-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia- sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorang yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seseorangyang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku juga meminta: Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata- kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan "Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;————&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;buat temen2 yang baca..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermanfaat juga ya.. ^o^ *,*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-29929936008771797?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/29929936008771797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/teruntuk-ygmasih-dibalik-tirai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/29929936008771797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/29929936008771797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/teruntuk-ygmasih-dibalik-tirai.html' title='&quot;TErunTuk YgMAsih Dibalik Tirai RahasiaMU&quot;'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-972948428192451879</id><published>2011-04-19T10:00:00.001+07:00</published><updated>2011-04-19T10:02:03.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Men Sana in Women Sini*</title><content type='html'>Hmm... tulisan dibawah ini saya dapat copas, ketika itu sy sedang berjalan2 menelusuri blog2 orang, ehh.. akhirnya saya ketemu blogx ust.felix siauw, lalu sy menemukan tulisan ini di blog beliau.&lt;br /&gt;karena menurut saya ini tulisanx bagus, ya udah akhirx sy copas.&lt;br /&gt;moga bermanfaat... selamat membaca.&lt;br /&gt;cekidot... @_@&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masih ingat dengan peribahasa di waktu pelajaran penjaskes “Sit mens sana in corpore sano” kan? artinya jiwa yang kuat terdapat dalam badan yang sehat. Tapi kali ini kita nggak akan bahas itu, tapi yang kita bahas adalah peribahasa yang baru “Sits men sana in women sini”. Baca selengkapnya untuk mengetahui artinya (create curiosity MODE: ON).&lt;br /&gt;&lt;span id="more-333"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dunia banyak mengenal tokoh-tokoh besar, khusus dalam Islam kita mengenal rasulullah Muhammad saw, Khulafaur Rasyidin, para shahabat yang lain, dan para pejuang Islam yang begitu mulia. Sebut saja Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abu Thalib, Saad bin Abi Waqqash, Muhammad al-Fatih dan lain-lain.&lt;/div&gt;Dunia juga telah mengenal kepahlawanan mereka dan mengagumi semangat dan perjuangan mereka. Dan kalau kita perhatikan, rata-rata dan sebagian besar diantara mereka adalah kaum lelaki. Hingga terkadang kita melupakan bahwa para pria-pria tangguh itu tidaklah sendiri dalam melakukan keajaiban-keajaiban yang dapat kita kagumi sampai sekarang. Ada yang sering dilupakan dalam cerita-cerita itu: para pendamping mereka =)&lt;br /&gt;Wanita memang luar biasa, dia bisa menjadi racun dunia sekaligus perhiasan terbaik dunia. Cerita masyhur negeri Cina Sam Kok menjelaskan bagaimana 1 negara bisa hancur karena peranan 1 wanita. Pun negara bisa ditegakkan karena peranan 1 wanita dalam cerita yang sama. Wanita memang luar biasa.&lt;br /&gt;Rasulullah dalam satu sisi memperingatkan para laki-laki tentang bahaya wanita “tidaklah aku meninggalkan setelahku suatu fitnah yang lebih bahaya bagi kaum laki-laki dari fitnah kaum wanita” (HR. Bukhari), tapi disisi lain rasulullah juga memberikan petunjuk kepada kita bahwa wanita adalah perhiasan terbaik “Dunia itu perhiasan; sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah” (HR. Muslim).&lt;br /&gt;Maka peran wanita benar-benar tidak dapat dilepaskan dalam keseharian dan perjuangan seorang pria. Saya sendiri sangat merasakan hal itu. Bahwa benar-benar seseorang harus menikah untuk menambah keberkahan dan level perjuangan dalam hidupnya, wajarlah kalau rasul menyampaikan bahwa menikah adalah sebagian daripada agama.&lt;br /&gt;Sedikit berbagi saja, sungguh luar biasa bila ketika pulang dari dakwah saya menemukan istri tempat berkeluh kesah dan berbagi cerita perjuangan. Tempat untuk bermanja-manja dan bermain-main. Wanita dimana saya bisa mempercayakan seluruh kehormatan dan keamanan keluarga ketika saya tidak dirumah. Yang mengajarkan pada anak-anaknya cara untuk mendoakan abi-nya dan memperjuangkan apa yang diperjuangkan abi-nya =). Wanita yang taat dan nurut sama suaminya. Yang memenuhi seluruh permintaan ahsan kita =) subhanallah.. Bayangkan kalau sebaliknya? wah bisa setres berat.. =P&lt;br /&gt;Alhamdulillah, Islam telah menyediakan cara untuk semua itu. Islam menjadikan pernikahan bukan karena wajah yang pernikahan akan lenyap seiring tuanya wajah. Islam menjadikan pernikahan bukan karena harta yang pernikahan akan hilang seiring habisnya harta. Islam menjadikan jaminan pernikahan terletak pada Allah semata. Yang pernikahan itu akan abadi selama keduanya mencintai Allah.&lt;br /&gt;Saya masih ingat, sebelum menikah saya pernah mengirim calon istri saya sebuah hadits yang sampai sekarang menjadi senjata saya hehehe..&lt;br /&gt;«أَلاَّ أُخْبِرُكُمْ بِِِِنِسِائِكُمْ مِنْ أَهْلِ اْلجَنَّةِ اْلوَدُوْدُ اْلوَلُوْدُ اْلعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا الَّتِيْ إِذَا آذَت أَوِ أُوْذِيَتْ جَاءَتْ حَتَّى تَأْخُذَ بِيَدِ زَوْجِهَا ثُمَّ تَقُوْلُ وَاللهِ لاَ أَذُوْقُ غَمِضاً حَتَّى تَرْضَى»&lt;br /&gt;Ingatlah, aku telah memberitahu kalian tentang istri-istri kalian yang akan menjadi penduduk surga, yaitu yang penyayang, banyak anak (subur), dan banyak memberikan manfaat kepada suaminya; yang jika ia menyakiti suaminya atau disakiti, ia segera datang hingga berada di pelukan suaminya, kemudian berkata, “Demi Allah, aku tidak bisa memejamkan mata hingga engkau meridhaiku). (HR al-Baihaqi)&lt;br /&gt;Subhanallah..&lt;br /&gt;Dengan hadits ini saja sebagai contoh, maka insya Allah rumah akan menjadi sanctuary, sebuah tempat istirahat bagi pria yang lelah dengan hiruk-pikuk dunia luar. Insya Allah pertengkaran yang berlarut tidak akan terjadi. Coba bayangkan betapa romantisnya keluarga dalam Islam! =D&lt;br /&gt;Suatu saat Ummu Alila sedang pundung, saya tinggal bilang “Ummi.. inget haditsnya?”&lt;br /&gt;Saat yang lain Abu Alila yang pundung, saya tinggal bilang “Ummi… inget haditsnya?”&lt;br /&gt;maka episode berikutnya sudah dapat ditebak karena skenarionya sudah disampaikan rasul hehehe… =D&lt;br /&gt;Keluarga semacam ini hanya bisa dibentuk apabila Allah adalah tujuannya, dan wanita semacam ini hanya ada apabila dia telah melewati ujian keikhlasan, dan telah melalui pembinaan demi pembinaan hingga jiwanya tidak tertaut selain kepada Allah swt.&lt;br /&gt;Rasulullah memiliki Khadijah dibelakangnya, Ali memiliki Fatimah dibelakangnya, para shahabat pun demikian dan itu yang membuat mereka sangat luar biasa =)&lt;br /&gt;Betul, men sana in women sini, dibalik pria yang kuat pasti terdapat wanita yang hebat!&lt;br /&gt;dietro l’uomo forte non c’è una gran dama&lt;br /&gt;Teruntuk para shahabatku, semoga Anda semua mendapatkan pendamping hebat sehingga kita bisa selalu tolong menolong dalam kebaikan dan berkompetisi dalam kebaikan.&lt;br /&gt;Terimakasih spesialku buat Ummu Alila, yang selalu mendampingi dan menguatkan walau diomelin setiap hari sama orang males =)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-972948428192451879?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/972948428192451879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/men-sana-in-women-sini.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/972948428192451879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/972948428192451879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/men-sana-in-women-sini.html' title='Men Sana in Women Sini*'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-2842324733906589177</id><published>2011-04-19T09:33:00.001+07:00</published><updated>2011-04-19T09:35:30.572+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><title type='text'>Sedikit Obat untuk Bersemangat dalam Perjuangan</title><content type='html'>&amp;nbsp;By : *Felix Siauw – Islamic Inspirator*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sering menunda-nunda shalat wajib lewat daripada waktu keutamaannya? Dan Anda malas untuk berjamaah di masjid? Jarang membaca al-Qur’an dan tidak bersemangat dalam dakwah Islam? Merasa disorientasi dalam aktivitas sehari-hari dan merasa seolah-olah 24 jam hari ini terbuang dengan percuma?, jika salah satu pertanyaan ini Anda jawab “ya” berarti Anda bisa jadi kemungkinan besar mengidap sindrom futur.&lt;br /&gt;Iman itu naik dan turun katanya, mungkin inilah yang menyebabkan seringkali kita mengalami saat-saat dimana kita merasa down, merasa useless dan merasa lesu. Adakalanya pula kita merasa sangat semangat dan bahagia, dan mampu menyelesaikan semua hal yang perlu diselesaikan. Betul, (pengaruh) keimanan memang naik dan turun, tetapi trend-nya harus dijaga agar tetap naik. Futur adalah penyakit yang memang pasti akan menyerang seseorang yang tingkat keimanannya tinggi, bukan untuk menjatuhkannya, tapi untuk memperk&lt;br /&gt;uat dan membawa keimanannya ke level yang lebih tinggi. Kira-kira grafiknya tingkat keimanan seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://biotis.co.id/felix/wp-content/uploads/2010/05/grafik1.jpg"&gt;&lt;img alt="" class="alignnone size-full wp-image-448" height="244" src="http://biotis.co.id/felix/wp-content/uploads/2010/05/grafik1.jpg" title="grafik1" width="500" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Pertanyaannya adalah, bagaimana jika kita berada dalam keadaan futur, lalu ingin menaikkan tingkat keimanan kita kembali supaya kita menjadi bergairah kembali di dalam keislaman dan dakwah kita? setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan keimanan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Salah satu penyebab dominan futurnya seseorang dalam perjuangan Islam adalah karena dia tidak benar-benar memahami dan menyadari tujuan aktivitasnya. Seseorang yang mengetahui dengan pasti tujuannya dan urgensi daripadanya pasti akan selalu bersemangat dalam meraih apa yang menjadi tujuannya. Berbeda dengan seseorang yang hanya ikut-ikutan tanpa mengetahui jelas tujuan apa yang akan dia wujudkan, maka orang seperti ini pasti akan mudah mengalami futur. Oleh karena itu, kita benar-benar harus menggambarkan dengan jelas apa yang menjadi tujuan aktivitas kita, memahami urgensinya dengan sungguh-sungguh, insya Allah semangat kita pun akan mengalir. Contoh, seorang laki-laki yang telah menikah dan mempunyai anak tidak punya waktu untuk futur dalam bekerja apabila dia sadar dan paham bahwa aktivitas kerja itu adalah yang menjamin istri dan anak-anaknya tetap hidup dan meraih cita-cita mereka. Maka sayangnya dan cintanya kepada anak dan istrinya membawa dia untuk bekerja keras, siang-malam karena dia mengetahui secara pasti tujuan aktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Baca al-Qur’an dan as-Sunnah serta terjemahannya, ayat apa saja yang penting kita memahami isinya, bila perlu bukalah tafsirnya. Qalbu yang tidak diisi dengan al-Qur’an laksana rumah yang bobrok, maka bacalah al-Qur’an dan fahami maknanya. Saya pribadi mempunyai ayat-ayat dan hadits yang selalu saya baca manakala saya merasa futur, tidak berarti yang lain tidak penting, tetapi tujuannya adalah mengingatkan kita akan perjuangan kita. Misal, saya selalu membaca surat an-Nuur 55, at-Taubah 111 dan ash-Shaff 10-11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bacalah sirah nabawiyah ataupun hayatu shahabat dan kisah-kisah para pejuang-pejuang di dalam Islam. Gambarkan dalam benak Anda bagaimana mereka berjuang dengan seluruh harta bahkan nyawa mereka hanya untuk kemuliaan Allah dan rasul-Nya. Setelah membaca, coba kita adakan komunikasi internal dan perenungan qalbu. Cobalah bandingkan pengorbanan mereka dan izzah mereka sebagai seorang muslim. Bahwa mereka menginginkan surga yang sama seperti yang kita inginkan, dan ternyata aktivitas kita tidak dapat dibandingkan dengan aktivitas mereka, padahal keinginannya sama-sama surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kunjungi dan mintalah nasehat kepada orang-orang yang Anda anggap mampu untuk memberikan semangat dan nasehat kepada Anda. Ketika saya masih kuliah, dan mengalami futur ataupun disorientasi hidup, maka biasanya saya menelpon atau mengunjungi ustadz-ustadz saya untuk hanya ngobrol barang sesaat dan bercengkerama, menanyakan kabar mereka dan terkadang saya meminta nasehat secara langsung. Jiwa selalu perlu re-charge, kunjungilah dan mintalah nasehat pada mereka yang punya tegangan cukup untuk men-charge Anda. Selain itu kita juga dapat mengunjungi kajian-kajian Islam, training-training, dan acara-acara Islam lainnya yang juga dapat kita manfaatkan untuk meningkatkan lagi keimanan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bila memungkinkan, ambillah waktu sejenak untuk beristirahat dan menenangkan diri. Tidak perlu waktu khusus untuk berlibur ataupun cuti, karena perjuangan Islam tidak mengenal cuti dan libur. Tetapi bisa dengan hal yang sederhana, misalnya dengan melakukan hal yang kita sukai dirumah atau bertafakkur alam. Setelah pikiran kita tenang, maka buatlah resolusi Anda dengan menuliskan apa yang Anda inginkan sebagai perubahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Bila semua cara diatas tidak membantu. Ada cara terakhir yang bisa dilakukan: Paksakan saja!. Terkadang kita perlu menjerumuskan diri kedalam lubang kebaikan. Tidak ada cara lain yang lebih bagus daripada “paksakan saja”, ketika kita sedang futur. Just-do-it, itu kuncinya. Bila sedang malas shalat berjamaah maka paksakan saja, bila malas berdakwah, maka paksakan dengan cara minta amanah untuk dikerjakan. Jerumuskan diri Anda pada tempat yang Anda terpaksa harus berbuat baik. Karena paksaan awalnya memang terkadang perlu sebelum Anda enjoy dengan aktivitas itu. Pengamatan yang saya lakukan memberikan saya suatu kesimpulan, bahwa seseorang dengan tanggungjawab dan amanah yang semakin besar justru lebih sedikit futurnya daripada seseorang dengan amanah yang sedikit. Jadi jerumuskan diri Anda dalam amanah. Bisa dengan menjadi ketua organisasi, wakil ketua, sekretaris, bendahara, kepala departemen, ataupun apa saja yang akhirnya menuntut kita untuk banyak beraktivitas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-2842324733906589177?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/2842324733906589177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/sedikit-obat-untuk-bersemangat-dalam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/2842324733906589177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/2842324733906589177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/sedikit-obat-untuk-bersemangat-dalam.html' title='Sedikit Obat untuk Bersemangat dalam Perjuangan'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-933421144214901432</id><published>2011-04-04T10:03:00.000+07:00</published><updated>2011-04-04T10:03:39.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMUDA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Kisah Cinta Memukau; Memaknai Arti Cinta yang Sebenarnya</title><content type='html'>Syahdan, di Madinah, tinggallah seorang pemuda bernama Zulebid. Dikenal sebagai pemuda yang baik di kalangan para sahabat. Juga dalam hal ibadahnya termasuk orang yang rajin dan taat. Dari sudut ekonomi dan finansial, ia pun tergolong berkecukupan. Sebagai seorang yang telah dianggap mampu, ia hendak melaksanakan sunnah Rasul yaitu menikah. Beberapa kali ia meminang gadis di kota itu, namun selalu ditolak oleh pihak orang tua ataupun sang gadis dengan berbagai alasan. &lt;br /&gt;Akhirnya pada suatu pagi, ia menumpahkan kegalauan tersebut kepada sahabat yang dekat dengan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;span id="more-3276"&gt;&lt;/span&gt;“Coba engkau temui langsung Baginda Nabi, semoga engkau mendapatkan jalan keluar yang terbaik bagimu”, nasihat mereka.&lt;br /&gt;Zulebid kemudian mengutarakan isi hatinya kepada Baginda Nabi. Sambil tersenyum beliau berkata:&lt;br /&gt;“Maukah engkau saya nikahkan dengan putri si Fulan?”&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; “Seandainya itu adalah saran darimu, saya terima. Ya Rasulullah, putri si Fulan itu terkenal akan kecantikan dan keshalihannya, dan hingga kini ayahnya selalu menolak lamaran dari siapapun.”&lt;br /&gt;“Katakanlah aku yang mengutusmu”, sahut Baginda Nabi.&lt;br /&gt;“Baiklah ya Rasul”, dan Zulebid segera bergegas bersiap dan pergi ke rumah si Fulan.&lt;br /&gt;Sesampai di rumah Fulan, Zulebid disambut sendiri oleh Fulan&lt;br /&gt;“Ada keperluan apakah hingga saudara datang ke rumah saya?” Tanya Fulan.&lt;br /&gt;“Rasulullah saw yang mengutus saya ke sini, saya hendak meminang putrimu si A.” Jawab Zulebid sedikit gugup.&lt;br /&gt;“Wahai anak muda, tunggulah sebentar, akan saya tanyakan dulu kepada putriku.” Fulan menemui putrinya dan bertanya, “bagaimana pendapatmu wahai putriku?”&lt;br /&gt;Jawab putrinya, “Ayah, jika memang ia datang karena diutus oleh Rasulullah saw, maka terimalah lamarannya, dan aku akan ikhlas menjadi istrinya.”&lt;br /&gt;Akhirnya pagi itu juga, pernikahan diselenggarakan dengan sederhana. Zulebid kemudian memboyong istrinya ke rumahnya.&lt;br /&gt;Sambil memandangi wajah istrinya, ia berkata,” Duhai Dinda yang di wajahnya terlukiskan kecantikan bidadari, apakah ini yang engkau idamkan selama ini? Bahagiakah engkau dengan memilihku menjadi suamimu?”&lt;br /&gt;Jawab istrinya, “Engkau adalah lelaki pilihan rasul yang datang meminangku. Tentu Allah telah menakdirkan yang terbaik darimu untukku. Tak ada kebahagiaan selain menanti tibanya malam yang dinantikan para pengantin.”&lt;br /&gt;Zulebid tersenyum. Dipandanginya wajah indah itu ketika kemudian terdengar pintu rumah diketuk. Segera ia bangkit dan membuka pintu. Seorang laki-laki mengabarkan bahwa ada panggilan untuk berkumpul di masjid, panggilan berjihad dalam perang.&lt;br /&gt;Zulebid masuk kembali ke rumah dan menemui istrinya.&lt;br /&gt;“Duhai istriku yang senyumannya menancap hingga ke relung batinku, demikian besar tumbuhnya cintaku kepadamu, namun panggilan Allah untuk berjihad melebihi semua kecintaanku itu. Aku mohon keridhaanmu sebelum keberangkatanku ke medan perang. Kiranya Allah mengetahui semua arah jalan hidup kita ini.”&lt;br /&gt;Istrinya menyahut, “Pergilah suamiku, betapa besar pula bertumbuhnya kecintaanku kepadamu, namun hak Yang Maha Adil lebih besar kepemilikannya terhadapmu. Doa dan ridhaku menyertaimu”&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Zulebid lalu bersiap dan bergabung bersama tentara muslim menuju ke medan perang. Gagah berani ia mengayunkan pedangnya, berkelebat dan berdesing hingga beberapa orang musuh pun tewas ditangannya. Ia bertarung merangsek terus maju sambil senantiasa mengumandangkan kalimat Tauhid. Ketika sebuah anak panah dari arah depan tak sempat dihindarinya. Menancap tepat di dadanya. Zulebid terjatuh, berusaha menghindari anak panah lainnya yang berseliweran di udara. Ia merasa dadanya mulai sesak, nafasnya tak beraturan, pedangnya pun mulai terkulai terlepas dari tangannya. Sambil bersandar di antara tumpukan korban, ia merasa panggilan Allah sudah begitu dekat. Terbayang wajah kedua orangtuanya yang begitu dikasihinya. Teringat akan masa kecilnya bersama-sama saudaranya. Berlari-larian bersama teman sepermainannya. Berganti bayangan wajah Rasulullah yang begitu dihormati, dijunjung dan dikaguminya. Hingga akhirnya bayangan rupawan istrinya. Istrinya yang baru dinikahinya pagi tadi. Senyum yang begitu manis menyertainya tatkala ia berpamitan. Wajah cantik itu demikian sejuk memandangnya sambil mendoakannya. Detik demi detik, syahadat pun terucapkan dari bibir Zulebid. Perlahan-lahan matanya mulai memejam, senyum menghiasinya. Zulebid pergi menghadap Ilahi, gugur sebagai syuhada.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Senja datang. Angin mendesau, sepi. Pasir-pasir beterbangan. Berputar-putar…&lt;br /&gt;Rasulullah dan para sahabat mengumpulkan syuhada yang gugur dalam perang. Di antara para mujahid tersebut terdapatlah tubuh Zulebid yang tengah bersandar di tumpukan mayat musuh. Akhirnya dikuburkanlah jenazah zulebid di suatu tempat. Berdampingan dengan para syuhada lain.&lt;br /&gt;Tanpa dimandikan… Tanpa dikafankan… Tanah terakhir ditutupkan ke atas makam Zulebid. Rasulullah terpekur di samping pusara tersebut. Para sahabat terdiam membisu. Sejenak kemudian terdengar suara Rasulullah seperti menahan isak tangis. Air mata berlinang dari pelupuk mata beliau. Lalu beberapa waktu kemudian beliau seolah-olah menengadah ke atas sambil tersenyum. Wajah beliau berubah menjadi cerah. Belum hilang keheranan sahabat, tiba-tiba Rasulullah menolehkan pandangannya ke samping seraya menutupkan tangan menghalangi arah pandangan mata beliau.&lt;br /&gt;Akhirnya keadaan kembali seperti semula. Para shahabat lalu bertanya-tanya, ada apa dengan Rasulullah.&lt;br /&gt;“Wahai Rasulullah, mengapa di pusara Zulebid engkau menangis?”&lt;br /&gt;Jawab Rasul, “Aku menangis karena mengingat Zulebid. Oo… Zulebid, pagi tadi engaku datang kepadaku minta restuku untuk menikah dan engkau pun menikah hari ini juga. Ini hari bahagia. Seharusnya saat ini Engkau sedang menantikan malam Zafaf, malam yang ditunggu oleh para pengantin.”&lt;br /&gt;“Lalu mengapa kemudian Engkau menengadah dan tersenyum?” Tanya sahabat lagi.&lt;br /&gt;“Aku menengadah karena kulihat beberapa bidadari turun dari langit dan udara menjadi wangi semerbak dan aku tersenyum karena mereka datang hendak menjemput Zulebid,” Jawab Rasulullah.&lt;br /&gt;“Dan lalu mengapa kemudian Engkau memalingkan pandangannya dan menoleh ke samping?” Tanya mereka lagi.&lt;br /&gt;“Aku mengalihkan pandangan menghindar karena sebelumnya kulihat, saking banyaknya bidadari yang menjemput Zulebid, beberapa diantaranya berebut memegangi tangan dan kaki Zulebid. Hingga dari salah satu gaun dari bidadari tersebut ada yang sedikit tersingkap betisnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, istri Zulebid menanti sang suami yang tak kunjung kembali. Ketika terdengar kabar suaminya telah menghadap sang Ilahi Rabbi, Pencipta segala Maha Karya. Malam menjelang. Terlelap ia, sejenak berada dalam keadaan setengah mimpi dan nyata. Lamat-lamat ia seperti melihat Zulebid datang dari kejauhan. Tersenyum, namun wajahnya menyiratkan kesedihan pula.&lt;br /&gt;Terdengar Zulebid berkata, “Istriku, aku baik-baik saja. Aku menunggumu disini. Engkaulah bidadari sejatiku. Semua bidadari disini apabila aku menyebut namamu akan menggumamkan cemburu padamu. Dan kan kubiarkan engkau yang tercantik di hatiku.”&lt;br /&gt;Istri Zulebid, terdiam. Matanya basah. Ada sesuatu yang menggenang disana. Seperti tak lepas ia mengingat acara pernikahan tadi pagi. Dan bayangan suaminya yang baru saja hadir. Ia menggerakkan bibirnya. “Suamiku, aku mencintaimu. Dan dengan semua ketentuan Allah ini bagi kita. Aku ikhlas.”&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;http://keepfight.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-933421144214901432?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/933421144214901432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/kisah-cinta-memukau-memaknai-arti-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/933421144214901432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/933421144214901432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/04/kisah-cinta-memukau-memaknai-arti-cinta.html' title='Kisah Cinta Memukau; Memaknai Arti Cinta yang Sebenarnya'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-3827884331601924439</id><published>2011-03-30T14:45:00.001+07:00</published><updated>2011-03-30T14:45:41.464+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHILAFAH'/><title type='text'>Apakah Khilafah Bukan Format yang Tepat untuk Indonesia?</title><content type='html'>Dalam sebuah acara diskusi dengan tema : “Mencari Format Terbaik&amp;nbsp;Mensejahterakan Indonesia”, saat sesi tanya jawab terjadi dialog&amp;nbsp;sebagai berikut ;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peserta diskusi &lt;/b&gt;: Saudara moderator, saudara moderator…., mohon saya&amp;nbsp;di beri kesempatan menanggapi pembicara !&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Moderator&lt;/b&gt;: Silahkan pak…, apa tanggapannya ?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peserta diskusi&lt;/b&gt; : Saya heran dengan adik pembicara yang satu itu…,&amp;nbsp;maaf saya panggil adik karena usia Anda jauh di bawah usia saya.&lt;br /&gt;Pertanyaan saya…, mengapa Anda ngotot sekali dengan ide Khilafah&amp;nbsp;sebagai format yang pas bagi Indonesia ? Padahal Indonesia ini&amp;nbsp;sistemnya demokrasi dan asasnya Pancasila, Demokrasi Pancasila sudah&amp;nbsp;final dik…, sebagai kesepakatan bersama seluruh bangsa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembicara&lt;/b&gt; : Saya sebenarnya bukan bermaksud ngotot pak, tetapi saya&amp;nbsp;memiliki keyakinan bahwa sistem khilafah adalah sistem terbaik dan&amp;nbsp;saya berusaha mengalirkan keyakinan saya pada forum diskusi ini. &amp;nbsp;Sepanjang penjelasan saya tadi saya juga sudah sampaikan&amp;nbsp;argumentasinya.&lt;br /&gt;Adapun pernyataan Bapak, bahwa sistem yang ada sekarang sudah&amp;nbsp;final…, menurut pandangan saya pernyataan seperti itu tidak fair !&amp;nbsp;Bagaimana kita sepakat sudah final sementara banyak sekali saudara-saudara kita yang masih terbelenggu dalam kemiskinan, kebodohan dan&amp;nbsp;tidak memiliki akses kepada pelayanan kesehatan. Yang dibutuhkan&amp;nbsp;Indonesia sekarang ini adalah perubahan.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang tersejahterakan oleh sistem yang tidak adil ini,&amp;nbsp;inginnya sistem yang ada sekarang sudah final. &amp;nbsp;Tapi bagaimana dengan&amp;nbsp;mereka yang tertindas dan terpinggirkan ? &amp;nbsp;Disinilah terlihat&amp;nbsp;pernyataan bahwa sistem sekarang sudah final, sangat tidak fair.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Peserta Diskusi&lt;/b&gt; : Saya masih belum bisa menerima, logikanya sebenarnya&amp;nbsp;sederhana saja…, begini ya dik…! Kita ini orang Indonesia, tinggal&amp;nbsp;di Indonesia dan Indonesia punya sistem yang sudah berlaku…, kalau&amp;nbsp;Anda tidak sepakat dengan sistem Demokrasi Pancasila ya… jangan&amp;nbsp;tinggal di Indonesia !&lt;br /&gt;Silahkan keluar dari Indonesia…, cari negara lain terserah yang mana&amp;nbsp;!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembicara&lt;/b&gt; : Sabar ya pak…, saya coba memahami logika yang bapak&amp;nbsp;sampaikan tadi. &amp;nbsp;Dengan logika tersebut saya bisa katakan begini :&amp;nbsp;”Bumi ini milik Alloh, siapa saja yang tidak setuju dengan Syariat&amp;nbsp;Alloh, silahkan keluar dari bumi Alloh ini. Cari bumi yang lain…!&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peserta diskusi &lt;/b&gt;: (terdiam) Ya…, jangan begitu dong dik.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembicara&lt;/b&gt; : (melanjutkan penjelasannya) Alloh itu yang menciptakan manusia, Dia pasti tahu apa&amp;nbsp;yang dibutuhkan makhluknya ini. &amp;nbsp;Alloh menciptakan matahari, sejak&amp;nbsp;diciptakan sampai saat ini matahari masih tetap dibutuhkan. &amp;nbsp;Alloh&amp;nbsp;juga yang menciptakan udara dan air, sampai kapanpun kita tetap butuh&amp;nbsp;pada air dan udara tersebut.&lt;br /&gt;Mustahil Alloh menurunkan aturan, yakni Syariat Islam yang manusia&amp;nbsp;tidak mebutuhkannya. &amp;nbsp;Padahal kebutuhan kita akan aturan dari Alloh&amp;nbsp;SWT jauh lebih penting dari kebutuhan-kebutuhan fisik tadi.&lt;br /&gt;Bukankah kita semua akan meninggalkan dunia ini, dan memasuki&amp;nbsp;kehidupan yang sebenarnya, Kehidupan Akherat. Keselamatan kita di&amp;nbsp;akherat sangat tergantung pada keimanan kita pada SyariatNya dan&amp;nbsp;kesesuaian amal kita dengan SyariatNya.&lt;br /&gt;Satu-satunya sistem yang memungkinkan Syariat Islam diterapkan secara kaffah / utuh hanyalah sistem Khilafah.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Moderator &lt;/b&gt;: Bagaimana pak, cukup penjelasannya ?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Peserta diskusi &lt;/b&gt;: Cukup, terima kasih atas pencerahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://syariahpublications.com/2011/03/24/apakah-khilafah-bukan-format-yang-tepat-untuk-indonesia/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-3827884331601924439?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/3827884331601924439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/apakah-khilafah-bukan-format-yang-tepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/3827884331601924439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/3827884331601924439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/apakah-khilafah-bukan-format-yang-tepat.html' title='Apakah Khilafah Bukan Format yang Tepat untuk Indonesia?'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-6768112321528432774</id><published>2011-03-30T14:42:00.001+07:00</published><updated>2011-03-30T14:52:48.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHITBAH'/><title type='text'>Seputar Khitbah dalam Pandangan Islam</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;b&gt;Oleh : Titin Erliyanti, S.Pd.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;(Praktisi Pendidikan dan Aktivis Hizbut Tahrir Indonesia)&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Di..kedalaman hatiku, tersembunyi harapan yang suci..&lt;br /&gt;Ta..k, perlu engkau menyangsikan..&lt;br /&gt;Le..wat.. kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu,&lt;br /&gt;tak perlu dengan.. kata-kata&lt;br /&gt;Sungguh..hatiku kelu tuk’ mengungkapkan perasaanku..&lt;br /&gt;Namun, penantianmu pada diriku, jangan salahkan..&lt;br /&gt;Kalau memang..kau pilihkan aku, tunggu sampai aku datang..&lt;br /&gt;Nanti kubawa kau pergi ke syurga abadi..&lt;br /&gt;kini belumlah saatnya aku membalas cintamu… nantikan ku..di batas.. waktu..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;(Lirik dalam nasyid ‘Nantikanku di batas waktu’ oleh:Ad Coustic)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;SyariahPublications.Com — Manusia diciptakan oleh Allah Swt sebagai makhluk yang paling mulia, ia bukanlah sesosok makhluk yang sekedar memiliki jasad/organisme hidup, sehingga kehidupan yang dijalaninya pun bukan sekedar untuk tujuan memperoleh makan, tumbuh, berkembang-biak, lalu mati. Manusia diciptakan ke alam dunia ini disertai pula dengan berbagai potensi kehidupan yang diberikan oleh-Nya. Berbagai potensi kehidupan tersebut harus merupakan sesuatu yang disadari/difikirkan oleh manusia. Diantara potensi kehidupan tersebut adalah berupa naluri-naluri (gharaizh) yang diantaranya pula adalah naluri untuk melestarikan keturunan ataupun tertarik kepada lawan jenis (gharizatu nawu). Naluri inimerupakan dorongan yang muncul pada diri manusia ketika adanya stimulan dari luar. Sebagai contoh, suatu saat seorang ikhwan pernah merasakan perasaan yang ‘berbunga-bunga tidak karuan’ ketika di suatu tempat bertemu dengan seorang akhwat yang menurut penilaiannya, orang tersebut adalah sosok yang ‘special’ sehingga setiap kali berjumpa, memikirkan atau bahkan hanya sekedar mendengar namanya saja, tiba-tiba jantung ini bisa berdebar cepat dan kedua bibirpun akan menggeser menyimpul mesra. Kondisi ini tentunya juga dapat terjadi sebaliknya antara seorang akhwat terhadap seorang ikhwan.&lt;b&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memandang ini sebagai hal yang fitrah (manusiawi) dan bukan hal yang tabu ataupun terlarang. Oleh karenanya dalam rangka menempatkan manusia agar tetap pada derajatnya sebagai makhluk yang mulia, maka Allah Swt menurunkan seperangkat aturan kehidupan yang harus diambil dan dijalankan oleh umat manusia yaitu Syari’at islam yang dibawa oleh Rasulullah Saw, termasuk di dalamnya tercakup aturan untuk menyelesaikan masalah yang satu ini. Diantaranya adalah pengaturan mengenai khitbah (meminang) sebagai aktivitas syar’i yang harus dipilih oleh seorang muslim ketika dirinya terdiagnosa telah mengidap gejala-gejala terserang ‘virus merah jambu’ apalagi jika sudah sampai pada stadium yang akut (memangnya penyakit kanker.. ?).&lt;br /&gt;&lt;b&gt;I. Pengertian Khithbah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam merencanakan kehidupan berumah tangga, diantara langkah yang harus ditempuh oleh seorang ikhwan adalah menetapkan seorang akhwat yang diinginkan untuk menjadi calon istrinya. Secara syar’i ikhwan tersebut menjalaninya dengan melakukan khithbah (peminangan) kepada akhwat yang dikehendakinya. Adapun salah satu tujuan disyari’atkannya khithbah adalah agar masing-masing pihak dapat mengetahui calon pendamping hidupnya (Syamsudin Ramdhan, 2004:49).&lt;br /&gt;Sedangkan menurut Dr. Wahbah Az-Zuhaily (dalam MR. Kurnia, 2005:19) menjelaskan yang dimaksud Khithbah adalah menampakan keinginan menikah terhadap seorang perempuan tertentu dengan memberitahu perempuan yang dimaksud atau keluarganya (walinya). Selain itu Sayid Sabiq (ibid) juga menyatakan bahwa yang dikatakan seseorang sedang mengkhitbah seorang perempuan berarti ia memintanya untuk berkeluarga yaitu untuk dinikahi dengan cara-cara (wasilah) yang ma’ruf.&lt;br /&gt;Islam telah menganjurkan dan bahkan memerintahkan kaum muslimin untuk melangsungkan pernikahan (An-Nabhaniy, 2001:146). Berkaitan dengan anjuran untuk menikah,Allah Swt, berfirman :&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Nikahilah oleh kalian perempuan-perempuan yang kalian sukai&lt;/i&gt; (QS.An-Nisa [4]:3)&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah Saw telah mengingatkan:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;‘Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah sanggup memikul beban. Hendaklah ia segera menikah, karena hal itu dapat menundukan pandangan dan menjaga kehormatan. Sebaliknya siapa saja yang belum mampu, hendaklah ia shaum karena hal itu dapat menjadi perisai’.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Diantara peristiwa khithbah yang terjadi pada masa Rasulullah Saw, adalah yang dilakukan oleh sahabat beliau, Abdurrahman Bin ‘Auf yang mengkhithbah Ummu Hakim Binti Qarizh. Hadits riwayat Bukhari menjelaskannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;‘Abdurrahman Bin ‘Auf berkata kepada Ummu Hakim Binti Qarizh:”Maukah kamu menyerahkan urusanmu kepadaku?” Ia menjawab ”Baiklah!”, maka Ia (Abdurrahman Bin ‘Auf) berkata: “Kalau begitu, baiklah kamu saya nikahi.” &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR.Bukhari&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Abdurrahman Bin ‘Auf dan Ummu Hakim keduanya merupakan sahabat Rasulullah Saw. Ketika itu Ummu Hakim statusnya menjanda karena suaminya telah gugur dalam medan jihad fii sabilillah, kemudian Abdurrahman Bin Auf (yang masih sepupunya) datang kepadanya secara langsung untuk mengkhitbah sekaligusmenikahinya.&lt;br /&gt;Menurut Muhammad Thalib (2002:25) kejadian ini menunjukan seorang laki-laki boleh meminang secara langsung calon istrinya tanpa didampingi oleh orang tua atau walinya dan Rasulullah Saw tidak menegur atau menyalahkan Abdurrahman Bin ‘Auf atas kejadian ini.&lt;br /&gt;Selain itu, seorang wanita juga diperbolehkan untuk meminta seorang laki-laki agar menjadi suaminya. Akan tetapi ia tidak boleh berkhalwat atau melakukan hal-hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syari’at (Syamsudin Ramdhan, 2004:56). Kebolehan hal ini didasarkan pada sebuah riwayat berikut:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;‘Pernah ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah Saw, seraya berkata ‘Wahai Rasulullah aku datang untuk menyerahkan diriku kepada Engkau’. Rasulullah Saw lalu melihatnya dengan menaikan dan menetapkan pandangannya. Ketika melihat bahwa Rasulullah tidak memberikan keputusannya, maka wanita itupun tertunduk” &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR.Bukhari&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Berdasarkan uraian di atas, maka dapat difahami bahwa khithbah merupakan jalan untuk mengungkapkan maksud seorang ikhwan/akhwat kepada lawan jenisnya terkait dengan tujuan membangun sebuah kehidupan berumah tangga, baik dilakukan secara langsung (kepada calon) ataupun melalui perwakilan pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;II. Proses Khitbah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa dalil di atas telah diungkapkan tentang bagaimana proses khithbah dapat berlangsung, yaitu diantaranya khitbah dapat dilakukan sendiri oleh seorang ikhwan langsung kepada akhwatnya ataupun dengan mewakilkan, kemudian bisa juga dilakukan oleh seorang ikhwan kepada keluarga atau wali pihak akhwat. Selain itu ada beberapa hal yang juga perlu difahami ketika melakukan khitbah, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;a. Kebolehan Melihat Akhwat Yang Dikhithbah&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Syamsudin Ramdhan (2004:54) mengungkapkan bahwa sebagian ulama berpendapat, diperbolehkan bagi pelamar untuk melihat wanita yang dilamarnya, tetapi ia tidak boleh melihat auratnya. Sebagaimana Jabir menuturkan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;‘Jika salah seorang di antara kalian meminang seorang perempuan, sekiranya ia dapat melihat sesuatu darinya yang mampu menambah keinginan untuk menikahinya, maka hendaklah ia melihatnya. &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR. Abu Dawud dan Hakim&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;Dibolehkannya melihat perempuan yang dikhitbah ini sebenarnya membawa banyak hikmah, diantaranya adalah dengan melihatnya akan lebih memantapkan hati untuk menikahinya. Kebolehan melihat ini adalah kekhususan pada saat mengkhithbah.&lt;br /&gt;Sebagian ulama lagi membolehkan untuk melihat bukan hanya wajah dan telapak tangan, melainkan lebih dari itu karena wajah dan telapak tangan merupakan anggota badan perempuan yang terlihat sehari-hari. Sehingga perintah untuk melihat, dalam hadits tersebut tentu yang dimaksud bukan hanya wajah dan telapak tangan (MR.Kurnia, 2005:23)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;b. Tidak Boleh Mengkhithbah Akhwat Yang Masih Dikhithbah Seorang Ikhwan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Seorang ikhwan tidak boleh mengkhithbah seorang akhwat yang masih berada dalam khithbah-an ikhwan lainnya, kecuali setelah khithbah tersebut dilepaskan oleh ikhwan yang pertama atau karena alasan syar’i lainnya seperti meninggal dunia, dll (Syamsudin Ramdhan, 2004:55). Hal ini didasarkan pada hadits Rasulullah Saw:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin yang lain. Tidak halal seorang mukmin menawar diatas tawaran saudaranya dan meminang (seorang wanita) diatas pinangan saudaranya hingga nyata (bahwa pinangan itu) sudah ditinggalkannya&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Muslim dan Ahmad&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Dalam riwayat yang lain, Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tidak boleh seorang pria melamar seorang wanita yang telah dilamar oleh saudaranya hingga ia menikahinya atau meninggalkannya&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Abu Hurayrah&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;c. Seorang Akhwat Berhak untuk Menerima ataupun Menolak Khithbah&lt;br /&gt;An-Nabhaniy (2001:161) mengungkapkan bahwa jika seorang wanita telah dilamar, maka dirinyalah yang berhak untuk menerima ataupun menolak calon suaminya, bukan hak salah seorang walinya ataupun orang-orang yang akan mengawinkannya tanpa seizin wanita yang bersangkutan, dan dia pun tidak boleh dihalang-halangi untuk menikah.&lt;br /&gt;Dalam hal ini, Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Seorang janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, sedangkan seorang gadis harus dimintai izinnya, dan izinnya adalah diamnya&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR.Ibnu Abbas&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Adapun Abu Hurayrah menuturkan hadits Rasulullah Saw sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Rasulullah Saw bersabda,’Seorang janda tidak dinikahi kecuali setelah dilamar, sedangkan seorang gadis tidak dinikahi kecuali setelah diminta izinnya’ Para sahabat lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana bentuk izinnya?’ Beliau menjawab,’Izinnya adalah diamnya’.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Hadits-hadits di atas seluruhnya menunjukan dengan jelas bahwa seorang wanita yang tidak dimintai izinya ketika hendak dinikahkan (oleh orang tua/walinya) maka pernikahannya dianggap tidak sempurna. Jika ia menolak pernikahannya itu atau menikah secara terpaksa, berarti akad pernikahannya rusak, kecuali jika ia berbalik pikiran atau ridha.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;d. Tidak Menandai Khithbah Dengan Tukar Cincin&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Aktivitas tukar cincin adalah saling memberikan cincin (untuk dipakai) antara calon suami dan calon istri sebagai pertanda adanya ikatan pertunangan di antara mereka. Aktivitas ini biasanya dianggap lumrah oleh sebagian besar masyarakat.&lt;br /&gt;Menurut Muhammad Thalib (2002:48) bertukar cincin bukan merupakan cara islam melainkan cara bangsa Roma (eropa) yang mendapat pengesahan dari gereja. Jadi, saling tukar cincin pada mulanya bukan merupakan cara umat kristiani pula, melainkan warisan kebudayaan bangsa Romawi. Berkaitan dengan hal ini, maka Rasulullah Saw melarang kaum muslimin untuk meniru-niru kebiasaan kaum kafir. Ia bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Siapa saja yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Abu Dawud&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;e. Khitbah Bukanlah Setengah Pernikahan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kekeliruan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat tentang khithbah sering menggiring mereka pada anggapan bahwa pasangan laki-laki dan perempuan yang telah melangsungkan peminangan, maka ia boleh melakukan sebagian aktivitas seperti suami-istri asal tidak kelewat batas. Misalnya, jalan berduaan, ngobrol berduaan, dll.&lt;br /&gt;Menurut MR Kurnia (2005:25) khitbah bukanlah pernikahan, sehingga akad khitbah bukanlah akad pernikahan. Khithbah sebenarnya hanya merupakan janji kedua pihak untuk menikah pada waktu yang disepakati. Dengan demikian setelah akad khithbah dilangsungkan, maka status bagi keduanya adalah tetap orang asing (bukan mahram) antara satu dengan lainnya.&lt;br /&gt;Kendati demikian, dalam menjalankan proses khitbah diantara keduanya boleh saling melakukan kebaikan seperti saling memberikan hadiah, menanyakan kepribadian masing-masing (karakter, kesukaan), cara pandang, sikap, dsb. Hal ini karena, khithbah memang merupakan sarana untuk dapat saling mengenal lebih jauh satu sama lain dengan cara yang ma’ruf.&lt;br /&gt;Berkaitan dengan pemberian hadiah, Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;‘Saling memberikan hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai’ &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR.Abu Hurayrah&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Selain itu, Allah Swt juga telah memerintahkan kepada laki-laki dan perempuan untuk senantiasa bertakwa kepada-Nya:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah perkataan yang benar &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;QS. Al-Ahzab [33]:70&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih Suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;QS. An-Nur [24]:30-31&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;III. Kurun Waktu Dalam Menempuh Khithbah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kurun waktu khithbah adalah rentang waktu antara diterimanya khithbah (akad khithbah) hingga dilangsungkannya pernikahan (akad nikah) (Muhamad Thalib, 2002:69)&lt;br /&gt;Bagi seorang ikhwan yang telah mengkhithbah akhwat, berapa lamakah rentang waktu yang harus ia lewati hingga ia dapat melangsungkan pernikahan dengannya?&lt;br /&gt;Berdasarkan peristiwa khithbah yang terjadi pada masa Rasulullah Saw yaitu antara Abdurrahman Bin ‘Auf terhadap Ummu Hakim Binti Qarizh, dimana Abdurahman Bin ‘Auf telah melakukan pengkhitbahan secara langsung kepada Ummu Hakim kemudian dilangsungkan pula pernikahannya pada waktu itu. Terhadap kejadian ini Rasulullah tidak menyalahkan perbuatan Abdurahman Bin ‘Auf, yang berarti pula hal ini menunjukan persetujuan Beliau Saw. (ibid).&lt;br /&gt;Jadi, sebenarnya tidak ada batasan waktu yang pasti untuk melangsungkan pernikahan pasca dilakukannya khithbah, apakah 1 hari, 1 minggu, 1 bulan, atau bahkan satu tahun setelahnya. Hanya saja berkaitan dengan hal ini, syara’ juga menganjurkan untuk menyegerakan suatu perbuatan kebaikan apabila telah diniatkan. Rasulullah Saw telah mengingatkan:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bersegeralah beramal sebelum datang berbagai fitnah laksana potongan-potongan malam yang gelap. (saat itu) di pagi harinya seseorang beriman tetapi di sore harinya ia menjadi kafir. Di sore hari seseorang beriman tapi di pagi harinya ia kafir. Ia menjual agamannya dengan harta dunia&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;(&lt;b&gt;HR.Muslim dan Abu Hurayrah&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Melaksanakan pernikahan dengan segera apabila segala sesuatunya telah disiapkan dan dimantapkan (terutama niat dan ilmu, selain juga tidak mengabaikan kebutuhan materi) merupakan hal yang dianjurkan.&lt;br /&gt;Firman Allah Swt:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian*] diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;QS. An-Nur[24]:32&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;*] Maksudnya: hendaklah laki-laki yang belum kawin atau wanita- wanita yang tidak bersuami, dibantu agar mereka dapat kawin.&lt;br /&gt;Rasulullah Saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian telah mampu untuk kawin maka menikahlah&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah Swt, yaitu Pejuang di jalan Allah, mukatib (budak yang membeli dirinya dari tuannya) yang mau melunasi pembayarannya, dan orang yang menikah karena hendak menjauhkan diri dari perkara haram. &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR. At-Turmudzi&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Dengan demikian dalam menetapkan rentang waktu antara khithbah hingga pernikahan, tergantung pada kesiapan dan kesepakatan kedua belah pihak (dan keluarganya) sehingga kesepakatan diantara keduanyalah yang menjadi acuan untuk menetapkan waktu pelaksanaan pernikahan setelah mempertimbangkan berbagai hal dan kemampuan yang mendukung terlaksananya pernikahan tersebut.&lt;br /&gt;Apabila rentang antara khithbah dengan pernikahan ternyata cukup jauh, maka harus tetap adanya upaya untuk saling menjaga diri dalam keimanan dan ketakawaan kepada Allah Swt. Karena dalam rentang ‘masa penantian’ tersebut sangat mungkin muncul godaan-godaan untuk terjerumus pada pelanggaran syari’at ataupun godaan untuk berpaling kepada seorang calon yang lain, dan sebagainya. Namun bagi seorang mukmin tentu harus mewaspadai hal ini, sehingga senantiasa diperlukan adanya upaya diantara keduanya untuk saling berkomunikasi dan mengingatkan pada ketakwaan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan barang siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah ia shaum karena sesungguhnya shaum itu merupakan benteng&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Barang siapa beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak boleh sekali-kali ia menyendiri dengan seorang perempuan yang tidak disertai mahramnya, sebab nanti yang ketiganya adalah syetan&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Bukhari dan Muslim&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;QS. At-Taubah [9]:71&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Ataupun, juga perintah-Nya:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;QS.Al-Maidah[5]:2&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Keberlangsungan khitbah pada waktunya akan berakhir pada satu diantara dua pilihan yaitu berlangsungnya akad pernikahan atau terjadinya pembatalan khitbah. Kedua hal ini merupakan konsekuensi yang relevan dengan fungsi dan tujuan khithbah itu sendiri, sehingga jangan sampai dianggap sebagai &lt;i&gt;ending of story&lt;/i&gt; yang harus dipaksakan. Karena pernikahan yang terpaksa hukumnya tidak sah, dan pembatalan khithbah tanpa alasan yang syar’i juga tidak diperkenankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;IV. Pembatalan Khithbah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam melangsungkan proses khithbah, terdapat banyak hal yang akan ditemukan oleh kedua belah pihak (ikhwan-akhwat) terhadap keadaan, karakter, sikap, dan sebagainya, satu sama lain. Sehingga berkaitan dengan fungsi khithbah itu sendiri yaitu sebagai gerbang menuju pernikahan yang di dalamnya terdapat aktifitas saling mengenal (&lt;i&gt;ta’aruf&lt;/i&gt;) lebih jauh dengan cara yang ma’ruf, maka apabila ketika dalam aktifitas ta’aruf tersebut salah satu pihak menilai dan mempertimbangkan adanya ketidakcocokan antara dirinya terhadap calon pasangannya ataupun sebaliknya, ia berhak untuk membatalkan khithbah tersebut.&lt;br /&gt;Pembatalan khithbah merupakan hal yang wajar, bukanlah hal yang berlebihan. Menganggap hal ini secara berlebihan merupakan perbuatan yang keliru, misal ada anggapan bahwa pembatalan khithbah terjadi karena adanya penilaian bahwa salah satu calon bagi calon yang lainnya memiliki banyak kekurangan kemudian ia pun menganggap sebagai pihak yang tidak akan pernah dapat menikah dengan orang lain nantinya (setelah diputuskan cintanya) karena saat ini pun kekurangan-kekurangan tersebut dinilai telah berimplikasi pada kegagalan khithbahnya dengan seseorang. Padahal itu hanyalah sikap skeptis yang muncul pada dirinya karena lebih terdorong oleh emosional dan kelemahan iman.&lt;br /&gt;Seperti halnya dalam mengawali khithbah maka ketika akan mengakhiri khithbah dengan pembatalanpun harus dilakukan dengan cara yang ma’ruf dan tidak menyalahi ketentuan syara’. Dalam membatalkan khithbah, hal yang perlu diperhatikan adalah adanya alasan-alasan syar’i yang membolehkan pembatalan tersebut terjadi. Misalnya salah satu ataupun kedua belah pihak menemukan kekurangan-kekurangan pada diri calonnya dan ia menilai kekurangan tersebut bersifat prinsip (fatal) seperti dimilikinya akhlak yang rusak (gemar bermaksiat), berpandangan hidup yang menyimpang dari mabda islam, memiliki kelainan seksual, berpenyakit menular yang membahayakan, serta alasan-alasan lain yang dinilai dapat menghambat keberlangsungan kehidupan rumah tangga nantinya apabila berbagai kekurangan tersebut ternyata sulit untuk diubah. Selain pertimbangan berbagai uzur tersebut, pembatalan khithbah juga berlaku apabila adanya qada dari Allah Swt semisal kematian yang menimpa salah satu calon ataupun keduanya sebelum dilangsungkan akad pernikahan. Selain atas dasar alasan-alasan yang syar’i, maka pembatalan khithbah tidak boleh dilakukan, karena hal itu hanya akan menyakiti satu sama lain dan merupakan ciri dari orang-orang yang munafik, karena telah menyalahi janji untuk menikahi pihak yang dikhithbahnya.&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sifat orang munafik itu ada tiga; apabila berkata ia berdusta, bila berjanji, ia menyalahi, dan bila dipercaya ia berkhianat.&lt;/i&gt; (&lt;b&gt;HR. Bukhari&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Adapun berkaitan dengan sesuatu benda yang pernah diberikan sebagai hadiah/ hibah dan dilakukan sebelum pembatalan khithbah, maka sesuatu/benda tersebut tetap menjadi hak milik pihak penerima. Pihak pemberi, juga tidak boleh meminta kembali sesuatu/ benda yang pernah diberikannya tersebut.&lt;br /&gt;Rasulullah Saw pernah bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tidak halal seseorang yang telah memberikan sesuatu atau menghibahkan sesuatu, meminta kembali barangnya, kecuali pemberian ayah kepada anaknya &lt;/i&gt;(&lt;b&gt;HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Tirmizi, dan Nasa’i dari Ibnu Abbas&lt;/b&gt;)&lt;br /&gt;Muhammad Thalib (2002:76) mengungkapkan sebagai berikut, membatalkan pinangan adalah menjadi hak masing-masing yang tadinya telah mengikat perjanjian. Terhadap orang yang menyalahi janji dalam pinangan, islam tidak menjatuhkan hukuman materiil, sekalipun perbuatan tersebut dipandang cela oleh sebagian orang.&lt;br /&gt;Mahar yang telah diberikan oleh peminang (untuk pernikahan nantinya) kepada pinangannya berhak diminta kembali bila akad pernikahannya tidak jadi (karena mahar itu hanya diberikan sebagai ganti dan imbalan dalam pernikahan). Selama akad pernikahan belum terjadi, maka pihak perempuan belum mempunyai hak untuk memanfaatkan mahar tersebut sekalipun telah ia dapatkan.&lt;br /&gt;Adapun berbagai pemberian dan hadiah (selain mahar) maka hukumnya berbeda dengan hukum mahar, yaitu sebagai hibah. Secara syar’i, hibah tidak boleh diminta kembali, karena merupakan suatu derma sukarela dan tidak bersifat sebagai penggantian atas sesuatu. Bila barang yang dihibahkan telah diterima dari si pemberi, maka bagi pihak penerima barang tersebut sudah menjadi kepemilikan bagi dirinya dan ia berhak untuk memanfaatkannya.&lt;br /&gt;Iwan Januar (2005:4) mengungkapkan bahwa sikap terbaik ketika seorang mukmin menghadapi kenyataan ini (pembatalan khithbah) adalah berserah diri kepada Allah Swt serta hanya memohon kebaikan kepada-Nya. Rasulullah Saw, bersabda:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Menakjubkan keadaan seorang mukmin! Sebab, segala keadaannya untuknya adalah baik, dan tidak mungkin terjadi demikian kecuali bagi seorang mukmin: Jika ia mendapat nikmat maka ia bersyukur, maka syukur itu baik baginya. Dan jika ia menderita kesusahan ia bersabar, maka itupun baik baginya. &lt;/i&gt;(HR. Muslim)&lt;br /&gt;Demikianlah sekilas pandangan tentang proses khitbah serta beberapa hal yang terkait di dalamnya, semoga dapat memberikan pencerahan dan motivasi kepada sahabat-sahabat untuk segera merealisasikan keinginan yang selama ini telah menggebu-deru, namun masih terpendam dalam seolah enggan untuk nampak kepermukaan karena terkekang oleh perasaan malu-malu dan unselfconffident. Padahal, sesungguhnya ia merupakan sesuatu yang wajar dan boleh kita lakukan dengan disertai adanya kesiapan untuk memikul apapun resikonya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Wallahu’alam bi shawab. (www.syariahpublications.com)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Referensi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;An-Nabhani, Taqiyudin. 2001. Sistem Pergaulan Dalam Islam. Kitab Mutabanat Hizbut Tahrir. Bogor: PTI&lt;br /&gt;Januar, Iwan. 2005. Bulan Madu Sepanjang Hari. Booklet. Bogor: Al-Azhar Press&lt;br /&gt;Kurnia, MR. 2005. Memadukan Dakwah dan Keharmonisan Rumah Tangga. Booklet. Bogor: Al-Azhar Press&lt;br /&gt;………………..2005. Menjalin Cinta Suci. Booklet. Bogor: Al-Azhar Press&lt;br /&gt;Ramdhan, Syamsudin. 2004. Fikih Rumah Tangga. Pedoman Membangun Keluarga Bahagia..Bogor: Ide Pustaka&lt;br /&gt;Thalib, Muhammad,Drs. 2002. 15 Tutuntunan Meminang Dalam Islam. Bandung: Irsyad Baitussalam&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-6768112321528432774?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/6768112321528432774/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/seputar-khitbah-dalam-pandangan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6768112321528432774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6768112321528432774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/seputar-khitbah-dalam-pandangan-islam.html' title='Seputar Khitbah dalam Pandangan Islam'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-911316023042743611</id><published>2011-03-30T14:07:00.001+07:00</published><updated>2011-03-30T14:10:01.389+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><title type='text'>Mempertahankan Keutuhan Keluarga</title><content type='html'>&lt;div class="entrytext"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Semoga Bermanfaat ya.. &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Oleh : Zulia Ilmawati , S.Psi.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://baitijannati.files.wordpress.com/2011/03/suami-istri.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="alignright size-full wp-image-597" height="158" src="http://baitijannati.files.wordpress.com/2011/03/suami-istri.jpg?w=210&amp;amp;h=158" title="suami-istri" width="210" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Keluarga sakinah adalah keluarga dengan enam kebahagiaan yang terlahir dari usaha keras pasangan suami isteri dalam memenuhi semua&amp;nbsp; hak dan kewajiban, baik&amp;nbsp; kewajiban perorangan maupun kewajiban bersama. Teramat jelas bagaimana Allah dan RasulNya menuntun kita untuk mencapai tiap kebahagiaan itu. Enam kebahagiaan yang dimaksud adalah Kebahagiaan Finansial, seksual, intelektual, moral, spiritual dan idiologis. Mana dari enam kebahagiaan itu yang utama? Tergantung pada persepsi atau kerangka pandang dan pemahaman pasangan suami isteri. Keluarga Rasulullah dibangun&amp;nbsp; dalam kerangka perjuangan. Inilah keluarga teladan dengan kebahagiaan ideologis. Tapi berdasarkan riwayat-riwayat yang sangat jelas, Rasul juga mampu menciptakan bagi keluarganya kebahagiaan intelektual, kebahagiaan moral, spiritual, bahkan pula termasuk kebahagiaan seksual. Secara finansial, Rasul memang hidup dalam kesahajaan. Tapi siapa sangka mereka juga ternyata merasakan kebahagiaan finansial. Karena kebahagiaan yang terakhir ini tidak ditentukan oleh jumlah harta yang dimiliki, tapi oleh perasaan qanaah (perasaan cukup) atas rizki yang Allah karuniakan. Ketika kebahagiaan itu tidak dirasakan akibat fungsi keluarga tidak berjalan utuh yang dipicu oleh ketimpangan dalam pemenuhan hak dan kewajiban, maka akan timbul masalah.&lt;b&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Islam mengajarkan prinsip adil dalam membina keluarga. Adil berarti meletakkan&amp;nbsp;&amp;nbsp; fungsi-fungsi keluarga secara memadai. Islam meletakkan fungsi keagamaan (ibadah dan amal shaleh) sebagai fungsi paling utama keluarga. Bersumber dari fungsi keagamaan inilah, keluarga menghidupkan fungsi reproduksi, edukasi, melindungi dan kasih sayang. Fungsi ekonomi, sosial dan rekreatif akan tumbuh sendiri bila fungsi-fungsi yang disebut sebelumnya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.&amp;nbsp; Maka, setiap keluarga muslim adalah &lt;b&gt;masjid&lt;/b&gt; yang memberikan&amp;nbsp; pengalaman beragama bagi anggota-anggotanya; sebuah &lt;b&gt;madrasah&lt;/b&gt; yang mengajarkan norma-norma Islam; sebuah &lt;b&gt;benteng &lt;/b&gt;yang melindungi anggota keluarga dari berbagai gangguan (fisik dan non fisik), sebuah &lt;b&gt;rumah sakit&lt;/b&gt; yang memelihara dan merawat kesehatan fisik dan psikologis anggota keluarga;&amp;nbsp; keluarga juga bagaikan sebuah &lt;b&gt;kompi dalam hizbullah&lt;/b&gt; yang turut serta dalam perjuangan menegakkan risalah Islam. Dari kompi ini pula dilahirkan kader-kader pejuang&amp;nbsp; Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya tidak ada sebuah keluarga yang tidak menginginkan pernikahannya langgeng dan sakinah mawadah wa rahmah. Namun kehidupan dalam pernikahan tidaklah selalu seindah yang diharapkan. Tidak mudah memang menyatukan dua orang pribadi yang berbeda, berasal dari latar belakang yang berbeda, yang memiliki kebiasaan, karakter, keinginan, yang berbeda pula. Konflik menjadi suatu hal yang mudah terjadi dan jika hal tersebut tidak mampu diatasi dengan bijaksana maka bukan tidak mungkin akan &amp;nbsp;membawa pernikahan&amp;nbsp; kepada perceraian. Karenanya sangatlah penting bagi para pasangan yang akan menikah untuk mempersiapkan pernikahannya dengan baik sehingga dapat mengantisipasi badai yang akan menerpa dan pada saat hal tersebut terjadi dapat diatasi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesabaran merupakan langkah utama ketika mulai muncul perselisihan dalam keluarga. Islam memerintahkan kepada suami isteri agar bergaul dengan cara yang baik, serta mendorong mereka untuk bersabar dengan keadaan masing-masing pasangan. Karena boleh jadi di dalamnya terdapat kebaikan-kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;i&gt; “Bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian, bila kamu tidak menyukai mereka (maka bersabarlah). Karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak (QS. An-Nisa : 19)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Kedua, sangat penting menjaga pintu dialog. Dialog dimaksudkan untuk menghilangkan hambatan-hambatan psikis. Kadang masalah muncul bukan karena tidak ada kecocokan pada kedua belah pihak, melainkan karena sangat kurangnya kesempatan bagi keduanya untuk berbincang-bincang. Boleh jadi hanya dengan dialog persoalan yang kelihatannya sulit akan mampu dipecahkan. Di sinilah dibutuhkan komunikasi yang baik antar suami isteri.Untuk membangun komunikasi yang baik, pasangan harus menyadari bahwa mereka merupakan dua pribadi yang unik dan berbeda. Pasangan tidak akan pernah bisa membangun sebuah kesamaan tanpa menyadari atau mengenali perbedaan yang ada. Mereka mungkin menyadari bahwa mereka berbeda namun tidak tahu bagaimana cara menjembatani perbedaan yang ada dengan bijaksana sehingga konflikpun tak bisa dihindarkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika konflik antara suami istri memang sudah tidak mampu diatasi berdua, sementara keadaan semakin runcing, maka kehadiran pihak ketiga sebagai penengah sangat diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Dan jika kamu khawatirkan ada persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang hakam dari keluarga laki-laki dan seorang hakam dari keluargaperempuan.. Jika kedua orang hakam itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami isteri itu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal (QS. An-Nisa:35)&lt;/i&gt;&lt;i&gt; (&lt;/i&gt;&lt;a href="http://baitijannati.wordpress.com/" target="_blank"&gt;www.baitijannati.wordpress.com&lt;/a&gt;&lt;i&gt;)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-911316023042743611?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/911316023042743611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/mempertahankan-keutuhan-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/911316023042743611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/911316023042743611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/mempertahankan-keutuhan-keluarga.html' title='Mempertahankan Keutuhan Keluarga'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-4216013262631885265</id><published>2011-03-28T09:42:00.001+07:00</published><updated>2011-03-28T09:45:03.337+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKHWAN ONLY'/><title type='text'>Bacaan Wajib Bagi yang Ingin Berhenti Merokok</title><content type='html'>&lt;h1 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html"&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;semoga bermanfaat...&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h1&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.voa-islam.com/photos2/Azka/dilarang-merokok3.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.voa-islam.com/photos2/Azka/dilarang-merokok3.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Banyak  orang mengeluhkan betapa sulitnya berhenti rokok, dengan berbagai  alasan dan penyebab. Banyak yang bilang telah berusaha dengan susah  payah tapi masih belum mampu.&lt;br /&gt;&lt;h1 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html"&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Di mana peran agama dalam kehidupan para perokok tersebut? Bukankah  telah jelas apa konsekuensi melanggar hukum Allah? Keberatan apalagi  yang mengganjal mereka untuk meninggalkan sesuatu yang telah jelas-jelas  &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html"&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;i&gt;agama melarangnya?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Di Hong Kong&lt;/b&gt;, rokok dilarang beriklan baik di media cetak maupun  elektronik. Sebaliknya media massa gencar mengiklankan motivasi agar  masyarakat berhenti merokok. Bahkan di sebagian besar tempat umum  dijadikan area terlarang bagi seseorang untuk merokok. Jika melanggar  larangan merokok yang telah ditentukan pemerintah, akan dikenai denda  HKD 1.500 atau setara Rp 1.740.000 (dengan kurs saat ini 1 HKD = Rp  1160). Sedangkan di area rumah sakit, sangsi denda lebih berat lagi, HKD  5.000.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7817039653795427048&amp;amp;postID=4216013262631885265" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html"&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;KENAPA HARUS MEROKOK?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 class="post-title entry-title"&gt;&lt;a href="http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html"&gt;&lt;span style="color: black; font-weight: normal;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt;&lt;br /&gt;Cari tahu dalam diri sendiri, kenapa anda merokok? Keinginan atau  kebutuhan? Jika merokok adalah kebutuhan dan tidak mengandung resiko,  serta tidak dilarang agama, silakan berlanjut. Namun jika merokok karena  keinginan, silakan berhenti dan menjauhi barang berbahaya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat aneh jika ada yang mengatakan merokok adalah kebutuhan, sementara  anda tahu bahwa itu benda beracun yang tidak ada manfaatnya sama  sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;ROKOK MERUSAK DIRIMU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sadarilah, betapa banyak akibat yang akan ditimbulkan karena merokok, antara lain:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. Bersarangnya berbagai penyakit di tubuh perokok, seperti penyakit jantung, kanker, pernafasan, kerusakan mata.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2. Menyebabkan mandul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3. Penuaan dini, karena kulit akan mengalami keriput lebih cepat daripada non smoker.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;…Merokok membuat anda akan kaya, yaitu kaya dengan dosa dan  penyakit. Di tubuh perokok bersarang penyakit jantung, kanker,  pernafasan, kerusakan mata...&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;4. Impotensi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;5. Melahirkan bayi cacat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;6. Haid berhenti lebih awal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;7. Berpengaruh pada kerusakan gusi dan meninggalkan plak di gigi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;8. Otot melemah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;9. Berat badan berkurang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;10. Mudah lelah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;11. Sindrom kematian mendadak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;12. Merokok membuat anda akan kaya, yaitu kaya dengan dosa.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.voa-islam.com/photos2/Azka/dilarang-merokok1.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.voa-islam.com/photos2/Azka/dilarang-merokok1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: large;"&gt;MOTIVASI UNTUK BERHENTI MEROKOK&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meninggalkan rokok secara  total. Jika pada awalnya tidak mampu 100%, lakukanlah step by step  dengan tujuan yang tepat. Pikirkan hal di bawah ini sebelum anda  istiqamah merokok:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;1. Pikirkan azab Allah andai terus menentang hukum-Nya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;…Jika ajal menjemput saat anda merokok, siapkah mempertanggungjawabkan di hadapan Allah di hari perhitungan?...&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;2. Jika saat anda merokok kemudian ajal menjemput, siapkah mempertanggungjawabkan di hadapan Allah di hari perhitungan?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;3. Bayangkan jika yang merokok adalah keluarga anda, anak-anak anda, adik-adik anda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;4. Sering-seringlah membaca artikel tentang penyakit akibat yang ditimbulkan rokok.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;5. Pikirkan orang yang kekurangan di sekitar anda, untuk makan harus  banting tulang, sementara anda justru bersekongkol dengan syaitan  menghambur-hamburkan uang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;…Di sekitar anda orang harus banting tulang untuk sesuap  nasi, sementara anda justru bersekongkol dengan syaitan  menghambur-hamburkan uang…&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;6. Pikirkan lagi, akibat rokok, harta anda akan terkuras untuk menebus penyakit-penyakit yang akan muncul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;7. Perhatikan orang-orang di sekitar anda, mereka terkena asap dari rokok dan merugikan diri mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;8. Berkaca pada kehidupan para kaum saleh dahulu, yang tidak pernah ragu untuk meninggalkan perkara yang tidak membawa manfaat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;9. Kembali pada Islam secara kaffah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;10. Cari kegiatan positif yang dapat mengalihkan perhatian anda dari rokok.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berhenti merokok, berikan teladan yang baik pada generasi  mendatang, dengan mempresentasikan kehidupan islami yang dimulai dari  diri sendiri. Say Goodbye untuk rokok. [Yuli Anna/voa-islam.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : &lt;a href="http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html"&gt;http://www.uhibbukumfillah.co.cc/2010/07/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-4216013262631885265?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/4216013262631885265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4216013262631885265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4216013262631885265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/03/bacaan-wajib-bagi-yang-ingin-berhenti.html' title='Bacaan Wajib Bagi yang Ingin Berhenti Merokok'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5348285253759168535</id><published>2011-01-14T08:36:00.002+07:00</published><updated>2011-01-14T10:32:33.038+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKHWAN ONLY'/><title type='text'>CaraKu MenCintaimu KarenaNya..</title><content type='html'>Bismillahirrahmanirrahiim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Wahai Saudari kami...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kalian pernah mendapati kami dalam keadaan dingin dan membisu&lt;br /&gt;Padahal bisa saja, kami membuka pembicaraan dan memecahkan suasana bersama kalian&lt;br /&gt;Namun  kami sadar, bahwa tak layak bagi kami bermudah-mudah dikarena khawatir  hal itu akan mengikis kadar rasa malu kalian kepada kami.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Mungkin kalian pernah merasa risih ketika kami tidak memperhatikan wajah ketika berbicara dengan kalian?&lt;br /&gt;Padahal memandang kalian ketika berbicara adalah mudah bagi kami,&lt;br /&gt;Namun  dengan memalingkan wajah, kami berharap agar kalian akan lebih  berhati-hati dalam berbicara dan menjadikan keadaan itu lebih suci bagi  hati masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Wahai Saudariku...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kamu akan mengatakan aku aneh ketika aku melarangmu menelefonku&lt;br /&gt;Padahal, bisa saja aku menganggkatnya setiap saat engkau menelefonku&lt;br /&gt;Namun  aku belajar untuk menghargai seseorang yang berhak akan mendampingimu  kelak, dengan cara tidak berduaan denganmu dalam keadaan yang tidak ada  yang menemani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kamu akan kesal apabila aku tak  memberikan pesan penyemangat ketika engkau melaporkan kepadaku tentang  kegiatanmu hari ini&lt;br /&gt;Padahal mudah saja jika aku harus mengirimkan sebuah pesan tersebut agar membuat jiwamu menjadi lebih bersemangat mengerjakannya&lt;br /&gt;Namun,  keberadaanku di sekitarmu ku harap tidak menggoyahkan kesucian hatimu  dengan mengirimkan kepadamu pesan-pesan yang seharusnya tidak pernah  kamu terima dariku jika itu justru akan membuatmu berangan-angan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Wahai Saudariku...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Bisa  jadi sebuah harapan pernah terbesit dihatimu sehingga mungkin engkau  akan merasa gundah ketika aku tidak pernah meminta meminangmu.&lt;br /&gt;Padahal, bisa saja aku lakukan itu agar hatimu senang&lt;br /&gt;Namun aku sadar bahwa aku belum siap, maka aku redamkan lidah ini untuk menyatakannya di dalam diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin engkau akan datang memintaku agar kamu menantiku&lt;br /&gt;Padahal aku mampu mengizinkan permintaanmu itu&lt;br /&gt;Namun,  apakah kamu tidak merasa sakit ketika suatu saat jodohku adalah bukan  dirimu? Bukankah usahamu untuk bersamaku dengan cara menantikanku adalah  sia-sia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin saja engkau akan merasa gelisah ketika aku tidak pernah memintamu menungguku&lt;br /&gt;Padahal bisa saja permintaan itu akan engkau indahkan ketika aku memintanya kepadamu&lt;br /&gt;Namun  aku mencintaimu atas dasar kesucian, maka aku tidak akan memintamu  untuk itu hanya karena ingin mempersilahkan laki-laki shaleh lain untuk  meminangmu&lt;br /&gt;Bukankah kesucian yang aku inginkan? Jika demikian,  maka lebih baik engkau menikah kepada laki-laki yang telah siap  meminangmu tanpa harus membuatmu menunggunya demi membantu memelihara  kesucian dirimu dengan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau bisa jadi, engkau bosan karena terlalu lama menungguku untuk menyatakan sebuah ungkapan-ungkapan indah kepadamu&lt;br /&gt;Padahal, bisa saja aku menyatakan itu untuk menyenangkan hatimu&lt;br /&gt;Namun, Diam adalah caraku mencintaimu karenaNya, berharap hal itu lebih memelihara kesucian hatiku dan hatimu setelahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintaimu dalam keimanan&lt;br /&gt;Berharap agar dapat menjaga rasa maluku dan memelihara kesucian hatimu&lt;br /&gt;Ini  lah caraku Mencintaimu karenaNya, diam dan tak pernah terucap hingga di  ujung lidah yang lunak, bahkan sampai tak pernah terlukiskan oleh  aktifitasku yang dapat engkau lihat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berharap menjadi pemalu seperti Rasul, Muhammad*&lt;br /&gt;Dan membawamu menjadi suci seperti Ibunda Isa, Maryam&lt;br /&gt;Suci, tak pernah tersentuh laki-laki...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Rule of Play: &lt;i&gt;&lt;b&gt;Ifaloso&lt;/b&gt;&lt;b&gt;phy.&lt;/b&gt; "The Tenderness is a Beauty" &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memaafkan aku ketika aku bersalah&lt;br /&gt;Allahuma Amiiin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB:&lt;br /&gt;Catatan ini telah dilayangkan kepada 19.000 lebih Profil di jejaring sosial ini, tidak diperuntukkan khusus bagi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutipan:&lt;br /&gt;*)Shollallahu 'Alaihi Wassalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5348285253759168535?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5348285253759168535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/caraku-mencintaimu-karenanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5348285253759168535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5348285253759168535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/caraku-mencintaimu-karenanya.html' title='CaraKu MenCintaimu KarenaNya..'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5392395900399806552</id><published>2011-01-11T10:07:00.004+07:00</published><updated>2011-01-19T08:35:13.598+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU2 KEREN(KATALOG)'/><title type='text'>BUKU KEREN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvID9sXosI/AAAAAAAAAW0/ypyDhFDr2Mw/s1600/JSC.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvID9sXosI/AAAAAAAAAW0/ypyDhFDr2Mw/s1600/JSC.jpg" /&gt;&amp;nbsp; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Tulisan ini lahir di kala kelahiran kembali “Jangan Sadarin Cewek!”  Menjadi “Jangan Sadarkan Cewek!” Dipantik oleh sebuah koment dari  seorang pembaca. Awalnya dia bertanya tentang... lalu ujung-ujungnya  ‘setan’nya kelihatan. Aku menangisi semua cewek yang telah dinistainya..  dan menghina dinakan kelakuan nistamu, manusia yang malang!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dari  situ aku tersadar bahwa penggunaan kata ‘cowok bejad’ dalam naskah buku  ini ternyata masih lunak! Masih terlalu baik itu untuk semua kelakuan  para cowok diluaran sana. Yang lebih cocok adalah seperti judul tulisan  ini, cowok setan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan bukanlah nama makhluk, tapi nama sifat,  perilaku. Setan disebutkan terdiri dari dua golongan, jin dan manusia.  Sederhananya, setan adalah pola pikir dan perilaku yang yang menyelisihi  apa yang telah diatur di dalam din Islam. &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvG43FumvI/AAAAAAAAAWw/NwWzwCt6T0U/s1600/JSJ.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvG43FumvI/AAAAAAAAAWw/NwWzwCt6T0U/s1600/JSJ.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jangan Sadarin Jilbaber!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berbincang tentang para perempuan  yang memeluk agama Islam. Bagaimana keadaan mereka kini. Mulai dari  istilah-istilah yang akhirnya terpaksa lahir untuk menyebut banyak ragam  penampakan mereka secera fisik. Satu sisi, ada yang tidak enak disebut  selain dengan istilah yang sengaja disandangkan kepada dirinya, pun  begitu  juga yang lain. Inilah kisah di sebuah negeri, sebuah kisah  untukmu, kisah tentang kita, kawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-chio-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENULIS : CHIO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvJBO29z7I/AAAAAAAAAW4/n-35N8leqGc/s1600/JSM.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvJBO29z7I/AAAAAAAAAW4/n-35N8leqGc/s1600/JSM.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;ini sedikit cuplikan salah satu bab bukunya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klasifikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok,  siapapun kamu. Mahasiswa yang masuk dengan bantuan joki, yang masuk  dengan uang sogokan secara terang-terangan, yang masuk murni melalui  tes, yang masuk dengan bekingan nama besar dibelakang, dan entah apalagi  sebutannya. Semuanya. Begitu kamu masuk dunia kampus, kuliah, otomatis  kamu akan menjadi satu diantara beberapa jenis MAHASISWA :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa aktivis &lt;br /&gt;Secara garis besarnya bisa aja kita bagi cuman menjadi dua jenis.  Aktivis yang bergerak di dalam bidang keagamaan, dan yang paling sering  di sorot adalah aktivis organisasi islam. Lembaga dakwah kampus nama  kerennya. Yang ke dua aktivis non agama kayak pecinta alam, pers, dan  lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memesan buku2 tersebut silahkan&lt;br /&gt;HUB : 0852 8773 5383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvM-PfebNI/AAAAAAAAAW8/-c-jivybJ1Q/s1600/JSCO.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvM-PfebNI/AAAAAAAAAW8/-c-jivybJ1Q/s1600/JSCO.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Isinya membongkar rahasia mafia bernama cowok. Bahasanya bikin sakaratul  fikir. Idenya melawan arus. Salute!! Saatnya dunia butuh segudang  chio.. chio.. lainnya. Muntahkan semua mualmu kawan. Sampe dunia  sekarat. He he he.&lt;br /&gt;Weni, Sosiologi UNP.&lt;br /&gt;ini sedikit kata pengantarnya... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca buku mini JSCO ini, tak hanya menyisakan cerita kecuali untuk  dirinya sendiri, seperti menceritakannya dengan sederhana, lewat kata  yang tak sempat disampaikan kayu pada api yang menjadikannya abu.  Hiks...hiks..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah capek membaca buku pertamanya JSC,  pasangannya pun keluar, JSCO. Setali tiga uang, isinya kembali  membongkar kerahasiaan mafia yang bernama cowok. Ahh...ternyata mereka  ada banyak. Sebuah realitas yang hidup dan eksis ditengah kita  kawan-kawan. Jujur, sangat jarang ada seseorang yang peduli dan berani  membeberkan realitas itu kehadapan kita sedemikian detilnya. Terkadang,  banyak pun orang yang paham dengan realitas yang tak lagi cerah,  seringkali mereka acuh dan terdiam lama dalam do’a bahkan justru menarik  diri dan lari menyelematkan hati walaupun itu selemah-lemahnya iman.  Namun untuk  chio kasusnya  tetap beda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman yang semakin  individual dengan pola semau gue membuat tulisan-tulisan chio secara  umum keluar dari pola tema yang ada. Bahasanya lugas, tanpa tedeng  aling-aling dan bikin sakaratul fikir. Tetap bertahan dengan  idealismenya dan mencoba melawan arus dengan sifatnya. Membuka diri dan  melepaskan kacamatanya serta melihat apa dan siapa objeknya dalam  menggambarkannya. Apapun itu, salut buat anak muda yang muntah dan  emosian sewaktu menuliskan rasa sakit nya ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMESANAN : 0852 8773 5383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvPu7uZTXI/AAAAAAAAAXA/9Yecz5tjsFs/s1600/MB.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvPu7uZTXI/AAAAAAAAAXA/9Yecz5tjsFs/s1600/MB.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="font-weight: bold; margin-bottom: 5px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td&gt;Penulis:&lt;/td&gt;&lt;td&gt;kuncir kecil&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Muslimah Bidadari&lt;br /&gt;Rp 20.000&lt;br /&gt;11x16 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Pemesanan : 0852 8773 5383&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5392395900399806552?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5392395900399806552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/buku-keren.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5392395900399806552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5392395900399806552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/buku-keren.html' title='BUKU KEREN'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvID9sXosI/AAAAAAAAAW0/ypyDhFDr2Mw/s72-c/JSC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-4756566659066945479</id><published>2011-01-10T16:26:00.011+07:00</published><updated>2011-01-19T08:36:20.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU2 KEREN(KATALOG)'/><title type='text'>BUKU KEREN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvCHpLIpTI/AAAAAAAAAWo/Tl0zPNJJjIs/s1600/KKN2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvCHpLIpTI/AAAAAAAAAWo/Tl0zPNJJjIs/s1600/KKN2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;Penulis : Luky B.Rouf&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Harga : 23.0000&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;PEMESANAN : 0852 8773 5383&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrNu4ioieI/AAAAAAAAAWY/2llQESzxjwo/s1600/al+qandas.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrNu4ioieI/AAAAAAAAAWY/2llQESzxjwo/s320/al+qandas.jpg" width="219" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Buku baru dari Anomali, buku motivasi tdak pernah disajikan segokil ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis : Akin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrQfc4r4rI/AAAAAAAAAWc/qgWQzxArb0w/s1600/MDC.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrQfc4r4rI/AAAAAAAAAWc/qgWQzxArb0w/s320/MDC.jpg" width="208" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;CINTA&lt;br /&gt;Jika kita merasakan jengah dengan dakwah egois, muak dengan  dakwah yang sporadis, atau sebal dengan dakwah yang membawa kebencian  dalam menebar kebenaran, MELAWAN DENGAN CINTA perlu kita renungkan. Di  sini, kita akan banyak berbincang tentang dakwah dan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATA&lt;br /&gt;Jika  kita terbata ketika menuturkan kebenaran, gemetar setiap berdiri di  hadapan, atau tidak mampu menyusun kata untuk mengguncang kesadaran,  MELAWAN DENGAN CINTA sangat kita perlukan. Ada banyak cerita teruntai,  tentang retorika Nabi, tentang pengalaman orang-orang panggung, ataupun  teori-teori komunikasi, yang akan menuntun kita menjadi seorang penutur  kebenaran yang mampu menggugah manusia dengan untaian kata dan tatapan  mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NYATA&lt;br /&gt;Jika dalam keseharian, kita sering kebingungan  menghadapi obyek-obyek dakwah, bagaimana menyentuh hatinya, bagaimana  mengikat jiwa, dan bagaimana menggerakkannya, MELAWAN DENGAN CINTA layak  kita jadikan teman duduk. Di dalamnya tersaji berbagai kisah  RasuluLlah, para shahabatnya, maupun kisah keseharian kita., tentang  dakwah yang tak terlalu memerlukan kata, dakwah yang lebih fokus pada  amal-amal nyata dalam keseharian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul Buku : Melawan Dengan Cinta&lt;br /&gt;Penulis : Abay Abu Hamzah&lt;br /&gt;Penerbit : Za’faran (Grup Anomali)&lt;br /&gt;Dimensi : 216 Halaman, 11 cm x 17,5 cm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;PEMESANAN : 0852 8773 5383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrR7yxn4QI/AAAAAAAAAWg/kaP4XLwo6gI/s1600/MBI.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrR7yxn4QI/AAAAAAAAAWg/kaP4XLwo6gI/s1600/MBI.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Judul: Menggenggam Bara Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Abay Abu Hamzah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimensi: 14 x 21 cm; 184 hal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga: Rp. 35.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbit: Awal Ramadhan 1430 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinopsis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah  buku pembinaan bagi remaja muslim di abad ini. Sangat menarik dengan  bahasa yang santai disertai cerita-cerita heroik para sahabat dan  contoh-contoh kehidupan sehari-hari. Sangat cocok bagi para da’i dan  para remaja untuk menemukan jati diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Akan datang kepada  manusia suatu zaman, orang yang bersabar pada agamanya diantara mereka  seperti orang yang menggenggam bara api” (HR. At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMESANAN : 0852 8773 5383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrT5hC_h7I/AAAAAAAAAWk/z-bNlFaBwA8/s1600/badar.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrT5hC_h7I/AAAAAAAAAWk/z-bNlFaBwA8/s320/badar.jpg" width="207" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;1x pesan..  1 hari abis..&lt;br /&gt;2x pesan.. puluhan buku dalam hitungan hari langsung ludes ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bener2 maknyoos!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya recomendasikan buku ini buat Anda semua..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sarat inspirasi n muatan hikmah dibalut puitisasi nan indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dr prg badar qt belajar =adi wijaya=&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga : 25.000 &lt;br /&gt;PEMESANAN : 0852 8773 5383&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-4756566659066945479?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/4756566659066945479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/buku-baru-dari-anomali-buku-motivasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4756566659066945479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4756566659066945479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/buku-baru-dari-anomali-buku-motivasi.html' title='BUKU KEREN'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSvCHpLIpTI/AAAAAAAAAWo/Tl0zPNJJjIs/s72-c/KKN2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-4262912701834353871</id><published>2011-01-10T15:27:00.008+07:00</published><updated>2011-01-19T08:36:41.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU2 KEREN(KATALOG)'/><title type='text'>BUKU KEREN</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrCoJaWgII/AAAAAAAAAWQ/7d7bAudfab8/s1600/MPK.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrCoJaWgII/AAAAAAAAAWQ/7d7bAudfab8/s320/MPK.jpg" width="220" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Proses Kemenangan Hidup telah Dimulai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temukan duniamu, maka dunia menjadi milikmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi Pemenang Kehidupan..&lt;br /&gt;Rahasia Mjd Apapun yang Anda Inginkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga Rp 45.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemesanan : 0852 8773 5383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrLHN1BYKI/AAAAAAAAAWU/pIMdHy04GsM/s1600/RDRK.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrLHN1BYKI/AAAAAAAAAWU/pIMdHy04GsM/s320/RDRK.jpg" width="226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Setelah Menggenggam Bara Islam&lt;br /&gt;dan Melawan Dengan Cinta&lt;br /&gt;saatnya&lt;br /&gt;REVOLUSI DARI RUMAH KAMI&lt;br /&gt;-karena pernikahan adalah perlawanan-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Seperti aku, tentu kau juga sudah jengah membincang pernikahan dalam suasana merah jambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari bersamaku,&lt;br /&gt;membincangnya dengan warna merah menyala.&lt;br /&gt;Ya, pernikahan adalah tungku yang memanaskan hawa perjuangan.&lt;br /&gt;Hingga kelak, kita akan berkata dengan bangga:&lt;br /&gt;Rabbi, Revolusi ini berawal dari rumah kami!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini bertutur tentang 3 fungsi utama rumah seorang pejuang Islam: penawar lelah, tempat berbenah, dan penebar dakwah.&lt;br /&gt;Sebab itu, buku RDRK ini dibagi menjadi tiga pintu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prolog: meluruskan persepsi-persepsi berbahaya seputar dakwah dan nikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PINTU PERTAMA: RUMAH, PENAWAR LELAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  jalan dakwah, ada bahaya yang mengintip, ada ancaman yang tiba-tiba  menyergap. Ada musuh yang menampakkan diri, ada pula kawan yang  menelikung dengan pedang Hindi. Adakalanya jiwa terasa lelah, raga  terasa penat. Rehatlah sejenak. Rebahkanlah kepala sesaat. Berbaringlah,  pejamkan mata untuk merenungi kelemahan diri, meyakini kemahabesaran  ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat jiwa lelah, beruntunglah mereka yang telah  menyempurnakan separuh dari agamanya. Beruntunglah mereka yang masih  memiliki harapan untuk tersenyum selepas jihad yang melelahkan, sebab di  rumah ada bidadari yang menanti dengan senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu pertama ini, kita akan membincang penawar lelah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PINTU KEDUA: RUMAH, TEMPAT BERBENAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga  Nabi saw adalah kisah nyata yang demikian agung. Tidak sedikitpun celah  untuk mencela. Tidak semilipun lubang untuk menggali kekurangannya.  Rumah Nabi adalah rumah yang memancarkan cahaya ilahi. Dari rumah Nabi  saw, Islam menyebar dengan cepat. Berawal dari delapan orang pertama  yang memeluk Islam, kemudian 40 orang, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pancaran  cahaya ilahi menerangi seluruh Makkah, hingga tidak ada sebuah rumahpun  di Makkah, kecuali ada Islam disebut. Pancaran cahaya itu semakin  sempurna setelah hijrah ke Madinah al-Munawwarah. Dari sana Islam  menyebar secepat api membakar rumput kering. Islam memenangkan  pertempuran demi pertempuran, penaklukan demi penaklukan. Dengan cepat,  wilayah Islam meluas hingga memayungi dua pertiga belahan bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah  Nabi memang memancarkan cahaya ilahi. Namun janganlah kau lupa, sebelum  cahaya itu memancar menerangi semesta, terlebih dahulu ia memijar di  dalam rumah Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pintu kedua ini, kita akan berbincang  tentang pijar itu. tentang meningkatkan kualitas diri bersama suami atau  isteri. Juga tentang mereda badai yang siap menerpa bahtera kita. Juga  tentang menyiapkan anak-anak kita, menjadi pejuang-pejuang berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PINTU KETIGA: RUMAH, PENEBAR DAKWAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinyalah,  jika Islam telah menancap di dada, maka tidak ada lagi yang memenuhi  isi kepala selain tertegaknya kemuliaan Islam, dan itu menghajatkan  dakwah.&lt;br /&gt;Sehingga, setiap kesempatan, setiap tempat, setiap waktu, seorang Muslim sejati akan mengoptimalkan dakwahnya.&lt;br /&gt;Termasuk  di rumah kita. Ada tamu yang siap kita bakar semangatnya. Ada tetangga  yang siap kita bangkitkan pemikirannya. Ada masjid yang siap kita  makmurkan, untuk kemudian mencerahkan setiap jamaahnya.&lt;br /&gt;Di pintu ketiga ini, itulah yang akan kita bagi bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Epilog: Rabbi, revolusi ini berawal dari rumah kami!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas Buku&lt;br /&gt;Judul : Revolusi Dari Rumah Kami&lt;br /&gt;–karena pernikahan adalah perlawanan-&lt;br /&gt;Penulis : Abay&lt;br /&gt;Penerbit : Za’faran (Grup Anomali) Yogyakarta&lt;br /&gt;Dimensi : 12 cm x 17 cm, 216 halaman&lt;br /&gt;Harga : Rp. 35.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemesanan : 0852 8773 5383&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" style="font-weight: bold; margin-bottom: 5px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr valign="top"&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-4262912701834353871?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/4262912701834353871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/promosi-menjadi-pemenang-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4262912701834353871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4262912701834353871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/promosi-menjadi-pemenang-kehidupan.html' title='BUKU KEREN'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrCoJaWgII/AAAAAAAAAWQ/7d7bAudfab8/s72-c/MPK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5204665065463570626</id><published>2011-01-10T15:19:00.004+07:00</published><updated>2011-01-19T08:37:38.892+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKU2 KEREN(KATALOG)'/><title type='text'>Don’t Panic Iam Muslim (sebuah pengantar)</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrA4lWczJI/AAAAAAAAAWM/GnQ6NEzK9bA/s1600/do%2527t+panik.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrA4lWczJI/AAAAAAAAAWM/GnQ6NEzK9bA/s1600/do%2527t+panik.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;kategori: Buku-buku&lt;br /&gt;Jenis Lainnya&lt;br /&gt;Penulis: Divan Semesta&lt;br /&gt;Judul : Don't Panic! I'am Muslim&lt;br /&gt;karya : divan semesta&lt;br /&gt;penerbit: anomali -buku.unik-&lt;br /&gt;harga: 20.000&lt;br /&gt;hal : --&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don’t Panic Iam Muslim&lt;br /&gt;(sebuah pengantar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa  Engkau mencintai tetapi kau tidak mau terbakar dengan cintanya?” tanya  orang ketika mereka melihat aku memiliki respek dan kecintaan yang luar  biasa pada gerakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah berpuluh kali aku ditanya mengenai  hal itu, mengenai mengapa aku tidak melibatkan diri dalam gerakan yang  jika di terjemahkan di Indonesia sebagai gerakan pembebasan itu.  Pembebasan dari apa? Ya dari tiran yang berusaha mengalihkan penyembahan  pada Allah menuju berhala-berhala yang muncul dalam aturan-aturan yang  pengaplikasiannya bukanlagi brutal tetapi kanibal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu urusanku,  jawabku dalam hati. Mungkin aku bakal kembali, mungkin juga tidak. Saat  ini pun aku masih menimbang-nimbang. Dan jika Kamu bertanya, apa yang  ditimbang timbang --macam menimbang nangka golek saja--, aku tidak  mungkin menceritakannya dengan detail, karena ucapanku bisa  disalahgunakan atau dijadikan pembenaran orang-orang yang ada dalam  kondisi nyaman, tidak mau ‘berjuang’. Enak saja. Untuk apa jika nantinya  malah kontraproduktif, malah menghambat jalan tegaknya sebuah orde?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali  ini, aku hanya akan bilang bahwa Hizbut Tahrir adalah sebuah gerakan  yang meletakan pegas di kakiku, sebuah gerakan yang menjadi trampolin  yang melontarkan diriku untuk melihat banyak hal.&lt;br /&gt;Kenapa kukatakan  begitu? Karena dulu, aku adalah orang yang bahkan tak mengenal arti  ideologi. Jika kau kurang nyaman dengan ideologi ok, aku akan mengganti  term itu dengan struktur. Karena dulu, aku hanya mengetahui fungsi  sebuah struktur sebatas ecapan. Bahwa struktur itu penting (Anak SMA  macam mana yang tak mengetahui hal itu), tetapi mengenai pemahaman apa  itu struktur dan bagaimana kau menerapkan makna struktur itu di dalam  kehidupan –dulu-- aku tak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembimbingku mengatakan bahwa  Ideologi adalah sebuah pemahaman mendasar, yang diatasnya dibangun aneka  macam ranting pemikiran, dan jika diibaratkan dengan tubuh, ideologi  memiliki anti bodi dan mampu mengembangkan antibodi itu untuk menggempur  unsur-unsur atau virus penyakit yang bakal merugikan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di  sana, aku pun mempelajari bagaimana membentuk sebuah partai politik dan  menata masyarakat. HT, mengajarkan hal itu pada pengkaji dan  anggota-anggotanya melalui pembelajaran terhadap perjalanan Rasulullah  yang diperas oleh kecerdasan logika Annabhani (pendiri HT).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang  mungkin tak memahami apa pentingnya mempelajari hal itu. Kalau yang  sedikit mengerti, katanya, ya untuk mendirikan partai politik. Kupikir  bukan sekedar itu. Dengan membaca, mendiskusikan bagaimana mendirikan  sebuah partai politik, sadar atau tidak tengah -- para pembimbing—tengah  mengajarkan sosiologi. Dan berbicara sosiologi bukan berarti hanya  mengingatkan tentang hapalan-hapalan yang kau jinjing sebagai beban saat  kau masih dibangku kuliah atau SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempelajari hal itu adalah  mempelajari struktur yang ada di masyarakat, dari struktur itu kita bisa  mengelompokkan kelas-kelas yang ada. Kita bisa melihat siapa yang  senantiasa bergerak dan siapa yang bisa digerakkan dan bagaimana cara  melakukan propaganda dan infiltrasi ide yang efektif.&lt;br /&gt;Orang-zaman  dahulu kesulitan untuk merubah sebuah bangsa atau masyarakat tetapi  sosiologi mewartakan bahwa masyarakat memiliki pemangku adat, masyarakat  memiliki klas pemikir dan klas organisatoris yang isi kepalanya adalah  sebuah representasi kepala masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ide kita bertentangan  dengan masyarakat, maka dalam keadaan normal hal yang paling efektif  adalah mempengaruhi lebih dulu gate keeper-nya, pemangku informasi juga  kelas yang berkuasanya.&lt;br /&gt;Itulah mengapa Bruce Parry seorang antropolog  BBC melakukan kontak dengan kepala suku kanibal di sekitar pegunungan  Mandala, dan itu pulalah yang menjadi jawaban mengapa kolonialisme lebih  dulu ‘menundukkan’ pemangku adat Nusantara sebelum melakukan  penjajahan, atau menjadi alasan mengapa ketika seorang kepala adat Papua  masuk Kristen maka berbondong-bondong pulalah masyarakat masuk ke dalam  sungai atau mandi di pinggir lautan untuk dibaptis.&lt;br /&gt;Hal ini  (melakukan pendekatan pada gate keeper) sebenarnya menjadi hal yang  naluriah bagi orang-orang besar --dan tidak menjadi sebuah ilmu bagi  mereka, tetapi mereka mempraktikannya.&lt;br /&gt;Sosiologi kemudian datang dan  merangkum hal itu, membagi-bagi masyarakat ke dalam sebuah struktur agar  lebih mudah dipelajari. Jika di zaman Victoria atau zaman VOC  –misalnya-- pengetahuan ini ditujukan sebagai analisa awal sebelum  ekspansi dilakukan, maka di zaman ini sosiologi bisa dimasukan kedalam  departemen business development atau marketing development sebuah  perusahaan sebelum melakukan ekspansi pasar besar-besaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HT  merumuskan, mengajarkan, bahkan mempraktikkan konsepsi sosiologi  kenabian untuk melakukan perubahan besar atas masyarakat. Karenanya,  --kusepakati dengan seorang sahabat-- bahwa se-ekstrim-ekstrimnya An  Nabhani menolak sosiologi dalam buku Fikrul Islam dan lainnya, ia adalah  sosok sosiolog besar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kalangan akademis secara  tidak sadar malah memisahkan dia sebagai tokoh pergerakan Islam tok  entah bagaimana skema-nya.&lt;br /&gt;Sayang-disayang adalah sebuah penyakit,  karenanya mari tinggalkan sayang disayang itu, karena –tak peduli  Annabhani akan diangkat atau tidak sebagai sosiolog-- HT memberiku  banyak hal. HT bahkan memasukan sebuah struktur berpikir kepada  masyarakat dengan menggunakan cara-cara yang cerdas di luar kesadaran  pembacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui buletin al Islam secara tidak langsung  masyarakat diajarkan untuk berpikir terstruktur. Coba buka tulisan al  Islam jika perlu lima tahun kebelakangan ini. Di dalam tulisannya kau  bisa membedahnya menjadi tiga bagian: fakta, analisa dan solusi (hal ini  tentu berbeda dengan kebanyakan essay) Belajar berpikir secara  sistematis, terstruktur menjadi penting, karena kita dikepung oleh  banyak buku saat ini. Kita bahkan bisa menemukan membaca buku-buku di  toko yang sebelumnya tidak mengizinkan kita untuk –bahkan membuka--  sampul plastiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perpustakaan yang keren-keren sudah menjamur,  dan sialnya anggapan bahwa dengan membaca berbagai macam buku kau akan  menjadi pintar masih tetap tidak berubah hingga saat ini. Padahal,  anggapan seperti itu belum tentu benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat, menemui  orang yang banyak membaca buku, pikirannya malah acak-acakan tak karuan,  tak memiliki pangkal, tak ada muara. Pikirannya seolah-olah taman  labirin Ashcombe, komentar-komentarnya tak memiliki logika tertata dan  hanya terkesan sporadis dalam menyikapi banyak bentuk-bentuk makna.&lt;br /&gt;Contohnya,  dulu aku melahap apa saja, buku Pram, N.H Dini, Prahara Budaya,  Ensiklopedia, Ahmad Wahib, buku-buku dari Insist, Teplok Pers, buku-buku  porno dan stensilan, Chomsky, dan lain sebagainya. Semuanya masuk ke  dalam pikiranku. Tetapi hasil bacaan itu tak benar-benar merombak  kehidupan.&lt;br /&gt;Jika aku bisa memaknai hal-hal yang atomik dalam  kehidupan, bagaimana menjalin relasi, bagaimana menemukan hikmah,  bagaimana dan bagaimana lainnya, mungkin iya. Tapi pada saat itu aku  belum bisa melakukan analisa besar terhadap sebuah permasalahan, aku  hanya melihat fenomena, melihat fakta, mungkin menggali neumena, tetapi  tidak mengumpulkan seluruh neumena untuk menghasilkan sebuah gambaran  yang saat ini kulihat adalah gambaran peperangan.&lt;br /&gt;Sebuah contoh yang  baik dari Crash, sebuah film yang pernah mendapatkan banyak Oscar, bahwa  segala sesuatu, seribu satu macam fragmen harus dilihat secara utuh  sebagai sebuah dasar kesimpulan. Demikian pula film Syriana yang  mengambil tag, everything is connected. Dan Ali Syariati, --betapapun  aku tak begitu mengidolakannya—mewariskan ungkapan bahwa orang yang  banyak membaca buku tetapi ia tak memiliki ideologi, --maaf maksudku  struktur-- ibarat seseorang ingin membangun kediaman tetapi ia hanya  mengumpulkan batu-bata dan perkakas lainnya tanpa ia memiliki atap dan  konsep dasar pembangunan sebuah rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak apapun kau  membaca tetapi kalau kau tak memiliki struktur maka kau hanyalah  ensiklopedi berjalan, kau hanyalah manusia penghafal yang tak mengetahui  apa yang bisa dilakukan dengan hafalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa  puluh tahun lalu seorang Duta Besar Amerika pernah berkata ketika Ahmad  Wahib bertanya mengapa Nurcholis Madjid di kirim ke Amerika.&lt;br /&gt;Agar dia melihat negeri kami, katanya. melihat Negara dan peradaban yang dibencinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulangnya  dari Amerika, apa yang benar-benar diyakini oleh Duta Besar itu  terbukti. Nurcholis yang semula radikal berhasil di pertaubatkan, di  baptis.&lt;br /&gt;Muslim yang tidak memiliki struktur berpikir, ketika di kirim  ke luar negeri (biasanya lulusan pesantren) bukan hanya akan mengalami  gegar budaya, melainkan geger otak akidah terutama akidah yang terkait  permasalahan inilhukmu illa lillah bahwa hanya Allahlah yang memiliki  hak preogatif membuat hukum. Sebab, ketika para dai mengumandangkan  propaganda syariat Islam dengan segala macam iming iming pemerataan dan  distribusi keadilan, pengaturan yang baik, maka Eropa, Prancis, Inggris,  Jepang, Korea Selatan secara general telah menjalankannya, meski  pengaturan yang baik itu salah satunya bersumber dari pajak yang  memberatkan seperti yang dikatakan Anggun si ‘Snow in Sahara’ (mengenai  Perancis), atau pajak prostitusi, pabrik minuman keras, pajak properti  serta industri atau bahkan eksploitasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku –pribadi-- memang  belum pernah pergi berpetualang ke Amerika, New Zealand, England atau  apalah. Tetapi, melalui NatGeo, BBC Chanel dan Discovery, juga dari  bacaan dan kisah-kisah keluarga ataupun teman teman dan para cendikia,  aku menjadi benar-benar mengagumi Barat. Mengagumi bagaimana isu-isu  terbaru selalu diiringi dengan pembuatan kebijakan diiringi dengan  dengan tools implementasi monitoring dan evaluasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat  Inconvienence Truth-nya Al Gore menjadi bola salju yang menggulirkan isu  green project, kalangan swasta kemudian berkemas untuk melakukan  peralihan, bagaimana mereduksi kadar CO2, menciptakan tips bagaimana  mereduksi energi sebelum beralih pada sumber energi yang lebih ramah,  bagaimana mereka mengelola lahan, sanitasi, sistem transportasi yang  rumit, perkawinan antara senjata dengan teknologi satelit, bagaimana  swasta dan pemerintah menghargai ilmuwan, bagaimana tunjangan sosial  diberlakukan, keserasian alam antara alam liar dengan industri di  Kanada, atau melihat langsung cepatnya MagLev kereta tercepat yang  mengambang secara magnetis 10 cm di atas relnya di Jepang, pengolahan  limbah dan sehatnya lingkungan di German, sistem penyimpanan arsip di  Vatikan dan universitas besar dunia, tingkat kedisiplinan Jepang yang  merupakan implementasi loyalitas menyerupai agama serta  keajaiban-keajaiban lainnya. Aku terkagum-kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apapun itu,  mereka (peradaban ‘Barat’) telah berhasil melakukan pengelolaan dan  distribusi yang baik meski di bawah doktrin Liberalisme. Kalaupun, saat  ini negeri-negeri yang mayoritasnya berpenduduk muslim melakukan hal  seperti itu (menarik pajak dari tempat-tempat yang tak jelas), yang  merebak bukan keadilan tetapi penyimpangan pendapatan Negara dan  korupsi. Ya, seperti Indonesia ini. Nah, ketika tata pemerintahan ingin  kita buat, ingin kita tampilkan, sedang kita usahakan hingga serak,  hingga keringat kita dan tubuh kita letih, ternyata barat yang kita  benci itu telah menunjukkannya dengan sangat cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku  terpana-terkagum-kagum. Kita, aku, Kamu, kaum muslimin jauh tertinggal  secara teknik. Kalah bagaikan kesebelasan Persib melawan Manchaster  United. Kejayaan material kita di masa lalu ibarat membandingkan antara  anak SD Pulo Armin dengan Mahasiswa yang kuliah di Sorbonne atau  Harvard.&lt;br /&gt;Hasil Renaissance, hasil revolusi dan kudeta berabad-abad di  Eropa muncul menjadi gemilang, seperti batu yang diasah menjadi intan  dan memperlihatkan kecemerlangannya di abad 20.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi,  kekaguman itu hanyalah kekaguman belaka, bukan kekaguman yang menghamba,  karena aku mengetahui konsep mana hadarah (materi kebudayaan) mana  madaniah (pemikiran) mana materi kebudayaan yang terkait nilai-nilai  khas pemikiran. Aku bukan Nurcholis atau Azyumardi Azra.&lt;br /&gt;Kirimkan aku  ke dunia dimana segala sesuatu berjalan dengan baik tanpa agama.  Kirimkan ke sana! Aku mengetahui sejarah. Aku memahami ayat. Aku  memiliki keyakinan terstruktur! Perjalanan itu hanya akan menjadi sebuah  tamasya karena aku Divan Semesta! (bolehlah sedikit congkak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  sebuah wawancara di kisaran tahun 2004, Aku pernah bertanya pada Ismail  Yusanto (juru bicara HTI), apakah kita memiliki jaminan bahwa  Kekhilafahan atau sistem pemerintahan Islam akan berjalan lurus-lurus  saja, melenggang manis dan sempurna seperti model di atas catwalk  sementara yang melaksanakan manusia juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cantiknya ia  mengatakan. “Tidak ada jaminan. Sebagaimana saya bertanya apakah Anda  itu nyetir mobil. Paling bagus Anda menyetir mobil dengan disiplin,  apakah dijamin tidak ada kecelakaan? Hidup itu faktornya bukan hanya  kita. Ada jalan yang licin , factor cuaca, factor pengemudi dan lainnya.  Meski kita sudah memiliki mobil yang baik, kita adalah pengemudi  terlatih tetap saja tidak ada jaminan kecelakaan tidak terjadi. Tetapi  saya ingin bertanya lagi, jika tidak ada aturan lalu lintas, mobil Anda  tidak memiliki rem, Anda ugal-ugalan, apakah Anda akan selamat, selalu  selamat? Lebih tidak ada jaminan. Nah, ketika bicara tentang  Kekhilafahan atau system pemerintahan Islam berarti kita sedang bicara  tentang mobil yang bagus, orang yang bagus, tata aturan berkendara yang  bagus. Kita sedang memenuhi syarat-syarat ini. Syariah memiliki konsep  sempurna. Kekhilafahan dan Khilafah itu syarat dasar. Apa setelah itu  ada jaminan tidak adanya pelaksanaan yang menyimpang? Tidak ada jaminan.  Tetapi kita telah memenuhi syarat-syarat dasar. Dan dengan syarat  tersebut jika ada kesalahan mudah. Kecelakaan? O pasti itu bukan  mobilnya, aturan dasar berkendaraannya pun sudah sempurna. O itu mungkin  karena supirnya atau pasti jalanan licin. Pasti ada sesuatu. Tapi,  kalau sekarang?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang? Bahwa sistem yang tengah  diperjuangkan, sistem yang akan memuliakan bangsa ini, dan insya Allah  seluruh umat manusia di dunia berawal dari ‘mobil’ dan ‘aturan yang  baik’ karena berasal dari Sang Pemilik pabrik mobil, Pemilik aturan yang  canggih, Pemilik yang mengetahui sifat-sifat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah  seharusnya kita benar-benar mempelajari Islam. Memahami bahwa  pelaksanaan hukum, pengaturan hidup manusia berdasar sistem Islam  merupakan bagian dari akidah, sisi lain dari tauhid1), mengetahui mana  yang akar (akidah/tauhid) mana yang menjadi cabang atau ranting  pemikiran. Melakukan eksplorasi hikmah di dalam ajaran Islam yang luar  biasa dan aku mengawalinya dari pemikiran Islam Annabhani.&lt;br /&gt;Cobalah  untuk mengecap, hiruplah keindahan sistematika struktur berpikir yang  dikaruniai Allah padanya, tapi jangan lupa pula untuk menikmati hidangan  yang di sajikan oleh mujtahid lainnya.&lt;br /&gt;Seperti halnya keagungan  empat Khalifah besar yang memiliki karakteristik atau kedalaman alam  berpikir yang berbeda serta menarik untuk ditelaah satu sama lainnya,  dengannya, dengan membandingkan, mempelajari pemikiran para mujtahid,  ulama-ulama besar, Kamu akan melihat keagungan Islam dari berbagai  perspektif yang segar dan berbeda.&lt;br /&gt;Perkaya hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan kumpulan tulisan di buku ini?&lt;br /&gt;Kebanyakan  tulisan di buku ini sudah di muat di majalah Openmind pada tahun  2003-2005. Ada beberapa contoh, kata-kata dan lain sebagainya yang  disesuaikan dengan keadaan di tahun 2010 ini. Rasa Don’t Panic! I am  Muslim (DPIM) tentu akan berbeda dengan buku sebelumnya (Buried Alive).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas  saja saya lebih menyukai Buried Alive (BA) karena waktu itu saya  menulis dengan perasaan seperti yang resep-kan film Finding Forester,  tapi bukan berarti buku ini tidak memiliki kelebihan apa-apa jika  dibandingkan BA.&lt;br /&gt;Jika pembaca membandingkan keduanya, maka –dengan  membaca DPIM-- pembaca akan lebih terang untuk memahami apa yang pernah  saya tuliskan dalam BA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan diterbitkannya BA lebih dulu  ketimbang buku ini hanya karena BA lebih enak dimamah. Itu artinya,  buku yang ada di tangan pembaca ini lebih banyak memuat konflik  pemikiran, memiliki argumentasi yang lebih dalam ketimbang tulisan  sebelumnya, menjadi akar berpikir tulisan-tulisan saya di dalam BA. DPIM  merupakan landasan, berikut sebuah kesatuan dengan buku sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat  games brutal mesin ketangkasan ding-dong yang memiliki atraksi pukulan  dan tendangan pembuka, lalu sajian serangan utama dan diakhiri dengan  kalimat finish him! Karenanya saya berharap penerbit Anomali ketiban  rezeki –sampai pejret-- untuk lebih menyempurnakan serangan Divan  Semesta dengan menerbitkan novel Riang Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar itu, buku  ini merupakan simbol pemujaan bagi Dia, sebuah hadiah berupa  logika-logika berpikir untuk Kalian, juga sebagai tanda terimakasih pada  Bapak dan Mamah tercinta, pun juga sebuah astrolabe atau GPS bagi  Manda, Nyawa dan Nyala dalam melakukan penjelajahan nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah,  sebelum akhir tulisan ini menjadi seperti kata pengantar skripsi atau  tugas akhir, sebaiknya saya selesaikan saja. Semoga buku ini bisa  memberi inspirasi agar kita menjadi muslim yang ramah tetapi tetap tidak  kehilangan sengatnya! Don’t panic! Cause we’re muslim. Selamat membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divan Semesta&lt;br /&gt;mau pesan ????&lt;br /&gt;silahkan hub sekarang juga : 0852 8773 5383&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5204665065463570626?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5204665065463570626/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/kategori-buku-buku-jenis-lainnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5204665065463570626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5204665065463570626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/kategori-buku-buku-jenis-lainnya.html' title='Don’t Panic Iam Muslim (sebuah pengantar)'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSrA4lWczJI/AAAAAAAAAWM/GnQ6NEzK9bA/s72-c/do%2527t+panik.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-2555525934977098743</id><published>2011-01-08T09:54:00.004+07:00</published><updated>2011-04-25T13:53:48.214+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='COPAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><title type='text'>Apa kabar Cinta?</title><content type='html'>* suara hati sopo ki..? :D :D *&lt;br /&gt;bagus juga puisi yang saya ambil dari catatan teman di FB&lt;br /&gt;&amp;nbsp;maaf yo .. sy tampilkan disini... hehe.. &lt;br /&gt;*hak cipta milik Allah SWT* betulll....(jawab dengan serempak "Betollllllllllllllllllllllllllllllllllll". bagusss.... :D)&lt;br /&gt;dari pada saya ngocehh tambah gak jelas mending langsung baca aja ya artikelnya.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Met membaca sobat.... ^o^&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa?&lt;br /&gt;Apa kabar dengan hati yang masih dalam perjuangannya demi menggapai ridho-Nya?&lt;br /&gt;Apa kabar dengan setia dan kejujuran?&lt;br /&gt;Cinta...,   andai saja aku bisa mengungkap semua kata dan rasa dalam hati yang aku   punya ini...,&lt;br /&gt;maka seribu lembar kertas pun tak akan cukup untukku   menuangkannya.&lt;br /&gt;Banyak sekali cinta, banyak yang ingin aku ungkap secara   langsung di hadapmu nanti.&lt;br /&gt;Andai kau tahu, aku hambar tanpa pengisi   kasih dan pedulimu padaku,&lt;br /&gt;andai saja kau tahu apa yang aku rasakan ini   untukmu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Cinta bukan yang bernama keegoisan rasa, &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;bukan yang megucap “ bagaimana?” namun “ aku mengerti...”&lt;/i&gt;&lt;i&gt;bukan “ kamu di mana?” tapi “aku di sini....”&lt;/i&gt;&lt;i&gt;bukan “ aku ingin kamu seperti ini....” akan tetapi “ aku mencintaimu dengan apa adanya&amp;nbsp; dirimu...”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;sepinya diriku tanpa kau di sini, &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;hampanya hatiku karena ku tahu dengan nyata kau tak berada di sampingku, &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Mungkin   aku bisa menggunakan dusta putihku,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; namun selama aku masih bisa  menjaga  kebaikan dalam jujurku,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; sungguh... demi Dia yang Maha  Menghargai, ku  akan berjalan di sini tanpa ada paksa dari siapapun, dan  yang utuh  adalah hanya ada nurani dan hati yang suci.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Cinta,   inginnya aku bersamamu, menjaga hati mu, mendampingi mu ketika resah   dan gundah melandamu, ahh... cinta akankah kau tahu begitu dalamnya   kasihku. Sehingga kedukaan ini tak akan mampu mengubahnya, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Maafkan cinta, maafkan aku,&amp;nbsp; karena aku terlalu jujur pada perasaanku. &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan semua, semua.... masih tetap utuh pada tempatnya. &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Rasa   yang bercampur baur, ada duka, ada dosa, namun ada pula rasa percaya  di  antara sejuta ragu, ada setitik cahya diantara gelapnya cakrawala.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Ketika   smua terhempas karena sia – sia, maka akan ku coba pelajari kesedihan   ini, kesakitan ini, dan ku anggap ini sebagai hadiah “besar”-Nya. &lt;br /&gt;Derita  ini adalah anugerah dan suatu  kehormatan tersendiri bagiku di atasnya  dan di bawah kekuasaan-Nya.  Jiwa&amp;nbsp; tak akan pernah mengenal arti tegar  jika ia hanya datar merasakan  perjalanan hidupnya. Hati tak akan pernah  mengerti rasa sakit, jika ia  selalu bahagia,&lt;br /&gt;Maha Suci Tuhan Semesta  Alam atas segala rangakaian  hidup yang sempurna ini. &lt;br /&gt;Terima  kasih  cinta, kau membuat aku menjadi jiwa yang sabar atas segala  penantian  dan pengertian. Secuil apapun itu harapan adalah tetap menjadi  harapan.&lt;br /&gt;Maka biarkanlah ia tumbuh menjadi dewasa dalam matangnya   pemahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin  aku akan berdiri di  atas rangakain jerami yang selalu ada di depanku  ketika aku berjalan,  dan tiada lain adalah rasa sabar ketika aku harus  membersihkannya ,  tiada lain dari rasa ikhlas ketika aku merasa lelah  untuk merapikannya  agar ia tak melukaiku. Namun ketika goresan luka itu  ada , tiada lain  pula rasa bertahan dan pengupayaan untukku  mengobatinya. Dan tiada lain  dengan rasa tulus aku melakukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Begitu pula dengan mu cinta..., &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;jika pun harus ada air mata, maka biarlah ia menjadi teman sedihku untuk menyayangimu...&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;jika ada rasa sakit mendera,&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; maka biarkanlah ia menjadi teman setiaku dalam bertahan atas segala kejujuranku padamu ....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sungguh   aku bersyukur, karena aku mengenalmu cinta, sekalipun saat ini aku tak   utuh memilikimu, sekalipun utuh yang kau punya takhanya untukku...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;jangan tanyakan tentang kesedihan yang kau pun tahu cinta, &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;jangan bertanya tentang rasa sakitku, bila kau pun merasakannya...&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;i&gt;aku memang manusia biasa, yang tak sempurna, dan kadang salah...&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;namun rasa kasihku telah mengalahkan rasa sakitku,&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;rasa asihku mengalahkan egoku …&lt;/i&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;dan sayangku...., telah mampu mengobati luka – luka itu.&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Cinta, kapan aku bisa menyentuhmu?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dimana aku bisa menemui hangatnya jemarimu mengusap semua peluhku?&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ataupun sebaliknya aku yang mengusap peluh di wajahmu...&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dan aku yang akan membelai lembut bahumu ketika kau goyah di jalan perjuanganmu bersamaku, &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;agar kau tahu betapa pedulinya aku terhadapmu...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Cinta, &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;dalam sujudku pada-Nya&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;ku titipkan doa dan pintaku.....&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;semoga kau senantiasa dalam penjagaan-Nya ketika penjagaanku tak sampai padamu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;semoga kau selalu dikasihi dan disayangi -Nya&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; ketika kasih dan sayangku tak mampu melampaui dimana kau berada saat ini. &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu, ketika aku tak sempurna mencintai&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ku tegarkan, segala kerapuhan, &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;kan ku indahkan segala kesedihan...&lt;/i&gt; &lt;i&gt;bahagia mu adalah doa dan harapku....&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;senyumu, menjadi suatu cita – cita dimana aku bisa merasakannya itu tulus hanya untuku...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Semoga kan selalu baik adanya , meskipun jalan ini tak sempurna....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;ucap terakhirku, ku harap kan terbaca jelas di mata dan hatimu...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;aku mengerti...., aku di sini, dan aku mencintaimu apapun adanya kau dengan segala kurangmu...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;dan biarlah........., biarlakanlah tulusku...yang mencintaimu....&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Semoga kau dengar wahai cinta....,&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(diadaptasi dari dudung.net)&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;input name="charset_test" type="hidden" value="€,´,€,´,水,Д,Є" /&gt;&lt;input autocomplete="off" name="post_form_id" type="hidden" value="ca7b371e9464faf58aee8b4352eea42c" /&gt;&lt;input autocomplete="off" name="fb_dtsg" type="hidden" value="kJd1C" /&gt;&lt;input autocomplete="off" name="feedback_params" type="hidden" value="{&amp;quot;actor&amp;quot;:&amp;quot;1108238023&amp;quot;,&amp;quot;target_fbid&amp;quot;:&amp;quot;481646701021&amp;quot;,&amp;quot;target_profile_id&amp;quot;:&amp;quot;1108238023&amp;quot;,&amp;quot;type_id&amp;quot;:&amp;quot;14&amp;quot;,&amp;quot;source&amp;quot;:&amp;quot;2&amp;quot;,&amp;quot;assoc_obj_id&amp;quot;:&amp;quot;&amp;quot;,&amp;quot;source_app_id&amp;quot;:&amp;quot;0&amp;quot;,&amp;quot;extra_story_params&amp;quot;:[],&amp;quot;content_timestamp&amp;quot;:&amp;quot;1294449471&amp;quot;,&amp;quot;check_hash&amp;quot;:&amp;quot;64926718edeb43b0&amp;quot;}" /&gt;&lt;span class="UIActionLinks UIActionLinks_bottom" data-ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;action&amp;quot;}"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-2555525934977098743?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/2555525934977098743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/apa-kabar-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/2555525934977098743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/2555525934977098743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/apa-kabar-cinta.html' title='Apa kabar Cinta?'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-132707215474700397</id><published>2011-01-06T10:29:00.004+07:00</published><updated>2011-01-07T08:59:52.066+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IBROH'/><title type='text'>Cintai Saya Apa Adanya</title><content type='html'>Semoga bermanfaat dan dapat di ambil ibroh dari kisah ini.&lt;br /&gt;ikan cucut ikan belut lanjutttt... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSU2y5OgFmI/AAAAAAAAAWI/AnHYw6vZkoA/s1600/tangan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSU2y5OgFmI/AAAAAAAAAWI/AnHYw6vZkoA/s1600/tangan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami  dan Saya menyukai perasaan hangat yang muncul dihati saya ketika saya  bersandar di bahunya yang bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun dalam masa pernikahan,saya harus sayai, bahwa saya mulai  merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi  sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan  benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat  romantis seperti seorang anak yang &lt;br /&gt;menginginkan permen. Tetapi semua itu  tidak pernah saya dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya  kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis  dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta  yang ideal.&lt;br /&gt;Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-edit.g?blogID=7817039653795427048&amp;amp;postID=132707215474700397" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa?", dia bertanya dengan terkejut. "Saya lelah, kamu tidak pernah  bisa memberikan cinta yang saya inginkan". Dia terdiam dan termenung  sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang  mengerjakan sesuatu, padahal tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat  mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?  Dan akhirnya dia bertanya, "Apa yang dapat saya lsayakan untuk merubah  pikiranmu?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan, "Saya punya  pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya  akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga  indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat  gunung itu, kamu akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?" Dia termenung dan akhirnya  berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok.". Hati saya langsung  gundah mendengar responnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar  kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi  susu hangat yang bertuliskan ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan  saya untuk menjelaskan alasannya." Kalimat pertama ini menghancurkan  hati saya. Saya melanjutkan untuk membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sayang ketika kamu mengetik di komputer lalu program-program di PC-nya  kacau dan akhirnya kau menangis di depan monitor, saya harus memberikan  jari-jari saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya dan  kamu bisa menyelesaikan pekerjaanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, kamu juga selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar  rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu,  dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di  tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar  bisa memberikan mata saya untuk menunjukkan jalan kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, kamu selalu sakit dan pegal-pegal pada waktu "teman baikmu"  datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk  memijat kakimu yang pegal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, ketika kamu sedang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu  akan menjadi "aneh". Maka saya harus membelikan sesuatu yang dapat  menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal  lucu yang saya alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, kamu terlalu sering menatap layar kaca TV dan Komputermu serta  membaca buku sambil tiduran dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu,  maka saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih  dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu. Tanganku  akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati  matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang  bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati.  Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi  kematianku. Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu  lebih dari saya mencintaimu. Untuk itu sayang, jika semua yang telah  diberikan tanganku, kakiku, matsaya, tidak cukup bagimu. Saya tidak bisa  menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat  membahagiakanmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sekarang, sayangku, kamu telah selasai membaca jawaban saya. Jika  kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk  tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang  sedang berdiri disana menunggu jawabanmu. Jika kamu tidak puas,  sayangku, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barangku, dan saya  tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagia saya bila kau  bahagia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu  dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti  kesukaanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku peluk dia penuh kebahagiaan, oh, kini aku tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai aku lebih dari dia mencintaiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur  hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan  cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah  hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan  kita, padahal tanpa kita sadari Cinta itu telah terwujud dalam bentuk  yang lain walau tidak sesuai dengan wujud yang kita harapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kali kita menuntut Cinta kepada pasangan kita, namun jarang  terfikir oleh kita sejauhmana Cinta yang telah kita berikan padanya.  Berikan Cinta Kasih yang tulus kepadanya, kalaupun dia belum membalasnya  yakinlah Allah pasti akan membalas dan membisikkan CintaNYA kepadanya  untuk diberikan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah naungan ajaran Islam, kedua pasangan suami istri menjalani  hidup mereka dalam kesenyawaan dan kesatuan dalam segala hal; kesatuan  perasaan, kesatuan hati dan dorongan, kesatuan cita-cita dan tujuan  akhir hidup dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara keagungan al-Qur'an dan kesempurnaannya, kita melihat semua  makna tersebut, baik yang sempat terhitung atau pun tidak, tercermin  pada satu ayat al-Qur'an, yaitu:&lt;br /&gt;"Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka." (al-Baqarah:187)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;http://www.rumah-yatim-indonesia.org/&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-132707215474700397?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/132707215474700397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/cintai-saya-apa-adanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/132707215474700397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/132707215474700397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/cintai-saya-apa-adanya.html' title='Cintai Saya Apa Adanya'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TSU2y5OgFmI/AAAAAAAAAWI/AnHYw6vZkoA/s72-c/tangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-1467885361890921814</id><published>2011-01-06T09:57:00.007+07:00</published><updated>2011-04-25T13:35:28.342+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GORESANQ'/><title type='text'>Salam Perpisahan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-durJY7KRpUo/TbUV-vr2Z9I/AAAAAAAAAYM/mtt57UX2UXs/s1600/friendship_graphics_04.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-durJY7KRpUo/TbUV-vr2Z9I/AAAAAAAAAYM/mtt57UX2UXs/s1600/friendship_graphics_04.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Allah telah memberi pasangan pada masing2 makhluk&lt;br /&gt;Setiap yang hidup pasti akan menemui kematian..&lt;br /&gt;Setiap ada pertemuan pasti ada perspisahan..&lt;br /&gt;entah itu kita sukai atau tidak,&lt;br /&gt;yang jelas pasti ada perpisahan dalam hidup ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat akan berpisah ketika masing2 telah memiliki pasangan.&lt;br /&gt;Rasa Sedih pasti akan kita rasakan bilamana perpisahan terjadi&lt;br /&gt;Tapi kita harus tetap menerima...&lt;br /&gt;Yakinlah yang terbaik yang diberikan Allah untuk kita..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Sahabat... maaf atas segala khilafku.&lt;br /&gt;Maaf bila aku salah bicara, bila kata2q menyakiti hati&lt;br /&gt;Semoga tak ada rasa kesal, marah dihati masing2 &lt;br /&gt;Salam dari hati yang terdalam&lt;br /&gt;Semoga Hati kita selalu diliputi rasa bahagia karena Bersyukur kepada Rabb kita.&lt;br /&gt;Dia-lah yang Maha menetapkan segala sesuatunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'a ketika shalat akan menghantarkan kita pada pertemuan yang hakiki&lt;br /&gt;Semoga kita semua digolongkan ke dalam golongan hamba2Nya yang Istiqamah.&lt;br /&gt;sehingga kita bisa berkumpul Di Syurga-Nya bersama hamba2Nya yang Taat &lt;br /&gt;Terus berjuang tuk gapai Ridho Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa rahasia Allah&lt;br /&gt;Aku tidak pernah tau...&lt;br /&gt;sebagaimana ketidaktahuanku&lt;br /&gt;Apakah aku masih mampu bernafas setelah menuliskan ini&lt;br /&gt;Salam dari ku : *seorang hamba yang fakir* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jakarta, 6 januari 2011, 10.00 wib&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-1467885361890921814?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/1467885361890921814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/salam-perpisahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1467885361890921814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1467885361890921814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2011/01/salam-perpisahan.html' title='Salam Perpisahan'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-durJY7KRpUo/TbUV-vr2Z9I/AAAAAAAAAYM/mtt57UX2UXs/s72-c/friendship_graphics_04.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5950704214746206812</id><published>2010-12-17T09:36:00.000+07:00</published><updated>2010-12-17T09:36:44.416+07:00</updated><title type='text'>Puisi Untuk Ukhti tersayang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TQrMdUDmhkI/AAAAAAAAAWA/V_6D9_gFPEI/s1600/Love-expert-header-SK.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="217" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TQrMdUDmhkI/AAAAAAAAAWA/V_6D9_gFPEI/s320/Love-expert-header-SK.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dear Ukhti………&lt;br /&gt;apa kabar imanmu hari ini?&lt;br /&gt;semoga selalu menapak maju&lt;br /&gt;apa kabar hatimu hari ini?&lt;br /&gt;semoga selalu bersih dari debu &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD4"&gt;juga&lt;/span&gt; kelabu&lt;br /&gt;apa kabar cintamu hari ini?&lt;br /&gt;semoga selalu berpeluh rindu pada Nya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..&lt;br /&gt;sungguh indah hidup setelah menikah&lt;br /&gt;apa &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD3"&gt;yang&lt;/span&gt; sebelumnya haram &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD2"&gt;menjadi&lt;/span&gt; halal&lt;br /&gt;semua perbuatannya mendapat pahala yang berlimpah di sisiNya&lt;br /&gt;suka duka dilalui berdua&lt;br /&gt;senang sedih ada yang menemani&lt;br /&gt;tawa tangis pun bersama&lt;br /&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..&lt;br /&gt;menikah &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD6"&gt;adalah&lt;/span&gt; setengah dien,&lt;br /&gt;dan ia menggenapkan dien menjadi satu…&lt;br /&gt;sungguh, menikah seperti melihat dunia lain&lt;br /&gt;yang tiada pernah dikunjungi sebelumnya…&lt;br /&gt;apa yang tidak bisa dilihat sebelum menikah&lt;br /&gt;kini tidak lagi,&lt;br /&gt;seakan membuka mata kanan&lt;br /&gt;yang sebelumnya belum pernah dibuka&lt;br /&gt;begitu luas, begitu indah,&lt;br /&gt;hingga Rasul pun menyunnahkan suatu pernikahan ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“bukan termasuk ummatku, jika ia berkeinginan tidak menikah…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..&lt;br /&gt;menikah adalah keputusan besar dari suatu perjanjian berat&lt;br /&gt;pernah ada yang berkata..&lt;br /&gt;“saat akad diucapkan Arsy tertinggi berguncang karena suatu perjanjian&lt;br /&gt;berat diucapkan, karena itu saat akad terjadi ada tangis disana..tangis&lt;br /&gt;suka, tangis duka…”&lt;br /&gt;Allah menjadi saksi karena Dia Yang Maha Melihat lagi Menatap&lt;br /&gt;dan setiap undangan yang datang akan mendoakan pernikahan ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..yang sedang menanti “terkasih”&lt;br /&gt;nanti-lah dengan sabar…&lt;br /&gt;sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu&lt;br /&gt;siapkan dirimu, hatimu..&lt;br /&gt;sangat mudah bagiNya memberikan “terkasih” untukmu&lt;br /&gt;ataupun tidak berharap&lt;br /&gt;dan mintalah padaNya..&lt;br /&gt;pemilik alam raya dan pencipta “terkasih”mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..yang sedang menjelang akad&lt;br /&gt;berdoa-lah selalu padaNya&lt;br /&gt;penentu segalaNya…&lt;br /&gt;mohon petunjukNya jika “terkasih” adalah yang terbaik untukmu&lt;br /&gt;kemudahan, juga kelancaran dalam peristiwa besar nanti&lt;br /&gt;sungguh, Allah Maha Tau yang terbaik untuk dirimu..&lt;br /&gt;siapkan dirimu, hatimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..yang telah menikah&lt;br /&gt;jagalah nikmatNya yang besar ini&lt;br /&gt;hanya dengan izinNya dirimu dan “terkasih”mu bersatu,&lt;br /&gt;tiada yang lain…&lt;br /&gt;jadilah penyejuk hati dan pandangannya..&lt;br /&gt;menjadi istri sholehah dambaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhti..&lt;br /&gt;bahagiamu adalah bahagiaku&lt;br /&gt;sedihmu juga sedihku&lt;br /&gt;tawamu, tawaku juga&lt;br /&gt;tangismu adalah tangisku&lt;br /&gt;semoga Allah Yang Maha Indah,&lt;br /&gt;memudahkan langkah ini..&lt;br /&gt;memberikan yang terbaik menurutNya&lt;br /&gt;dan menjadikan wanita dan istri juga ibu sholehah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin Ya Alloh amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;By: Ukhty Maya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Url: http://www.facebook.com/profile.php?id=100000438390371&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5950704214746206812?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5950704214746206812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/12/puisi-untuk-ukhti-tersayang.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5950704214746206812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5950704214746206812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/12/puisi-untuk-ukhti-tersayang.html' title='Puisi Untuk Ukhti tersayang'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TQrMdUDmhkI/AAAAAAAAAWA/V_6D9_gFPEI/s72-c/Love-expert-header-SK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-6373570442448487551</id><published>2010-09-18T09:32:00.005+07:00</published><updated>2011-01-04T08:04:53.965+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GORESANQ'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKHWAN ONLY'/><title type='text'>Jangan Sadarkan Ikhwan! *</title><content type='html'>&amp;nbsp; untuk mengawalinya sebelum antuna membaca tulisan di bawah ada baiknya saya memberi pesan :&lt;br /&gt;* bagi yang merasa dengan tulisan saya ini, sy minta maaf , terserah kalian mau menghujat saya atau apalah namanya(yang penting masih beradab. kan Ikhwan.hehe)&lt;br /&gt;* bagi yang tidak merasa, ya sudah kalian jangan ikut marah2 seperti mereka&amp;nbsp; yang merasa.(hehe)&lt;br /&gt;* saya sangat berharap siapa saja yang membaca ini(khususnya yang mengaku ikhwan) tidak masuk kedalam kategori dalam tulisan ini) karena sejatinya saya juga hanya bereksperimen(hehe)&lt;br /&gt;* insyaAllah tulisan ini bersambung, karena memang belum sepenuhnya dapat saya tuliskan disini(saya takut antuna kabur duluan kl kebanyakan :D )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;" Duhai ukhti... engkaulah bunga impianku, yang selalu ada dalam taman hati ini ".gedubrakkkk!&lt;br /&gt;kawan... sungguh kau tak berhak mengatakan itu pada dia, kau tidak layak mengucapkan kalimat itu pada dia, kau tahu kenapa? saya kira kau sudah tau dan mestinya kau tau alasannya kenapa?&lt;br /&gt;karena kau bukan miliknya dan dia bukan milikmu, kau bukan seorang yang halal bagi dia kawan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata2 cinta(gombal)mu itu tidak berhak kau ungkapkan pada dia. seharusnya kau tahu itu!&lt;br /&gt;heyyy.... dia bukan seorang yang pantas menerima kata2 gombal itu kawan...! dia bukan orang yang halal bagimu, kau harus ingat itu! dia bukan milikmu! dia hanya orang asing bagimu dan sebaliknya engkau hanya orang asing bagi Dia?&lt;br /&gt;mestinya kau mengerti apa yang dia rasakan ketika kata2 cinta(gombal)mu itu kau utarakan pada dia? mestinya kau tau itu, jika kau menganggap dia sebagai saudarimu?&lt;br /&gt;kau mesti tau betapa sedihnya dia mendapatimu berkata seperti itu? kau telah merendahkan dia sebagai seorang muslimah yang Allah dan Rasulnya sendiri telah memuliaakan dia. mestinya kau mengerti Ikhwan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang ada sebagian wanita berbunga-bunga hatinya ketika mendengar rayuan cinta(gombal)mu menghampirinya, tapi tidak dengan dia kawan, dia justru merasa sedih ketika rayuan2 gombalmu menghampirinya, dia merasa saudaranya telah berkhianat! sungguh kau tidak berhak atas itu?&lt;br /&gt;kawan... Apakah kau lupa bahwa kau adalah IKHWAN? ikhwan kawan? Ikhwan! dan kaupun mestinya sudah tau bahwa dewasa ini orang beranggapan bahwa "laki-laki" dan "ikhwan" berbeda meski sejatinya sama, orang sudah menganggap bahwa "ikhwan" itu lebih di tujukan kepada seorang laki-laki yang tau aturan Allah, laki-laki yang tau agama? laki2 yang membaktikan dirinya untuk mengemban Risalah Allah ini..? kau ingat itu dan mustinya kau mafhum akan hal itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" kau adalah mata air yang mampu menyejukkan jiwa yang tekadang membara ini"&lt;br /&gt;wkwkwk.. rayuan maut apa lagi itu kawan? siapa yang sedang kau rayu kawan? kau tidak berhak mengatakan itu pada dia, kau tidak berhak! saya harap kau tidak lupa bagaimana islam mengatur interaksi pria dan wanita, saya harap kau tidak lupa dengan apa yang kau sampaikan kepada mad'umu dalam kajian rutin tiap mingginya itu kawan? dan semoga kau tidak pula lupa dengan kekata Allah dalam surat Ash-shaff [61] ayat 3-4 itu kawan, bagaimana bencinya Allah kepada orang2 yang berkata sedang dia tidak melakukan apa yang dia katakannya. ingat kembali akan hal itu kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum.."&lt;br /&gt;"ukhti ana tergugah dengan status anti.."&lt;br /&gt;"salam ta'aruf ukhti.."&lt;br /&gt;jiahhh.... chatroom fb kau jadikan untuk merayu para wanita yang bahkan tidak kau ketahui.&lt;br /&gt;haha...kena kalian wahai yang mengaku ikhwan, dia akan terus memancing kalian agar kalian mau bersama2 dia melakukan dosa. tahukah dia sangat bahagia dengan kekatamu itu, karena itulah yang dia harapkan. kalian masuk perangkap wanita2 .... itu, tahukah kau kawan bila dia sengaja melakukan apa2 yang dapat menggugah hatimu? wanita2 .... itu berusaha mengalihkan engkau dari keridhoan Allah, apakah itu yang kalian inginkan Ikhwan? wanita2 .... itu akan mengalihkan perhatian kalian dari jalan dakwah ini? heyy..kawan, kau kira dia wanita shalehah yang kalian damba selama ini? kalian mudah sekali tertipu dengan foto profilnya yang bisa saja dia dapat dari google, kau benar2 bodoh Ikhwan! gampang sekali kau dia tipu kawan!ckckck.&lt;br /&gt;gampang sekali mencuri perhatian kalian para ikhwan! cukup dia menampilkan foto profile yang mencirikan wanita2 sholehah, cukup meng-update kekata yang dapat menggugah kalian, cukup kekata bijak dari dia, kalian akan langsung klepek-klepek bak burung bangau mabok!dan berusaha agar mampu mendapat perhatian dari dia. hoho.gak asyik! jangan sadarkan!(nyontek kekata chio :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" ukhti... aku mencintamu, spenuhnya... perasaan ini tidak dapat ditawar lagi, rasa ini hanya untukmu&amp;nbsp; ukhti, sungguh tidak ada akhwat lagi yang mampu menggantikannya.cinta ini hanya untukmu&amp;nbsp; bidadariku, sungguh cinta ini tulus!" T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;behhhh... apalagi yang kau katakan pada dia ikhwan? berani2nya kau mendahului ketetapan Allah, mengatakan tidak ada akhwat lain yang dapat menggantikan dia, kau pikir dia bahagia dengan kekatamu itu? kau pikir kau yang terbaik untuk dia? tidak kau ingat janji Allah bahwa"wanita baik2 hanya untuk laki2 baik"? apakah kau sudah merasa bahwa kau adalah yang terbaik untuk dia?kau tentu ingat itu kawan! kau egois sekali ingin memiliki dia. kau pikir cintamu itu tulus?ikhlas?Tidak! maaf kawan dengan berat hati saya mengatakan bahwa cintamu itu tidak tulus dan belum dikatakan ikhlas, mungkin ada baiknya saya sedikit mengingatkanmu kawan,bahwa tidak dengan begitu caranya bila kau benar2 tulus mencintainya,tidak dengan mengajak dia melakukan pengkhianatan kepada Allah, tidak dengan mengutarakan rayuan murahan seperti itu tentunya kau lebih tau apa yang harus kau lakukan.seharusnya baik2 kau datangi walinya kawan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;see u nex time bro! ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* untuk judul akan saya ceritakan asal muasal kenapa saya bisa menjadikan itu judul dari tulisan saya. Berangkat dari ketika saya membaca buku2 yang ditulis chio " jangan sadarkan cewek", "jangan sadarkan cowok", "jangan sadarkan jilbaber!" dan "jangan sadarkan mahasiswa"(kebetulan untuk judul ini dan "jangan sadarkan cowok belum saya baca), saya merasa dan dari saya merasa itu kemudian saya berfikir dan akhirnya saya terpaksa harus mengatakan meskipun dengan berat hati "Chio tidak adil!" ya maafkan saya saudara chio karena anda telah memancing saya untuk menuliskan judul tersebut karena sepertinya saya tidak melihat gerak gerikmu untuk menuliskan buku yang berjudul"Jangan sadar Ikhwan!" untuk pasangan buku anda yang berjudul "Jangan sadarkan Jilbaber!"saya harap anda tidak meminta royalti kepada saya akan keberadaan judul tersebut dalam tulisan saya.:D&lt;br /&gt;itulah asal muasal dari judul tulisan saya kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cengkareng,18 september 2010&lt;br /&gt;05.25 wib &lt;br /&gt;ba'da subuh ~ di kamar mungil kost-anku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca selanjutnya :&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/03/kegombalan2-di-sekitar-kita.html"&gt;untukmu saudaraku&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/hati-hati-bawa-hati.html"&gt;hati-hati dengan Hati&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/jika-belum-siapcintai-ia-dalam-diam.html"&gt;jika belum siap cintai Ia dalam Diam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/kesetiaanhingga-akhir-waktu.html"&gt;kesetiaan hingga akhir waktu&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-6373570442448487551?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/6373570442448487551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/jangan-sadarkan-ikhwan.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6373570442448487551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6373570442448487551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/jangan-sadarkan-ikhwan.html' title='Jangan Sadarkan Ikhwan! *'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-4918581152119166004</id><published>2010-09-16T10:54:00.001+07:00</published><updated>2010-09-18T09:35:06.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKHWAN ONLY'/><title type='text'>Hati-hati _Bawa _hAtI</title><content type='html'>Aduh......,&lt;br /&gt;Susahnya punya hati&lt;br /&gt;Letaknya tersembunyi,&lt;br /&gt;Tapi gerakan tampak sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh .....,&lt;br /&gt;Susahnya menjaga hati&lt;br /&gt;makin menahan diri,&lt;br /&gt;makin banyak yang menawan hati&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Niat hati lurus dan suci&lt;br /&gt;namun banyak godaan menanti&lt;br /&gt;dilayani kan lupa diri&lt;br /&gt;tak dilayani? teman sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya.......,&lt;br /&gt;Lebih baik punya istri&lt;br /&gt;Kalau tersenyum ada yang menanggapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau berekspresi ada yang memahami&lt;br /&gt;Sikapnya lembut tak bikin keki&lt;br /&gt;Kadang malah memuji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuhan tak pernah ingkar janji,&lt;br /&gt;Kalau terus menjaga diri,&lt;br /&gt;Akan mendapat pendamping yang lurus hati"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau masih sendiri&lt;br /&gt;Hati hati bawa hati&lt;br /&gt;Kalau sibuk mencari perhatian,&lt;br /&gt;Kapan kamu mengenal gadis yang bisa menjaga pandangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagusnya sibuk menyiapkan perbekalan (memperbaiki iman)&lt;br /&gt;Tanpa susah-susah membayangkan&lt;br /&gt;Saat saat tak terbayangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pun kalau sudah beristri,&lt;br /&gt;Jangan lupa mengingatkan&lt;br /&gt;Kalau ada yang dilalaikan&lt;br /&gt;Tentang perkara yang disyari'atkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau ia memelihara kewajiban&lt;br /&gt;Ingat-ingatlah untuk memberi perhatian&lt;br /&gt;Jangan menunggu dapat peringatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber http://www.hudzaifah.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca selanjutnya&amp;nbsp; :&lt;br /&gt;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/10/muslimahpermata-terindah-di-dunia.html"&gt;Muslimah... Permata terindah dunia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/08/pesan-untuk-saudari2ku.html"&gt;pesan untuk saudari2Q&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; *&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/07/karena-allah.html"&gt; semua kerenaNya&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/08/air-mata.html"&gt;Air Mata&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-4918581152119166004?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/4918581152119166004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/hati-hati-bawa-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4918581152119166004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/4918581152119166004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/hati-hati-bawa-hati.html' title='Hati-hati _Bawa _hAtI'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-189211084228094872</id><published>2010-09-16T10:33:00.001+07:00</published><updated>2010-09-16T10:44:19.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pernikahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NASEHAT'/><title type='text'>'Pasangan Hidup'</title><content type='html'>Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain. Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapanpun pedagang ini mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit. Sama halnya dengan istri yang &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dia lah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya. Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. “Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri.” Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. “Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku? Ia terdiam. “Tentu saja tidak, “jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya. Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. “Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku? Istrinya menjawab, Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam. Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. “Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku? Sang istri menjawab pelan. “Maafkan aku,” ujarnya “Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu. Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar sebuah suara. “Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, tak akan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapati istri pertamanya disana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasa menyesal, sang pedagang lalu bergumam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akan kubiarkan kau seperti ini, istriku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*** Teman, sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini. Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapapun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya. Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya. Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapapun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita. Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang mampu menolong kita di akhirat kelak. Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bacaan selanjutnya :&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; *&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/meminang-ketidaksempurnaan-rembulan.html"&gt; meminang ketidaksempurnaan rembulan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/kesetiaanhingga-akhir-waktu.html"&gt;kesetiaan.. hingga akhir waktu..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/01/jangan-kecewa-dengan-apa-yang.html"&gt;jangan kecewa dengan apa yang diberikanNya..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/03/kegombalan2-di-sekitar-kita.html"&gt;untukmu.. Saudaraku..&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-189211084228094872?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/189211084228094872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/pasangan-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/189211084228094872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/189211084228094872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/09/pasangan-hidup.html' title='&apos;Pasangan Hidup&apos;'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-1936593722011299921</id><published>2010-08-18T11:20:00.001+07:00</published><updated>2010-08-18T11:25:32.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><title type='text'>Untukmu Para Pejuang...!</title><content type='html'>Saudaraku/i...&lt;br /&gt;katakan pada jiwa kita&lt;br /&gt;Jiwaku... &lt;br /&gt;Engkau sudah menghabiskan sebagian besar langkah&lt;br /&gt;Dan sudah sedemikian jauh menempuh perjalanan menuju Allah&lt;br /&gt;Karena itu perjalanan tidak akan lama lagi berakhir..&lt;br /&gt;Dan yang tersisa tinggallah kemudahan, jadi bersabarlah...&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jiwaku....&lt;br /&gt;Janganlah engkau sia-siakan amal shalehmu selama ini..&lt;br /&gt;Begadangmu sepanjang malam..&lt;br /&gt;Rasa lelahmu selama bertahun - tahun&lt;br /&gt;Janganlah engkau sia-siakan hanya dalam tempo sesaat..&lt;br /&gt;Hanya kerana engkau tidak bersabar..&lt;br /&gt;Maka bersabarlah...wahai jiwaku..&lt;br /&gt;Cobaan laksana TAMU yang tidak akan berlama2 singgah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kaki yang bersabar..&lt;br /&gt;Teruslah beramal.., jangan berhenti.., apalagi mundur..&lt;br /&gt;Tidak akan lama lagi pekerjaan akan selesai..&lt;br /&gt;Dengan datangnya pertolonganNya..&lt;br /&gt;Berupa kemenangan..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku/i ku...&lt;br /&gt;Do'akan aku saat ini.. aku do'akanmu..&lt;br /&gt;Semoga tetap Istiqomah dalam meniti Mardhotillah..&lt;br /&gt;Tegar dan sabar dalam menghadapi ujian perjuangan..&lt;br /&gt;Yakinlah KHILAFAH Pasti tegak Kembali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* pesan kiriman dg sedikit tambahan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca Selanjutnya :&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/kita-seperti-tempayan-retak.html"&gt;kita seperti "Tempayan" Retak&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/setidaknya-ada-dua-peristiwa-penting.html"&gt;Bangkitlah Dengan Islam&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/meminang-ketidaksempurnaan-rembulan.html"&gt;meminang ketidaksempurnaan rembulan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/03/kegombalan2-di-sekitar-kita.html"&gt;untukmu.. SaudaraQ..&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-1936593722011299921?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/1936593722011299921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/08/untukmu-para-pejuang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1936593722011299921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/1936593722011299921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/08/untukmu-para-pejuang.html' title='Untukmu Para Pejuang...!'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5576441696301644817</id><published>2010-08-13T10:42:00.003+07:00</published><updated>2011-01-04T07:50:52.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MILAD'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GORESANQ'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><title type='text'>Berkurangnya Usiaku..</title><content type='html'>Hari ini tepat tanggal 3 Ramdhan 1431H atau tepat tgl 13 agustus 2010 berkurang satu tahun lagi usiaku.. entah aku tidak tau apakah esok ku masih berada didunia ini atau bahkan setelah menulis ini malaikat Izroil menjemputku..&lt;br /&gt;&amp;nbsp;tadi saat ku membuka yahoo dan gmail-ku dan disitu kutemui banyak pesan dari FB ku, teman2 yang menulis pesan dinding mengucapkan met milad atau met ultah dan lain sebagainya..&lt;br /&gt;kalau aku boleh jujur. sebenarnya ku kurang suka mendapat ucapan met milad apalagi met ultah, happy birthday.. karena memang ucapan itu tidak dikenal didalam islam.. sebenarnya ku lebih suka dido'akan pada saat usiaku semakin berkurang, dan jujur ku sedikit takut bila ada yang berdo'a semoga panjang usia, entahlah ku takut bila kelak ku mencapai usia 70,80 apalagi 100 tahun :D ku takut membayangkan apabila ku nanti pikun, pasti ku banyak merepotkan orang2 dengan kepikunanku ( hee..hee..) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Tapi terlepas dari itu semua ku ucapkan jazakumullah khoirn jaza buat semua yang telah mengingatkanku bahwa ternyata umurku kini telah berkurang,&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ya Allah.. hamba sadari berkurang usia bukan hanya&amp;nbsp; satu tahun sekali, setiap jam bahkan setiap detik usia ini semakin berkurang..&lt;br /&gt;Ya Allah.. Izinkan disisa umur yang engkau berikan kepada hamba, dapat hamba pergunakan sebaik2nya tuk terus menjadi lebih baik, menjadi wanita mujahidah dambaanMu, menjadi pejuang Islam yang tegar dan kuat dalam menghadapi segala resiko perjuangan yang ada..&lt;br /&gt;Ya Allah.. Di sisa usiaku kini perkenankan lah segala harap dan cita ku..&lt;br /&gt;Ya Allah berikanlah yang terbaik kepada seorang hambaMu yang telah berjuang agar hamba terlahir ke&lt;br /&gt;dunia ini.. izinkan hamba menjadi anak yang mampu memberi kebahagiaan sejati kepadanya..&lt;br /&gt;Ya.. Allah berikanlah yang terbaik juga kepada seorang HambaMu.. yang telah membanting tulang memeras keringat untuk memenuhi segala kebutuhanku..&lt;br /&gt;Ya...Allah anugrakan karunia yang tak terhingga kepada kedua orang tuaku..&lt;br /&gt;karena merekalah hamba seperti ini sekarang..&lt;br /&gt;Amin Allahumma Amin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ku hanya ingin menulis*&lt;br /&gt;jum'at 13 agustus 2010, pkl : 10.40am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;baca selanjutnya :&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/10/muslimahpermata-terindah-di-dunia.html"&gt; "muslimah***permata terindah dunia*** &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;*&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/08/ibumaafkan-anakmu.html"&gt; Ibu.. MAafkan Anakmu..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/10/keikhlasan.html"&gt;Keikhlasan seorang suami&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5576441696301644817?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5576441696301644817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/08/berkurangnya-usiaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5576441696301644817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5576441696301644817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/08/berkurangnya-usiaku.html' title='Berkurangnya Usiaku..'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-6309186974072712110</id><published>2010-07-30T11:10:00.006+07:00</published><updated>2011-01-04T08:05:46.095+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERSAHABATAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GORESANQ'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><title type='text'>Apa Arti Sahabat</title><content type='html'>Dari beberapa waktu yang lalu sebenarnya aku ingin menulis.. ingen sekali menulis, menulis tentang sebuah arti persahabatan, tapi entah tidak tau kenapa setiap kali jari jemariku kuletakkan diatas tombol2 huruf itu, kata2 yang selalu ada dalam pikiranku hilang begitu saja(entah aku tidak tau kemana perginya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sekarang aku akan mencoba menulis, menuliskan bait-bait kata yang tersimpan dihati, bait2 ini bukan puisi bukan pula sebuah syair, karna memang diriku bukan seorang pujangga apalagi seorang penyair.. :D&lt;br /&gt;aku hanya ingin menulis.. itu saja, tidak lebih..&lt;br /&gt;inilah bait2 kata yang sepertinya selama ini ada dalam benakku..&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;sahabat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; entahlah.. andai ada orang yang bertanya kepadaku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; apa arti sahabat menurutmu..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; aku bingung harus menjawab apa..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; tapi bagaimanapun aku harus menjawab pertanyaan itu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; dan akupun akan menjawabnya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; akan ku katakan bahwa sahabat itu adalah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; orang yang selalu hadir dalam tiap kekhilafan kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; ya! dia tidak akan pernah meninggalkan kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;tidak akan meninggalkan kita ditengah rimba kekhilafan kita&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;ditengah lumpur perbuatan yang dilarangNya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; dia akan selalu menjaga kita..,menjaga iman kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; sampai syaitanpun takut tuk mendekati kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; sahabat yaitu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; seseorang yang tidak pernah melupakan kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; dalam setiap do'a-do'a baiknya kepada sang pemilik jiwa2 setiap insan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; do'anya akan terus mengiringi langkah2 kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; do'anya akanmenerangi jalan kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; do'anya insyaAllah kan menjadi jembatan tuk bertemu di syurga Allah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; sahabat adalah.. bintang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; meskipun ia jauh, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; namun cahayanya akan kita lihat..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; meskipun ia kadang menghilang tapi akan tetap ada..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; karena ia akan selalu ada dalam ingatan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; sahabat adalah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; seseorang yang dapat menjadi penyejuk hati dikala panas..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; kan menjadi penyemangat dikala futur..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; kan menjadi penentram dikala gundah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; sahabat adalah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; orang yang tak pernah bosan memberi nasihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; orang yang tak pernah bosan membimbing kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; dikala kita lengah terhadap aturanNya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; sahabat adalah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; orang yang mau menerima kekurangan kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; dia tidak pernah menuntut kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; memberi tak pernah mengharap balasan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi ketahuilah sahabatku.. tak ada manusia yang sempurna didunia ini, begitupun dengan sahabat kita, iapun takkan mampu menjadi sahabat yang sebagaimana kita inginkan, jangan pernah menuntut hak kita sebagai sahabat, tapi lakukanlah yang terbaik untuk sahabat kita..&lt;br /&gt;sahabat kita mungkin tak selalu ada dalam duka kita, tapi berusahalah agar sahabat kita ada dalam setiap kebahagiaan kita..&lt;br /&gt;lihatlah yang baik darinya..&lt;br /&gt;ingatlah yang baik darinya&lt;br /&gt;jangan pernah ingat keburukannya..&lt;br /&gt;jika keburukan yang kita ingat, meski keburukan itu sikit, tapi ia mampu menutupi kebaikan yang banyak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya itu yang bisa kutuliskan tentang arti sahabat, jika ada yang mau menambahkan silahkan saja... ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jakarta, jum'at 30 Juli 2010, pkl. 10.30 am&lt;br /&gt;dikala sedang duduk didepan pc&amp;nbsp; dengan ditemani sebuah kesunyian terbersit rasa ingin menulis.. :-)&lt;br /&gt;* 'afwan kalo tulisannya tidak membuat kedamaian dihati*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca Artikel yang lain :&lt;br /&gt;&amp;nbsp; *&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/kita-seperti-tempayan-retak.html"&gt; kita seperti'Tempayan" Retak&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/06/wahai-para-pemuda-islam-bangkitlah.html"&gt;wahai pemuda islam.. bangkitlah..&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/jadilah-sahabat-yang-menyenangkan-untuk.html"&gt;jadilah sahabat yang menyenangkan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; *&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/jadilah-sahabat-yang-menyenangkan-untuk.html"&gt; perempuan pilihan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp; * &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/jadilah-sahabat-yang-menyenangkan-untuk.html"&gt;meminang ketidaksempurnaan rembulan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-6309186974072712110?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/6309186974072712110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/bisikan-hati-apa-arti-sahabat.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6309186974072712110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6309186974072712110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/bisikan-hati-apa-arti-sahabat.html' title='Apa Arti Sahabat'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-2483667577046728160</id><published>2010-07-23T13:25:00.001+07:00</published><updated>2010-07-23T13:28:41.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><title type='text'>Mencintai dalam hening</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEk1seDwKUI/AAAAAAAAAUQ/Rt00t3sGxUY/s1600/loveval.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEk1seDwKUI/AAAAAAAAAUQ/Rt00t3sGxUY/s320/loveval.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue;"&gt;Duhai gadis, maukah ku beritahukan padamu bagaimana mencintai dengan indah?&lt;br /&gt;Inginkah ku bisikkan bagaimana mencintai dengan syahdu..&lt;br /&gt;Maka dengarlah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis, Saat ku jatuh cinta..&lt;br /&gt;Tak akan ku berucap..&lt;br /&gt;Tak akan ku berkata..&lt;br /&gt;Namun ku hanya akan diam..&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEk1seDwKUI/AAAAAAAAAUQ/Rt00t3sGxUY/s1600/loveval.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ku mencintai, takkan pernah ku menyatakan.&lt;br /&gt;Tak akan ku menggoreskan..&lt;br /&gt;Yang ku lakukan hanyalah diam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu, cinta adalah fitrah..sebuah anugrah tak terperih..&lt;br /&gt;Karena cinta adalah kehidupan.&lt;br /&gt;Karena rasa itu adalah cahaya.&lt;br /&gt;Aku tahu, hidup tanpa cinta, bagaikan hidup dalam gelap gulita..&lt;br /&gt;Namun.. Saat rasa itu menyapa, maka hadapi dgn anggun.&lt;br /&gt;Karena rasa itu ibarat belenggu pelangi, dengan begitu banyak warna.&lt;br /&gt;Cinta terkadang mbuatmu bahagia, namun tak jarang mbuatmu menderita.&lt;br /&gt;Cinta ada kalanya manis bagaikan gula,&lt;br /&gt;Namun juga mampu memberi pahit yang sangat getir.&lt;br /&gt;Cinta adalah perangkap rasa..&lt;br /&gt;Sekali kau salah berlaku, maka kau akan terkungkung dalam waktu yang lama dalam lingkaran derita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka gadis, Agar kau dapat keluar dari belenggu itu.&lt;br /&gt;Dan mampu melaluinya dgn anggun..&lt;br /&gt;Maka mencintailah dalam hening.&lt;br /&gt;Dalam diam..&lt;br /&gt;Tak perlu kau lari, tak perlu kau hindari.&lt;br /&gt;Namun juga, jangan kau sikapi dgn berlebihan.&lt;br /&gt;Jangan kau umbar rasamu.&lt;br /&gt;Jangan kau tumpahkan segala sukamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah merenung sejenak dan fikirkan dgn tenang..&lt;br /&gt;Kita percaya takdir bukan?&lt;br /&gt;Kita tahu dengan sangat jelas...&lt;br /&gt;Dia, Allah telah mengatur segalanya dengan begitu rapinya?&lt;br /&gt;Jadi, apa yang kau risaukan?&lt;br /&gt;Biarkan Allah yg mengaturnya,&lt;br /&gt;Dan yakinlah di tangan-Nya semua akan baik-baik saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah renungkan...&lt;br /&gt;Dia yang kau cinta, belum tentu atau mungkin tak akan pernah menjadi milikmu..&lt;br /&gt;Dia yang kau puja, yang kau ingat saat siang dan yang kau tangisi ketika malam,&lt;br /&gt;Akankah dia yang telah Allah takdirkan denganmu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis, kita tak tahu dan tak akan pernah tahu..&lt;br /&gt;Hingga saatnya tiba..&lt;br /&gt;Maka, ku ingatkan padamu, tidakkah kau malu jika smua rasa telah kau umbar...&lt;br /&gt;Namun ternyata kelak bukan kau yg dia pilih untuk mendampingi hidupnya?&lt;br /&gt;Gadis, Karena cinta kita begitu agung untuk di umbar..&lt;br /&gt;Begitu mulia untuk di tampakkan..&lt;br /&gt;Begitu sakral untuk di tumpahkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sadarilah gadis, fitrah kita wanita adalah pemalu,&lt;br /&gt;Dan kau indah karena sifat malumu..&lt;br /&gt;Lalu, masihkah kau tampak menawan jika rasa malu itu telah di nafikan?&lt;br /&gt;Masihkah kau tampak bestari jika malu itu telah kau singkap..&lt;br /&gt;Duhai gadis, jadikan malu sebagai selendangmu..&lt;br /&gt;Maka tawan hatimu sendiri dalam sangkar keimanan..&lt;br /&gt;Dalam jeruji kesetiaan..&lt;br /&gt;Yah.. Kesetiaan padanya yg telah Allah tuliskan namamu dan namanya di Lauhul Mahfuzh..&lt;br /&gt;Jauh sebelum bumi dan langit dicipta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka cintailah dlm hening.&lt;br /&gt;Agar jika memang bukan dia yg ditakdirkan untukmu,&lt;br /&gt;Maka cukuplah Allah dan kau yg tahu segala rasamu..&lt;br /&gt;Agar kesucianmu tetap terjaga..&lt;br /&gt;Agar keanggunanmu tetap terbias..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ku beritahukan padamu,&lt;br /&gt;Pegang kendali hatimu..Jangan kau lepaskan.&lt;br /&gt;Acuhkan semua godaan yg menghampirimu..&lt;br /&gt;Cinta bukan untuk kau hancurkan, bukan untuk kau musnahkan..&lt;br /&gt;Namun cinta hanya butuh kau kendalikan, hanya cukup kau arahkan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis... yg kau butuhkan hanya waktu, sabar dan percaya..&lt;br /&gt;Maka, peganglah kendali hatimu,&lt;br /&gt;Lalu..Arahkan pd Nya..&lt;br /&gt;Dan cintailah dalam diam..&lt;br /&gt;Dalam hening..&lt;br /&gt;Itu jauh lebih indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh lebih suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ARA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FRWD;OGY&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;Baca tulisan selanjutnya..&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/jika-belum-siapcintai-ia-dalam-diam.html"&gt;jika belum siap cintai ia dalam diam&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2009/07/karena-allah.html"&gt;SemuA karenaNya..&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;*&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/kesetiaanhingga-akhir-waktu.html"&gt; kesetiaan hingga akhir waktu&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/detik-detik-kehidupan-fathimah-az-zahra.html"&gt;detik-detik kehidupan fatimah az zahra&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-2483667577046728160?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/2483667577046728160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/mencintai-dalam-hening.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/2483667577046728160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/2483667577046728160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/mencintai-dalam-hening.html' title='Mencintai dalam hening'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEk1seDwKUI/AAAAAAAAAUQ/Rt00t3sGxUY/s72-c/loveval.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5125567300556882223</id><published>2010-07-21T09:02:00.000+07:00</published><updated>2010-07-21T09:02:10.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PERSAHABATAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='NASEHAT'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CINTA'/><title type='text'>UnTuKmu sAhabAt..</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEZUkVUao2I/AAAAAAAAAUI/j54749qoOFk/s1600/bidadari-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEZUkVUao2I/AAAAAAAAAUI/j54749qoOFk/s320/bidadari-2.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;jangan kau tanya apa yang telah sahabatmu berikan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;tapi tanyalah apa yang telah kau berikan padanya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;karna jika kau sampai menganggapnya sahabat..&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pasti banyak hal untukmu yang telah ia berikan.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;ketika kau mencari sahabat hanya saat kau butuh bantuannya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pertanyakan lagi makna persahabatan kalian..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEZUkVUao2I/AAAAAAAAAUI/j54749qoOFk/s1600/bidadari-2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;mungkin, banyak orang yang bisa mendengar apa yang kita katakan..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;tapi sahabat adalah yang mendengar apa yang tidak kita katakan..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pertanyaannya apakah sudah kita mendengar apa yang tidak sahabat kita ungkapkan..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;mungkin kita bisa berbagi suka ke semua manusia..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;tapi berbagi duka.. hanya sahabatlah yang akan menerima..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pertanyaannya sudahkah kita siap menerima "duka yang dibagi" sahabat kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;ah.. sahabat, ia tak akan menghindarimu saat kau ada masalah..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;ia akan mencoba membantu memecahkan dengan apa yang ia punya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;meskipun kau belum bercerita..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;dia akan berusaha mengerti posisimu &amp;amp; menguatkanmu dengan caranya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pertanyaannya sudahkah kita jadi sahabat yang baik yang tak akan menghindar saat sahabat kita sedang menghadapi masalah?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;sahabat.. ialah cermin.. saat kita benar.. dia akan berkata benar tanpa melebih-lebihkan.. saat kita salah.. dia akan menegur kita dengan yang ia punya..&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;dan sebagai sahabat tak akan marah saat kesalahan ditampakkan di depan kita..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pertanyaannya sudahkah kita jadi sahabat yang baik yang menjadi cermin atas laku sahabat kita, atau yang tak akan marah saat sahabat kita menegur atas khilaf kita?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;jika belum pertanyakan lagi makna persahabatan itu..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://jaraway.multiply.com/photos/hi-res/1M/488" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #330000;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwasanya ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hari kiamat. Ia berkata, “Kapan hari kiamat terjadi?” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam balik bertanya, “Apa yang telah engkau persiapkan untuknya?” Ia menjawab, “Tidak ada sama sekali. Hanya saja, sesungguhnya saya mencintai Allah dan Rosul-Nya.” Maka beliau bersabda, “Engkau bersama orang yang engkau cintai.” Anas pun mengatakan, “Tidaklah kami berbahagia dengan sesuatu seperti halnya kebahagiaan kami dengan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Engkau bersama orang yang engkau cintai.” Anas berkata, “Karena saya mencintai Nabi, Abu Bakar dan Umar. Dan saya berharap saya bersama mereka karena kecintaan saya kepada mereka, meskipun saya tidak beramal seperti amal mereka.” (HR.al-Bukhari kitab al-Jumu’ah bab man intazhara hatta tudfan 5/12 no.3688,Muslim 8/42 kitab Al-Birr wash shilah wal aadaab, bab al-Mar’u ma’a man ahabba 8/42 no.6881)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #330000;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;smoga sahabat-sahabat yang kita cintai pun yang bisa menyampaikan kita ke syurgaNYA..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://jaraway.multiply.com/photos/hi-res/1M/490" target="_blank"&gt;&lt;img border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;pernah baca tulisan tentang sahabat..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;a href="http://pengangguran.info/wordpress/2006/12/25/sahabat-adalah/" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;http://pengangguran.info/&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;wordpress/2006/12/25/sahabat-&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;adalah/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat Adalah….&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang kau sukai dan menyukai mu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah tempat kau menjadi dirimu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang menghargai kelebihanmu dan tidak keberatan dengan kekurangan mu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah tempat berbagi suka maupun duka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang mengerti perasaanmu tanpa harus kau ucapkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang ikut merasakan kesedihanmu, mencoba membahagiakanmu dan ikut berbahagia dengan bahagia mu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang berani berkata jujur hanya untuk kebaikan mu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang akan selalu ada ketika kau memerlukan bahu untuk menangis.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang pertama yang akan memberikan selamat untuk kesuksesan mu tanpa berharap mendapatkan sesuatu darimu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang mengingatkanmu ketika kau lupa, menegurmu ketika kau salah dan menuntunmu ketika kau tersesat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah orang yang mengulurkan tangan nya ketika kau dalam kegelapan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat itu bukan kenalan karena kenalan adalah orang yang kau ketahui namanya, sering kau temui tetapi kau tak akan pernah mau berbagi hidupmu dengan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat dicintai bukan karena kau jatuh cinta padanya, tetapi karena kau memikirkan merindukan nya ketika dia tidak ada.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat adalah permata yang sukar dicari, kehilangan sahabat adalah kehilangan bagian dari hidup mu maka jangalah kau sia-siakan sahabat mu, karena dengan sahabatlah dirimu menjadi lengkap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;a href="http://fighter495.multiply.com/journal/item/11" target="_blank"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;http://fighter495.multiply.&lt;wbr&gt;&lt;/wbr&gt;com/journal/item/11&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Sahabat sejati, mengingatkan ketika kau lupa,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Menunggu selamanya saat kau berkata; “Tunggu sebentar yaa...”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;Saat banyak yang harus kau kerjakan ia menawarkan; “Ada yang bisa ane bantu...??”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;“Sahabat sejati, indah bila Allah &amp;nbsp;dijadikan dasar persahabatan, bahkan lebih indah jika Allah menjadi tujuan...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;( dapat nyolong dari : http://jaraway.multiply.com/journal/item/87 )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;** semoga kita mampu menjadi sahabat yang baik bagi sahabat kita, meski mungkin kita tidak mampu menjadi sahabat yang sempurna.. **&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;&amp;nbsp;baca selanjutnya..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/05/meminang-ketidaksempurnaan-rembulan.html"&gt;meminang ketidaksempurnaan rembulan&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;* &lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/03/sebua-untaian-doa.html"&gt;sEbuah unTaian d0a&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="color: #666600;"&gt;&lt;span style="font-family: 'trebuchet ms';"&gt;*&lt;a href="http://khamzalia.blogspot.com/2010/02/renungan-kehidupan.html"&gt; RenunGaN keHidupAn&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5125567300556882223?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5125567300556882223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/untukmu-sahabat.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5125567300556882223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5125567300556882223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/untukmu-sahabat.html' title='UnTuKmu sAhabAt..'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TEZUkVUao2I/AAAAAAAAAUI/j54749qoOFk/s72-c/bidadari-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-5722083285167248081</id><published>2010-07-06T09:40:00.003+07:00</published><updated>2010-07-06T09:58:08.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pesan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MOTIVASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IBROH'/><title type='text'>kita Seperti 'Tempayan Retak'</title><content type='html'>&amp;nbsp;  seorang tukang air india memiliki memiliki dua tempayan besar, masing asing bergantung pada kedua ujung pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya, satu dari Tempayan itu retak dan satunya lagi tentu saja tidak. jika Tempayan yang tidak retak itu dapat membawa air penuh, setelah perjalanan panjang dari mata air kerumah majikannya, Tempayan retak hanya dapat memabawa&amp;nbsp; setengah air penuh, selama dua tahun hal itu terjadi setiap hari, situkang air hanya dapat membawa satu setengah Tempayan air kerumah majikannya. tentu saja si Tempayan utuh merasa bangga akan prestasinya karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna, namun si Tempayan retak malang itu&amp;nbsp; merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberi setengah porsi yang seharusnya dapat diberikannya. &lt;br /&gt;setelah dua tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini, Tempayan retak berkata kepada si tukang air,"sungguh saya malu pada diri saya sendiri, dan hanya ingin memohon maaf kepadamu."&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;kenapa?"tanya si tukang air,"kenapa kamu merasa malu?"&lt;br /&gt;"saya hanya mampu, selama dua tahun ini ,membawa setengah porsi air dari yang seharusnya dapat saya bawa karena ada retakan pada sisi saya yang membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. karena cacatku itu telah membuatmu rugi,"kata Tempaya itu.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; si tukang air merasa kasihan pada Tempayan retak, dan dalam belas kasihannya dia berkata, " jika kita kembali kerumah majikan kita besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga2 indah disepanjang jalan. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Benar, ketika mereka naik ke bukit, si Tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga2 indah disepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya terhibur. namun pada akhir perjalanan, ia kembali sedih karena separo air yang dibawanya telah bocor, dan kembali ia minta maaf kepada situkang air atas kegagalannya. si tukang air berkata kepada tempayan itu, "apakah kamu memperhatikan adanya bunga2 disepanjang jalan disisimu tetapi tidak ada bunga disepanjang jalan disisi tempayan yang utuh. itu karena aku menyadari akan akan cacatmu dan aku memanfaatkannya. aku telah menabur benih2 bunga di sepanjang jalan disisimu, dan setiap hari jika berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih2 itu. selama dua tahun ini aku dapat memetik bunga2 indah itu untuk menghiasi rumah majikan kita, sehingga rumahnya menjadi seindah sekarang."&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sahabat setiap diri kita punya cacat dan kekurangan kita sendiri. kita semua adalah Tempayan yang retak. namun jika kita mau ALLAH kan menggunakan kekurangan kita untuk menghiasinya. Dimata ALLAH yang bijaksana, tidak ada yang terbuang percuma. jangan takut atas kekuranganmu. kenalilah kelemahanmu dan kamupun dapat menjadi sarana keindahan ALLAH. ketahuilah didalam kelemahan kita, kita akan menemukan kekuatan kita. bukankah kita diciptakan ALLAH dengan segala kelemahan kita..?? ingat...! tidak ada manusia yang memiliki kesempurnaan, semua punya kekurangan2 dan kelemahan2nya masing2, hanya saja tergantung diri kita sendiri bagaimana menyikapi kelemahan kita itu.., kelemahan itu bisa menjadi aset dari sebuah keberhasilan kita, ingatlah bahwa dibalik kelemahan2 kita itu tersimpan kekuatan2 untuk kita agar terus berusaha untuk bangkit, tanpa adanya kelemahan mungkin kita tidak akan pernah tersupport untuk bekerja keras, membenahi diri, dan kalaupun kita memiliki cacat fisik, itupun tidak harus menjadikan kita terpuruk, menjadi lemah, bahkan putus asa.., Galilah segala potensi yang ada pada diri kita, jangan pernah lemah hanya karena kita cacat, sekali lagi kita ibarat Tempayan retak tadi yang bisa menghiasi dunia dengan perjuangan kita, yang bisa menjadi sumber keindahan bagi seluruh manusia dengan keteladan yang positif dari kita.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Ingatlah..! seseorang disebut sebagai orang SUKSES jika ia bisa tetap bertahan hidup dan menikmati KESUKSESAN dengan rasa Syukur atas segala yang ALLAH persembahkan untuk kita.&lt;br /&gt;semoga kita menjadi orang2 yang sukses Dunia Dan Akhirat.. Amiin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-5722083285167248081?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/5722083285167248081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/kita-seperti-tempayan-retak.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5722083285167248081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/5722083285167248081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/07/kita-seperti-tempayan-retak.html' title='kita Seperti &apos;Tempayan Retak&apos;'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-6558077067603611959</id><published>2010-06-26T08:42:00.001+07:00</published><updated>2010-06-26T08:47:52.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PEMUDA'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHILAFAH'/><title type='text'>Wahai Para pemuda Islam... Bangkitlah..!! Kobarkan Semangat Perjuanganmu..!!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TCVarnKwUXI/AAAAAAAAAUA/UJ0_3LaHVN4/s1600/pemuda-khilafah.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="267" src="http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TCVarnKwUXI/AAAAAAAAAUA/UJ0_3LaHVN4/s400/pemuda-khilafah.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Pemuda Islam adalah pemuda harapan&lt;br /&gt;Yang dengan tangannya lahir sebuah kejayaan&lt;br /&gt;Menapak kehidupan dengan cahaya iman&lt;br /&gt;Bergerak ke depan raih kebangkitan islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita adalah singa-singa Ar-rohman&lt;br /&gt;Hancur binasa musuh berbisa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Kita pejuang pembela kebenaran&lt;br /&gt;Lepas belenggu runtuhkan angkara murka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangatmu bagai api menyala&lt;br /&gt;Tergugahlah jiwa tuk turut berjuang&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Pandangan matamu tebarkan cahaya&lt;br /&gt;Hapus angan-angan raih kemenangan..raih kemenangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangkitlah hai pemuda Islam&lt;br /&gt;Kau tunas harapan penuh penantian&lt;br /&gt;Wujudkanlah cita dan impian&lt;br /&gt;dengan kekuatan kita kan berjaya&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; &lt;br /&gt;Bergerak ke depan raih kemenangan..&lt;br /&gt;raih kemenangan..raih kemenangan! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Ar Ruhul Jadid-&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;Pemuda memegang peranan penting dalam hampir setiap perjuangan meraih cita-cita. Dalam sejarah da’wah Islam, pemuda memegang peranan yang sangat penting. Para Nabi dan Rosul diutus Allah untuk menyampaikan ajaran agama terpilih dari kalangan pemuda yang rata-rata berusia sekitar empat puluh tahunan. Dalam alQuran terdapat banyak kisah keberanian pemuda. Rosulullah Muhammad Saw ketika diangkat menjadi rosul berumur empat puluh tahun. Pengikut beliau yang merupakan generasi pertama, kebanyakan juga dari kalangan pemuda bahkan ada yang masih anak-anak. Mereka dibina oleh rosulullah setiap hari di Daarul Arqam. Diantaranya adalah Ali bin Abi Thalib dan Zubair bin Awwam, yang paling muda ketika itu keduanya berumur 8 tahun, Thalhah bin Ubaidillah (11), al Arqam bin Abi al Arqam (12), Abdullah bin Mas’ud (14) yang kelak menjadi salah satu ahli tafsir terkemuka, Saad bin Abi Waqqash (17) yang kelak menjadi panglima perang yang menundukkan Persia, Jafar bin Abi Thalib (18), Zaid bin Haritsah (20), Utsman bin Affan (20), Mush’ab bin Umair (24), Umar bin Khatab (26), Abu Ubaidah Ibnul Jarah (27), Bilal bin Rabbah (30), Abu Salamah (30), Abu Bakar Ash Shidiq (37), Hamzah bin Abdul Muthalib (42), Ubaidah bin al Harits, yang paling tua diantara semua sahabat yang berusia 50 tahun.&lt;br /&gt;Pemuda gagah berani yang hidupnya didedikasikan hanya untuk kejayaan Islam seperti inilah yang sanggup memikul beban da’wah dan bersedia berkorban serta menghadapi berbagai siksaan dengan penuh kesabaran. Mereka mendapatkan kebaikan, rahmat dan ampunan dari Allah. Mereka inilah yang disebut dengan orang muflih (beruntung).&lt;br /&gt;Umat Islam saat ini masih dililit sejumlah permasalahan krusiall yang bisa menggiring umat menjadi pecundang sejati di era global. Di antaranya masalah kemiskinan. Kalau kita sejajarkan negiri-negiri Islam dari Maroko hingga Indonesia, umumnya masih dibelit kemiskinan yang bersifat struktural dan kultural sekaligus. &lt;br /&gt;Apalagi kalau kita tukikan pandangan ke negara-negara Afrika dan Asia Selatan, maka angka kemiskinan makin membuncah. Sebutlah negara-negara seperti Nigeria, Sudan, Ethiopia, Senegal, Chad, atau Pantai Gading yang mayoritas Muslim, ternyata masih dibelit kemiskinan akut. Kematian akibat kekuragan gizi alias kelaparan masih menjadi pamandangan biasa di benua hitam. Begitu pula di Asia Selatan. Gejala serupa juga melanda Asia Tenggara, khususnya Indonesia. &lt;br /&gt;Umat Islam juga masih dibelit korupsi. Di antara problem krusial yang menyebabkan keterbelakangan umat Islam adalah korupsi. Korupsi memang gejala mondial, seiring dengan perkembangan kapitalisme yang merusak, tetapi korupsi di negiri-negiri Muslim betul-betul telah bersifat destruktif. Ironisnya, terjadi pula resistensi atas gerakan antikorupsi. &lt;br /&gt;Problem lainnya berkaitan dengan sektor pendidikan dan kesehatan yang masih parah. Secara umum negiri-negiri Muslim tergolong sedang berkembang. Secara geografis, umumnya terletak di Afrika dan Asia. Tingkat pendidikan masih memprihatinkan. Masih banyak yang buta huruf. Angka partisipasi di dalam pendidikan masih rendah. Sulit bagi mereka bicara tantangan global, ketika sebagian besar mereka masih sibuk dengan urusan perut. &lt;br /&gt;Di bidang kesehatan, negiri-negiri Muslim juga masih dibelit berbagai macam penyakit menular. Sementara pemerintahnya yang memiliki anggaran terbatas tidak berdaya. Apalagi sebagiannya hilang di meja-meja birokrasi. Jadi penyebab lainnya, ketidakmampuan menangani atau mengelola sektor kesehatan. Manajemen korup menyebabkan anggaran yang dialokasikan bagi peningkatan kesejahteraan warga menjadi hilang begitu saja. &lt;br /&gt;Konflik yang berkepanjangan di negiri-negiri Muslim juga problem tersendiri. Secara umum, ini merupakan global paradox, sebagaimana dikatakan John Naisbit dan Patricia Aburden (1990), namun intensitas konflik di negiri-negiri Muslim sangat tidak masuk akal. Sering konflik itu terjadi antara umat Islam sendiri. Kondisi paling memperihatinkan tentu gejala terorisme. berbagai konflik yang terjadi di sejumlah negara berpenduduk mayoritas Islam lebih banyak dipicu oleh faktor eksternal ketimbang internal di antara umat Muslim di negara-negara tersebut. &lt;br /&gt;Terkait dengan faktor eksternal tersebut, ulama terkemuka Suriah sekaligus pemikir Islam yang buku-bukunya menjadi bacaan wajib di berbagai negara, Prof Dr Wahbah Az-Zuhaili, menegaskan, selama 14 abad negara-negara Arab hidup dalam damai. ”Sejak Amerika Serikat datang dan menanamkan pengaruhnya, justru terjadi perpecahan di negara-negara Arab,” &lt;br /&gt;Bila kejayaan Islam masa lalu muncul karena da’wah Islam yang banyak ditopang oleh para pemuda Islam yang memiliki sikap perjuangan yang gigih, sanggup menyisihkan waktunya siang malam demi perjuangan Islam, maka demikian juga dengan masa depan Islam. Sunnatullah tidak berubah. Siapa yang unggul maka dialah yang memimpin. Umat Islam di masa lalu terutama para pemudanya unggul karena mereka memeluk Islam secara kaffah, lurus aqidahnya dan taat pada syariat. &lt;br /&gt;Untuk membangkitkan umat, diperlukan pemuda-pemuda yang mau bergerak secara ikhlas dan sungguh-sungguh untuk meraih kembali kejayaan Islam. Pemuda yang dibutuhkan adalah para pemuda Islam sekualitas para sahabat yang memiliki tauhid yang lurus, keberanian menegakkan kebenaran serta memiliki ketaatan pada Islam. Dengan dorongan peran pemuda inilah maka perjuangan penegakan kembali aturan Allah di muka bumi ini akan berlangsung dengan giat sehingga Islam kembali tegak..&lt;br /&gt;Yakinlah pada diri kita bahwa kita mampu menjadi pribadi-pribadi muslim yang tangguh dan berpengaruh seperti Ali bin Abi Thalib, Imam Syafi’I dll. Insya Allah dengan izin Allah kita akan bisa menjadi seperti mereka asal kita mau serta diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Pemuda memiliki potensi yang sangat besar dalam melakukan proses perubahan. Pemuda adalah sosok yang suka berkreasi, idealis dan memiliki keberanian serta menjadi inspirator dengan gagasan dan tuntutannya. Ummat Islam saat ini sedang menantikan siapa yang akan mengembalikan bangunannya kembali, mengeluarkan mereka dari kejahiliahan, dan menyelesaikan problem-problem keumatan. Bukan hanya ulama, umara, politisi atau pengusaha yang mampu mengatasi problematika umat, tapi juga pemuda memiliki peran yang lebih penting. Dengan segala potensi yang dimilikinya, pemudalah yang diharapkan mampu menyelesaikan problematika umat.&lt;br /&gt;Generasi muda adalah penentu perjalanan bangsa di masa berikutnya. generasi muda, mempunyai kelebihan dalam pemikiran yang ilmiah, selain semangat mudanya, sifat kritisnya, kematangan logikanya. Pemuda adalah motor penggerak utama perubahan. Pemuda diakui perannya sebagai kekuatan pendobrak kebekuan dan kejumudan masyarakat.&lt;br /&gt;Ssehingga kita menyadari bahwa masa depan islam terletak diatas pundak para pemudanya. Merekalah yang memegang kendali bahtera islam. Kemanapun mereka mau, maka&amp;nbsp; kesanalah bahtera itu melaju. Dari sini kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kebangkitan islam di masa mendatang dimenifestasikan oleh pemuda, dengan syarat mereka mempunyai kesadaran dan kecintaan penuh pada agamanya. Jika prasyarat ini gagal ditanamkan pada jiwa mereka, niscaya tragedi kebangkitan islam tidak akan pernah berkumandang di dunia ini, akibatnya sekularisme seperti di Turki akan terulang-ulang lagi di negeri-negeri Islam. Maka, lahirlah Ataturk-Ataturk baru yang mengagumi Barat beserta aturannya.&lt;br /&gt;[chan/syabab.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7817039653795427048-6558077067603611959?l=khamzalia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://khamzalia.blogspot.com/feeds/6558077067603611959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/06/wahai-para-pemuda-islam-bangkitlah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6558077067603611959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7817039653795427048/posts/default/6558077067603611959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://khamzalia.blogspot.com/2010/06/wahai-para-pemuda-islam-bangkitlah.html' title='Wahai Para pemuda Islam... Bangkitlah..!! Kobarkan Semangat Perjuanganmu..!!'/><author><name>Dahlia"khamza Az Zahra"</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05868651971057000120</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='30' src='http://4.bp.blogspot.com/-KJU_0Ef_D-k/TWtTYG6K7FI/AAAAAAAAAXo/mFW7bpH079g/s220/19431_106627986015566_100000050943650_182628_5413416_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_On5kFUN1FM8/TCVarnKwUXI/AAAAAAAAAUA/UJ0_3LaHVN4/s72-c/pemuda-khilafah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7817039653795427048.post-4963663113992592193</id><published>2010-06-21T11:13:00.001+07:00</published><updated>2010-06-26T08:45:18.168+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KHILAFAH'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Demokrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POLITIK'/><title type='text'>Keharaman Dalam Menerapkan Sistem Demokrasi Bukan Masalah Ijtihadiy</title><content type='html'>Banyak kaum muslim yang beranggapan bahwa sikap umat islam terhadap sistem demokrasi adalah perkara &lt;i&gt;ijtihadiy&lt;/i&gt;. Berangkat dari asumsi itu, mereka tidak membenarkan orang yang ngotot, “memaksakan” &lt;br /&gt;pemahamannya kepada seluruh umat islam bahwa demokrasi adalah sistem kufur yang haram untuk diterapkan. Maka melalui tulisan ini, kami ingin menunjukkan bahwa keharaman penerapan sistem demokrasi adalah perkara yang &lt;i&gt;qoth’i&lt;/i&gt;, bukan perkara &lt;i&gt;ijtihadiy&lt;/i&gt;. Akan kami tunjukkan bahwa sistem demokrasi itu telah mendapat tanggapan dari nash-nash &lt;i&gt;qoth’i&lt;/i&gt; yang telah turun pada masa kenabian. Pembahasan di dalam tulisan ini telah kami atur sedemikian rupa agar pembaca bisa memahami alur fikiran kami dalam menarik kesimpulan. Maka dari itu, kami tidak menghendaki tanggapan yang muncul tanpa mengindahkan uraian yang telah kami susun. Wallaahul Musta’aan&lt;br /&gt;&lt;big&gt;&lt;b&gt;Hukum I
